Dalam 5 Tahun, Thailand Akan Menjadi Pusat Kendaraan Listrik

by  in Berita&International
Dalam 5 Tahun, Thailand Akan Menjadi Pusat Kendaraan Listrik
0  komentar

AutonetMagz.com – Pergerakan industri otomotif saat ini kian hari kian memastikan diri bahwa elektrifikasi adalah masa depan yang menjanjikan. Mulai dari bermunculannya mobil – mobil listrik hingga pengembangan baterai model terbaru yang makin meminimalisir tantangan yang ada. Pemerintah negara tetangga kita, yaitu Thailand pun melihat peluang dari pertumbuhan industri otomotif tersebut. Dan baru – baru ini, sebuah kebijakan pun diambil oleh Pemerintah Thailand untuk memastikan dalam 5 tahun ke depan, negaranya akan menjadi pusat dari Mobil Listrik.

Wakil Perdana Menteri Thailand, Somkid Jatusripitak

Mengutip informasi via Bangkok Post, Wakil Perdana Menteri Thailand, Somkid Jatusripitak telah membuat pengumuman di rumah dinasnya pada hari Rabu kemarin. Pengumuman ini diambil oleh Somkid Jatusripitak karena kapasitasnya sebagai pemimpin dari National Electric Vehicle Policy Committee.Berbagai strategi telah disediakan untuk semua pihak sehingga bisa menjadikan Thailand sebagai basis produksi kendaraan listrik dalam waktu 5 tahun ke depan. Kementerian Perindustrian, Kementerian energi, dan Kementrian Trasnportasi akan menerapan strategi tersebut dengan pihak terkait“, ujar Somkid.

Nah, kalian tentu kepo kan, apa saja strategi yang dimaksud oleh Wakil Perdana Menteri Thailand tersebut. Jadi, strategi yang dimaksud tersebut antara lain adalah penggunaan kendaraan listrik oleh organisasi pemerintah, perusahaan – perusahaan negara, serta pengenalan bus listrik dan motor listrik. “Tujuannya adalah menjadi pusat di ASEAN. Pasar mobil listrik akan terbangun seiring dengan meningkatnya permintaan akan kendaraan listrik dan stasiun pengisian daya. Nantinya akan ada hak promosi istimewa untuk kendaran lisrik dan baterai,” ujar Somkid.

Perusahaan Listrik milik Negara dan PTT Plc (alias Pertaminanya Thailand) nantinya akan saling membantu untuk menyediakan dan membangun pusat pengisian daya, jadi tidak malah berkompetisi satu sama lain. “Jarak antar stasiun pengisian daya adalah 200 km satu sama lain”, ujar Somkid. Sedangkan Menteri Perindustrian Thailand, Suriya Jungrungreangkit menyebutkan bahwa pada 2030 mendatang Thailand ditargetkan mampu memproduksi 750 ribu unit mobil listrik dalam 1 tahun. Sedangkan Menteri Energi Thailand, Sontirat Sontijirawong menyebutkan bahwa 500 motor lisrik akan mulai beroperasi di Bangkok per Bulan Juli mendatang.

Menarik tentunya melihat geliat yang dilakukan oleh Pemerintah Thailand. Masalahnya, Indonesia mau mulai kapan?

Read Prev:
Read Next: