CEO Honda : Saya Akan Tendang Akuntan Dari Proses Pembuatan Mobil!

CEO Honda : Saya Akan Tendang Akuntan Dari Proses Pembuatan Mobil!
0  komentar
ceo-honda-jepang

AutonetMagz.com – Ini baru berita mantap! Belum lama ini, ada 2 orang senior Honda yang enggan namanya disebut berbicara kepada Reuters bahwa CEO Honda yang baru, Takahiro Hachigo akan membuat Honda kembali ke jalur yang benar. Salah satu dari mereka bilang,”Beberapa tahun belakangan ini, pembuatan produk kami jadi terlalu rumit dan lamban, melibatkan banyak engineer dan orang-orang yang mengurus pemasaran dan penjualan.” Hmm,…. mencurigakan.

“Hasilnya, kami malah jadi membuat mobil yang biasa, membosankan, tidak menginspirasi dan terkesan tidak dibuat sepenuh hati oleh orang yang mencintai mobil, malah seperti dibuat oleh sekumpulan komite bisnis saja,” tambahnya. Pasca Takahiro-san menjabat, memang sepertinya dia melihat hal ini sebagai bahaya, atau mungkin banyak engineer dan desainer yang cerita kepadanya soal pengalaman mereka bekerja di Honda sekarang, termasuk 2 senior anonim ini.

Honda Mobilio RS tipe diesel

Biar Honda kembali menjadi Honda yang asli, Takahiro Hachigo akan memisahkan dan menata divisi, agar divisi orang yang bertugas mendesain dan merancang mobil terpisah jauh dari orang yang bertugas memasarkannya, sehingga mobil Honda tidak lagi didesain oleh akuntan. Beliau yakin, dengan cara inilah mobil Honda akan kembali membaik seperti jauh sebelum mereka mengalami krisis dan harus menurunkan standar mereka demi memulihkan kondisi perusahaan.

Lainnya lagi, beliau akan membentuk jajaran eksekutif muda baru di Honda agar perubahan menuju keseimbangan antara kerja sama engineer, desainer dan akuntan dalam membuat dan memasarkan mobil terjaga sesuai perannya masing-masing.”Orang bagian pemasaran yang ikut dalam perencanaan produk lebih fokus kepada kebutuhan konsumen yang mendesak. Kita fokus kepada itu, tapi itu tidak membantu saat kita harus tahu mobil seperti apa yang mau kita lempar ke pasar dalam 5-10 tahun ke depan,” kata salah satu eksekutif Honda lainnya.

honda hrv rs

Peran eksekutif bagian penjualan juga akan dibatas-batasi saat merencanakan mobil masa depan, seraya membuat tim RnD Honda menjadi makin independen. Perencanaan produk Honda ke depannya nanti akan dipusatkan di Jepang, supaya mobil Honda di tanah kelahirannya sendiri bisa lebih variatif. Intinya, Honda akan kembali membuat orang membeli mobilnya karena,”Ini memang mobil bagus, berkualitas, emosional dan berkarakter!”, bukan karena,”Tahan lama, logo Honda, harga jual kembali, suku cadang gampang,” dan alasan-alasan klise lainnya yang sudah bosan saya mendengarnya.

Saya bilang juga apa kan? Pantas saja saya merasa kontrol pembuatan mobil Honda belakangan ini seperti dikuasai oleh akuntan dan marketing, bukan engineer dan desainer. Tidak heran banyak yang kangen jaman Civic Ferio, Civic Estilo, Civic Wonder, Civic Nouva, Accord Maestro dan lain-lain, karena itu adalah bukti kalau Honda itu bisa bikin mobil bagus, berkualitas, berkarisma dan terkesan mahal. Makanya di video Honda Civic Type R, saya bisa dan berani bilang kalau mobil mereka belakangan ini seperti buatan akuntan, bukan engineer dan desainer seperti waktu dulu. Akuntan mana ngerti kalau ditanya soal, “Mesin apa yang cocok dengan Skylineku, Gallo 12 atau 24?

Honda-Civic-Type-R-Sedan

Saya sendiri merasakannya waktu peralihan dari Civic FD ke Civic FB. Civic FD itu kelihatan dari luarnya saja sudah cakep dan terasa “Honda”, apalagi pas dikendarai, tapi begitu lanjut ke Civic FB saya langsung garuk-garuk kepala dan berpikir,”Seriusan ini Honda Civic? Kok biasa aja ya?”. Tidak hanya waktu dilihat saja, waktu dikendarai pun rasanya tidak seperti Civic yang selalu kental nilai sportynya. Iya sih, dashboard dan interiornya futuristik, tapi itu bukan Civic yang saya kenal dari kecil. Makanya, saya sangat antusias menunggu Honda Civic turbo baru, karena saat melihatnya, saya merasa Honda yang asli telah kembali di mobil itu.

Honda-Civic-SI-Sedan

Tapi sedikit banyak pun saya harus akui bahwa mobil-mobil Honda yang didesain akuntan yang banyak beredar di jalanan sangat berperan besar dalam menyelamatkan perusahaan Honda dari kata bangkrut, karena banyak yang beli dengan alasan-alasan klise yang saya sebut sebelumnya. Jika tidak ada mobil-mobil hasil desain akuntan seperti Mobilio, BR-V, Brio dan lain-lain, mungkin dompet Honda sudah tinggal berisi receh saja sekarang seperti uang anak kos di akhir bulan, pait-paitnya sih gulung tikar. Soichiro Honda pun bisa murka berat di surga sana.

Itu karena memang jumlah orang awam yang ingin membeli mobil seperti itu banyak, alias bukan car enthusiast, hanya konsumen mobil biasa. Mereka tidak akan ambil pusing meski material interiornya murahan dan tidak sesuai harga, bodi dan jok tipis, celah-celah antar panel lebar, finishing tidak rapi dan lain-lain. Mereka pakai prinsip dasar seperti,”Yang penting tidak kehujanan, muat banyak, cicilan masih enteng, bensin irit” dan lain-lain. Well, saya sangat tidak suka mobil hasil desain akuntan, tapi saya berterima kasih karena berkat mobil seperti itu, Honda masih berdiri.

Honda-BRV-Hijau

Namun kami ini car enthusiast, kami tidak melihat hal-hal seperti itu untuk mengenal mobil bagus atau jelek, karena kami melihat lebih dalam lagi. Kami lihat seluk-beluk mobil itu, kualitasnya, pembuatannya, kerapiannya, bahkan kami lihat sejarahnya juga. Bagaimana sebuah mobil dirancang, bagaimana rasa berkendaranya, merek ini terkenal dengan apanya, apa yang membuatnya unik, apa para perancangnya bersemangat saat mobil ini dibuat dan melimpahkan seluruh perasaannya di mobil itu, hal-hal seperti itulah yang kami lihat. Kami ini orang yang peka dengan mobil.

Wajar, karena mungkin suatu saat kami akan menghabiskan ratusan juta bahkan miliaran untuk membeli mobil yang kami suka karena keunikannya, dan yang namanya unik itu artinya tidak boleh sama dengan mobil lain, harus beda! Sama halnya seperti manusia, tidak akan menarik jika semua manusia terlahir sama persis. Kita terlahir beda karena kita unik satu sama lain, karena kalau kita semua sama dari atas ke bawah, dari otak ke batin, apa uniknya kita dibanding yang lain?

Honda-NSX

Honda, kami ingin melihatmu menjadi Honda yang dulu, Honda yang membuat orang jatuh cinta karena dengan mengenal karakter tiap mobilnya yang beda dibanding mobil lain, yakin kalau para teknisi dan desainernya memang mencintai mobil yang mereka buat seperti mencintai anak sendiri. Untuk Takahiro-san, saya yakin anda bisa mengembalikan Honda yang kami kenal dulu. Tinggal Honda di sini saja, semoga mau bekerja sama dengan cara memasukkan produk Honda yang memang bagus, bukan hanya sekedar pasti laku.

Bagaimana opinimu soal penataan kembali Honda demi menemukan kembali nafasnya yang hilang? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • Farhan

    “Mesin apa yang cocok dengan Skylineku, Gallo 12 atau 24?” quote Paul Walker dari
    2 Fast 2 Furious…wkwkwkwk

  • Always35

    Memang betul, sekarang ini bisa liat model2 honda yang cenderung “nothing special” di lineup nya. Odyssey dimirip2in alphard, CRV Gen 4 yg belakangnya “tepos”, Civic FB yang keliatan macem mobil bapak2, dan Jazz GK5 yang cenderung biasa modelnya. Ahhh jadi kangen jaman2 Jazz GE8, Civic FD, CRV Gen3 sama odyssey lawas…

    • farid

      semoga di jaman ini dimana ini jamannya honda bermesin turbo honda kembali menjadi honda yg sesungguhnya,bukan mobil yg seluruhnya dirancang oleh masukan akuntan,dimana mobilnya dirancang down cost untuk menekan anggaran pengembangan mobil baru dan menghemat ongkos produksi yg dampaknya bikin mobil jadi rendah build quality tetapi harga tetap mahal.kita ingin mobil honda yg over engineering dan memiliki memiliki emosi yg mendalam terhadap mobil tersebut

      • Always35

        Iya semoga honda bisa balik seperti honda yg sebelum2nya. Jangan seperti Honda yg cenderung ke-toyota2an yg bikin mobil apa adanya yg penting dagangan larisss~

    • Zakwan Umarella

      iya, kalo saya sama jaman2nya accord maestro yg special banget di jamannya krn udh make push-button start sm power folding mirror, civic fd, ferio, estillo, wonder, odyssey lama yg make power folding bangku baris ke-3nya sm crv ’04??

      memorable cars??

      • R18A

        hhahaa iya saya juga setuju, Saya kangen mobil – mobil honda di era itu

  • gaps

    Mudah2an ini bagian dr strategi Honda, karna emg harus diakuin karna mobil2 kayak Mobilio,Brio,sm BRV Honda jd bs terus hidup. Dengan image Honda yg “baik” saat ini di kalangan orang biasa (non-enthusiast car) sekarang gimana supaya Honda dengan divisi barunya bs mengembalikan Honda seperti akarnya dlu tanpa menghilangkan hal2 baik yg dilakuin Honda saat ini di mata konsumen2 kalangan orang biasa
    Selain Civic,yg berasa downgrade bgt tuh Jazz. Oke secara fitur sedikit lebih lengkap. Tp downgrade di bagian lain tuh berasa. Termasuk pengendaraannya. Lebih kayak city car dr pd mobil hatchback berkarakter. Lebih bagus jauh Jazz generasi sblumnya..

    • ciprux90

      jd desain akuntan Honda hanya 3 tipe itu (Brio, Mobilio, BRV)?

      tipe honda yg lain bukan desain akuntan Honda?

      msh blm paham soal otomotif sekedar nanya

      • ekkyfir

        Dkrg rata2 akuntan, selain 3 mobil itu yg paling kerasa dr model sblm nya itu jazz, city, sm civic, trs hrv jg

      • Hillarius Satrio

        jazz juga accountant’s car. GE8 aja masih mendingan biar dikata agak rewel juga

      • gaps

        Rata2 akuntan’s car. Cm yg paling berasa diantaranya ya 3 itu. Ga mencerminkan karakternya Honda bgt

      • Zakwan Umarella

        hrv noh paling parah. reliable enggak, fun to drive enggak, ‘jiwa’ honda juga enggak. btw ua sy make jazz ge masih lebih fun to drive krn make matik konvensional (torque converter). gak kaya skrg yg make cvt yg nahan2 tenaga.

        • Sigma Adi Pamuji

          menurut saya ukuran spirit honda bukan dari realiable atau fun to drive. kalo mau ngomongin realiable dari dulu juga civic sama lancer ga realiable. lah jelas2 super sport dibikin 4 pintu. malu sama kelas nisan Z, S, R Bahkan RX-8, 7FD dan 7FC. Bukan belain HRV. Tapi HRV Crossover mas sudah ada generasi sebelumnya. Hampir semua brand mobil jepang punya jenis itu, Suzuki X-over, Mazda CX-3, Toyota mau nyusul juga dengan CH-R. Brand yang kental dengan rally-nya itu juga punya outlander, bahkan nissan yang hobynya bikin mobil sport punya Juke yang ada versi Juke-R (infonya isinya mesin GT-R walau fitur2nya jauh sama GT-R). yang seneng plat tipis bisa pilih Juke dan CHR karena dekok2nya banyak. Kalo yang seneng crossover minimalist bisa pilih Xover, CX-3, dan HRV. jika semua brand bisa dibilang berkarakter kalo cuma produksi Sedan dan SUV repot juga. kalo dibilang fun to drive CRV dan HRV ya iyalah lebih ga fun to drive ketimbang kelas Hatchback bertenaga besar kayak VWgolf dan Jazz (pajero yang legendaris itu juga ga fun to drive kalo ga buat rally). Beda jenis mobil dan pangsa pasar mas bro. Yang dimaksud Honda spirit tuh menurut saya unsur Sportynya honda. Contohnya Mobilio, Brio, BR-V.. dimata car enthusiast cuma kayak saingan Agya, Rush, Avanza yang bahkan toyota males untuk produksinya (kita sama2 tau 3 mobil itu di produksi ADM) karena ga sesuai dengan jiwa toyota. Menurut saya org mandang HRV dan CRV Gen 4 seperti org dulu mandang Outlander dan Pajero sport awalnya ilfil karena X-trail dan Grand Vitara lebih SUV. awalanya aneh lama2 kog jadi keren. Menurut saya City, JAZZ, HR-V, CR-V Gen 4 bukan mobil buatan akuntan. bedainya gimana? liat aja mobil2 apa aja yang di lirik tuner2 ternama honda (Kecuali CRV Ya jelas CRV kan dari awal juga Familly SUV mau dibikin sporty kayak apa sih?) keliatan dari harga jual, Design, dan realiblenya yang campur tangan akuntanya kental pasti di harga se murah2nya dan kabin segede2nya. ngapain beli HRV kalo ground clearencenya sama kayak BRV bisa muat lebih banyak lg. nah kalo Mobilio sama brio udah kayak Datsun go isi 4 dan 6. nah kalo honda freed malah lebih blur. Itu menurut saya.

      • Hchandra

        Bisa jadi semua mobil Honda yang dipasarkan merupakan hasil desain akuntan,buktinya di Honda BR-V,Mobilio build qualitynya sangat jelek
        Mungkin aja ya.

      • ciprux90

        dikira hanya 3 tipe itu.
        makasih semuanya buat info ini.
        ya semoga Honda merubah imejnya bukan menjadi mobil asal-asalan. salah satunya asal laku itu.

  • csgobetmeister

    Ini baru Honda

    Baca nih yg berantem di review br-v youtube wkwkk ?

  • Stevanus Andrew

    City – jazz terbaru diganti rem blkg pake teromol aja udh bikin saya ilfeel bgt thd 2 mobil itu..

    • Iya, hare gene masih tromolan, makane gak laker

  • Dio Puja Altha

    Sebenarnya saat jaman akuntan masih ada Honda yang didesain sama Engineer dan desainer, contohnya Civic Type R FN2 dan NSX V10 (sayangnya dibatalkan gara2 krisis moneter 2009)

  • Mawar

    Hilsat Curhaaaat…..

    Hilsat FBH ternyata..
    wkwkwkwk

    • Hillarius Satrio

      ada masalah?

      • Mawar

        ada dong bro,

        media yang Fans Boy salah satu ATPM cenderung selalu membela idolanya.
        impact nya jelas, jadi gak objektif penilaian produk selain idolanya.

        dan itu jadi menunjukan bahwa, …..

        mas hilsat bisa jawab sendiri ya?

        • Hillarius Satrio

          tenang, gampang, tapi coba dong bilang gitu juga ke Richard Hammond yang MENGAKU fans Porsche tapi reviewnya tetep objektif

          terus tolong jawab juga, kemaren di artikel Civic TPT ada yang nuduh autonetmagz nggak ngerti perawatan turbo dan cuman modal ngomporin doang, padahal gw udh bikin artikel serba-serbi turbo dan tinggal dibaca, dan kalo ada apa2 boleh tanya.

          nah, gw sih penasaran, itu yang bikin cuman modal mulut doang atau otak juga ya? kalo dia laki-laki sih, harusnya bisa mempertanggungjawabkan semua yang keluar dari mulutnya. itu kalo dia laki-laki lho ya

          dan so far gw mereview mobil merek apapun masih apa adanya dan banyak yang mengakui demikian. bagus ya bagus, jelek ya jelek. persetan mereknya apa.

          • Alfian

            oooooooooooo okokokok

          • Mawar

            Terima Kasih atas jawabannya.

            Wahh jadi meluas nih topiknya dan malah jadi sewot juga.

            tapi disini saya sih belajar bahwa ternyata media pun gak tahan sindiran yah ternyata…
            Baru tau loh saya, kirain orang yang suka nyindir itu kuat di sindir.

            ..eh…

            jadi ngeri ngebayanginnya, kalo kerja di ATPM yang suka disindirin terus. Gimana ya rasanyaaa….

  • Aryo Wicaksono

    asik, biar kita nggak kena propaganda Om Jonfis lagi, nih. 🙂

    • Zakwan Umarella

      BAH BIAR GA KENA SUNATAN MASAL LAGI!! SETUBUH!!

  • eq wiryasudirja

    Macam curhat ini ya om…

    • Hillarius Satrio

      biarin. memang begitu kenyataan yang terjadi. Honda sekarang nggak ada seujung kukunya dibanding Honda yang dulu

      • gaps

        Selow bro..gue setuju sm hal ini. Cm menurut gue strategi Honda beberapa taun belakangan sih ga bs dibilang buruk juga kl ngliat krisis ekonomi global belakangan ini. Betul kl secara build quality dan pengemasan produknya jd kacau kl dibandingin sm produk yg udah2. Termasuk produk yg udah lama dikenal masyarakat jd turun secara kualitas (dan penurunannya untuk beberapa produk agak ekstrim kl menurut gue). Cm memang sulit kl untuk kondisi sekarang Honda ngikutin idealisme mereka. Beberapa merk ud membuktikan hal tersebut dan mereka ga bs tahan lama khususnya di Indonesia. Chevy aja dengan Spin yg secara produk sesuai dengan pasar sini aja mundur (meskipun rumornya 2017 bakal muncul lg via impor)
        Makanya Honda muter otak supaya bisnis mereka tetep jalan dan pd akhirnya ngambil langkah diluar idealisme mereka dengan merengkuh segmen pasar gemuk yg menurut mereka menguntungkan. Disini sih pinternya Honda,mereka bikin mobil yg bener dibutuhin dan hal2 yg kira2 menurut konsumen bukan prioritas bs diakalin. Mobilio,Brio,BRV,bahkan HRV atau Jazz itu bukan mobil yg Honda bgt menurut pengamatan gue. Terutama Jazz..itu berasa bgt mundurnya kl dr segi build quality dan pengendaraannya jika dibandingin sm Jazz sblumnya
        Sekarang dengan struktur divisi yg baru plus kondisi Honda yg harusnya udah cukup aman di pasar otomotif,udah saatnya sih buat Honda kembali ke jalur awalnya untuk membuat mobil yg emg Honda bgt. Dengan produk yg udah ada,mudah2an Honda bs menyeimbangkan elemen2 baik yg dimiliki di masa lalu lalu diimplementasikan di produk2 laris mereka kayak Mobilio,Brio,BRV..terutama dr aspek build quality dan fun to drivenya..

        • Hillarius Satrio

          memang nggak buruk, makanya gw bilang “terima kasih mobil akuntan”. dan namanya perusahaan sih pasti ada up n down

          • Mawar

            1 kalimat lagi ni buat bro yang satu ini.

            cukup tau.

          • gaps

            Gpp kok sebenernya opini kayak gini. Cm ya satu..jangan sampe kayak gini jd mempengaruhi objektivitas reviewer ya..ini masukan buat petinggi2 HPM yg siapa tau bs diliat..bahwa sebenernya banyak merindukan jati diri asli Honda dan berharap kembali ke jalur yg benarr

      • R18A

        Nah iya sat, setuju banget. Honda sekarang Jauh kalo dibandingin Honda yang dulu pernah ada

  • dsainbar

    sayangnya konsumen kita kebanyakan bukan Car Enthusiast yg gampang bgt di kendalikan/dimanipulasi para akuntan jadinya gak ‘pinter pinter seleranya’

  • subaru

    HPM : saya akan rekrut semua akuntan yang ditendang honda jepang!

    • SemuaSukaTurbo

      Haha

    • zul ari

      bagus juga tuh idenya ?

    • gaps

      WAKAKAKA…jangan sampe amit2!

    • ekkyfir

      Sial…. Wkakakak

    • Buat mobil ESEMKA

    • Fajar Shodiq

      Ngakak anzerrr :v

  • Antyo Tyo

    SETUJU sama pernyataan HONDA ….., makanya ane (milih) beli Nissan Juke Revolt daripada Honda HRV E , …..bersyukur terhindar dari material interiornya murahan dan tidak sesuai harga, bodi dan jok tipis, celah-celah antar panel lebar, finishing tidak rapi dan lain-lain………
    (Honda akan kembali membuat orang membeli mobilnya karena,”Ini memang mobil bagus, berkualitas, emosional dan berkarakter!”, bukan karena,”Tahan lama, logo Honda, harga jual kembali, suku cadang gampang,” dan alasan-alasan klise lainnya yang sudah bosan saya mendengarnya.)

    • putra.sempu

      kalo honda hr-v itu sih kerjaannya HPM tuh, si jonp*s

    • ekkyfir

      Kalau itu karena ketelatenan om jonpis aja yg sangat2 “teliti”

      • Zakwan Umarella

        saking “teliti”nya jonpis smp di sby/malang ada kasus reliabilitynya hrv smp skrg gaditangani sm pihak hpm. maksudnya apa ini?!

        • ekkyfir

          Ya begitulah sikap dia yg sangat “teliti” dan “profesional” smp2 hrs di jedotin dulu kepala nya biar sadar 😐

    • Rafi M. P.

      Hati2 ya gan sama mobil Nissan, banyak bgt ane lihat kasus mobil Nissan terbakar (terakhir ane lihat Nissan Almera taksi Blue Bird terbakar, kejadian sebelumnya X-Trail T31 dan yg lebih parah Juke terbakar yg merenggut nyawa)

      • Aryo Wicaksono

        memang pakai nissan harus hati-hati, karena masih ada darah turunan perancis jadi agak kurang awet. mungkin nissan lebih cocok untuk yang lumayan ngerti mobil biar nggak panik di jalan.

  • bener banget nih. dulu banyak fansboy honda karena memang kualitasnya bagus. sekarang mulai bermunculan fansboy honda hanya karena ikut2an dan karena mobil pertamanya honda

    • Rafi M. P.

      Nih sama halnya kek gini, sok2 merasa car enthusiast padahal ditunjukin kualitas interior, fitur unik, safety aja gak ngerti! They still a consumer!

  • nusantara nusantara

    ayo nabung, xixixi

  • putra.sempu

    yaah gimana yah, kalo lagi krisis, memang harus minum pil pahit, tapi kan demi kesembuhan pasien pil tersebut harus diminum. dan saran dari sang dokter (akuntan-red) wajib didengarkan kalo mau sembuh. dan dikemudian hari mobil2 seperti honda brio/mobilio/br-v ini dapat menjadi bantalan honda kalu ada masalah keuangan, dan mobil2 tersebut bisa membuat ruang finansial honda leluasa untuk membuat mobil2 yang memang ditujukan untuk car enthusiast, karena memang feel berkendara memang tidak terlalu penting bagi mereka yang mencari mobil fungsional sebagaimana fungsinya yaitu sebagai alat transportasi bukan koleksi. tapi yang tidak bisa dikompromi itu kualitas pengerjaan sih, boleh saja itu mobil entry level dengan bahan plastik murah, tapi kualitas pengerjaan sebaiknya honda melihat bagaimana suzuki membuat mobil entry level.. hehe… CMIIW

    • gaps

      Setuju..kl untuk entry-level Suzuki lebih ahli sih dr dlu..hehe

    • Zakwan Umarella

      suzuki kayanya skrg jg udah kena propaganda akuntan deh, soalnya ertiga cuma di tipe dreza ada absnya padahal dulu di tipe gx ada, swift juga kena sunatan masal dari yg spec eropa kek STORAGE DI DASHBOARD aja disunat, headrest sm seatbelt 3 titik buat penumpang tengah disunat jg, ADJUSTABLE BOOT FLOOR JUGA DISUNAT JUGA. makanya suzuki itu kadang sunatnya ditempat yg gamasuk akal:v dan build qualitynya jg menurun krn ibu sy make swift zc82s baru sebulan/2bulan lgsg ada bunyi2 gajelas dari pintu bagasi

  • Jefri Dwiantoro

    sampai terharu gw baca artikel om hillsat yang ini T_T

  • R18A

    “Honda, kami ingin melihatmu menjadi Honda yang dulu, Honda yang membuat orang jatuh cinta karena dengan mengenal karakter tiap mobilnya yang beda dibanding mobil lain” ya bener banget saya rindu HONDA yang dulu dan saya juga rindu era honda civic wonder, nouva, genio, estilo, ferio, civic fd, accord maestro, jazz ge8.

    Ya semoga aja HPM juga mau masukin mobil honda yang bagus yang bukan cuma sekedar “yang penting laku.”

    • rifky arif kurniawan

      Termasuk Honda Stream biarpun MPV tapi pengendaliannya mantap, irit dan juga tenaga mesin nya cihuy sayang dihentikan

  • SemuaSukaTurbo

    tidak heran mengapa banyak car enthusiast beralih ke Mazda

    Zoom-Zoom!

    • Hillarius Satrio

      so do I

      produk Mazda belakangan ini bagus banget. awalnya gw ngeliat merek jadi kehonda-hondaan, tapi makin ke sini malah naik jadi ke-BMW BMW-an, dan awalnya gw suka aja sama Mazda, sekarang jadi suka banget. BMW-nya Jepang banget lah Mazda

      tapi tetep, kelemahan Mazda adalah mbikin mobil suka lupa kalo penumpang belakang butuh ruang

      • Stevanus Andrew

        Setuju bgt. Apa krn mazda bikin mobil terlalu driver oriented ya mas hillsat?

        • gaps

          Mungkin,kecuali Mazda VX-1 (itu juga karna rebadge dr Ertiga) hahaha

  • zul ari

    kalau akuntan toy*ta piye mas?? ?

    • gaps

      Karakter Toyota mah dr awal ga kbaca deh kayaknya..maksudnya beda sm Honda atau Mazda yg emg punya speciality di driving ability,atau Suzuki dan Daihatsu yg pinter ngracik mobil kelas menengah-bawah,Nissan yg punya identity kenyamanan. Kl Toyota so-so aja sih kl menurut gue. Kayak beberapa produk Honda sekarang yg cenderung ngikutin selera pasar..

      • subaru

        Karakter yang so-so itulah yang jadi kekuatannya. Istilahnya semuanya cukup … Engga spesial tapi cukup… Tapinkalo mereka mau kembali ke jaman dulu kan banyak produknya yang berkarakter

        • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

          Corolla DX!! Jempolan!!

          • Alfian

            GT86 sama AE86 Gan Gokil Tuh Mobil

        • Hillarius Satrio

          nah, this is the point. Toyota selalu “main aman” dan itu yang bikin mereka jago jualan, karena mobilnya standar banget untuk sebuah mobil. kenceng banget enggak, irit banget enggak juga, nyaman nggak terlalu, sporty nggak juga, ya gitu2 deh (kecuali corolla altis, camry, alphard, mobil mahal lainnya yang arahnya jelas)

          • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

            Bang menurut lu mobil toyota indo yg bener dibuat tangan designer dan engineer yg mana bang..?

          • Hillarius Satrio

            86, alphard, vellfire, dll itu masih oke, masih jelas arahnya

          • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

            Klo mobil jadulnya apa bang.. Corolla DX mungkin??

          • Oki Ngew

            Corolla gti twimcam kalo menurut saya. Cuma ya… namanya mobil tua apalagi yg high performance gitu kudu siap2 banyak jajan

          • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

            Klo itu dah pasti ane jg… Thn segitu rem belakang dah cakram…. Dimana dikelas bawah accord mah jarang yg pake cakram belakang… Tpi langka loh gan.. Beda sama altis gen 1 sebelum FL. Klo beli tipe G, rem belakang masih tromol.

          • Oki Ngew

            Corolla yang sekarang juga udah beda sama yg dulu. Great corolla dulu aja bahan2 interiornya udah soft touch semua, bahkan sampe kantong2 di pintu yang jarang kesentuh tangan. Corolla yang sekarang, mahall banget & fiturnya kopong. Lebih bagus yg USDM, black interior lebih rapi.

          • Zakwan Umarella

            greco itu masih jelas kayanya arahnya, starlet kapsul gt juga

          • Andri Herawan

            Iya gw jg ngerasa toyota main aman, stay di comfort zone, klo ga rusak ya jangan diapa”in. (Lirik mesin yaris yg udh 10 taon di indo). Meski emg toyota menurut gw produknya cukup durable. Driving impression? Kenyamanan? Performa? Meh…

        • gaps

          Kl cm so-so aja itu bukan karakter namanya. Makanya mungkin kl orientasinya cm profit cara kayak gtu emg bs bikin produsen tetep tahan. Cm kl bicara karakter, Toyota ga punya gue rasa. Kl-pun ada juga ga banyak. Kayak 86 emg sport sih,cm basisnya juga dr BRZ..

  • ane terharu gan hahaha

  • sereal

    desainernya honda brasa anak fresh graduate…bener jg kan…ayo honda tunjukkan style dan turbomu!

  • Cak Dri

    Kayak HD, pengin punya HD…. Honda Dulu… 🙂

  • Arya Tresna Kamajaya

    Hillsat berasa curhat. Hahahaha

    • Hillarius Satrio

      maaf2 aja deh, ini unek2 fans honda yang kecewa berat

  • Ismail Fikri

    ANE TERHARU GANNN….. di rumah ane ada FD2 ama CR-V gen4… itu emg build qualitynya jauuh bgt… bagusan FD kemana2 drpd CR-V yg skrg

  • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

    Widih!! Accord maestro masih gk ada obatnya… Ban belakangnya bisa gerak!! Handling mantap!! Kualitas jempolan. Mazda6??? Krg berkharisma…

  • kaneki

    terharu aku membacanya. sumpah. dulu inget nenek gw punya accord cielo, seneng bgt kayaknya dulu kalo udh naik itu, mewah di saat itu juga, top bgt dah. dan pas udh pindah ke jaman sekarang… tante gua ada punya ispik FB2 baru pesen desember, memang itu mobil keren, namun apa daya, yang makek ibu² limapuluh taun, sering pergi²an dia, dan seinget gw dia emg klo nyari mbl ga dari handling, cmn dari comfort sih emang. keren sih FB2, tetapi FD2 still the best civic ever made di opini ane. bener kok, honda akhir² ini emg ancur, dan maaf kalo yg punya dua mbl ini, tp emng kayaknya mobilio dan brio itu memang merusak citra mewah honda. IMO

    • panameraboy

      Sebenernya brio dari segi handling masih kerasa hondanya loh, lebih tajem dibanding rival sekelas. Bisa dibilang ekstraknya jazz deh. Cuma untuk build quality sama larinya yaaa….

      • Hillarius Satrio

        tul, gw appreciate mesin sama handling brio, itu masih bagus banget (buat di kelasnya)

      • kaneki

        Oke deh kalo brio gua sebenrnya masih agak maklumin seat dan suspensionnya karena dia sebenrnya enak dibawa sendiri, atau mbl handling yg leh uga cmn murah.
        Lah mobilio?? oke, handlingnya enak, cmn stau gw mpv² yg mahal dan berat kayak odyssey RA kepunyaan alm tanteku handlingnya enak, nyaman pula. lah mobilnyong itu kan mobil keluarga, tetapi kok seatnya tipis gitu, ampe yang FLnya juga masih begitu aja? udh suspensionnya ga enak. masih mending papahnjah meskipun doi sering dibully wkwkwk. pelit yah klo dipikir² hpm itu? gua yg anak taun 2000an aja merasa honda jaman dulu pas gw naek cielo nenek gw udh mantaf bgt, tp skrg… hmm sudahlah

  • panameraboy

    Meng-honda-kan kembali honda yang makin seperti toyota

    • Stevanus Andrew

      Transmisi pasti cvt bro.. civic 1.5 turbo aja transmisinya cvt kan..

  • hydrolancer

    tendang jonpis :X

    • ekkyfir

      Setuju!

  • farid

    bang hilsat fanboy honda ya,sampai curhat segala mengenai mobil honda.BTW saya juga fan lho sama merek honda,honda yg saya suka yaitu civic type R dari generasi EK9 sampai FK2 terbaru,sampai integra,S2000 dan NSX saya juga suka tuh mobil.tapi apalah dayaku yg belum mampu beli mobil tersebut walau bekas,dan hanya bisa menyetir mobil tersebut di game

  • reyhan apriathama

    Akuntan mikir nya cuma margin profit perusahaan tapi ga mikir sama profit nya Customer…. Berbagi platform tidak masalah selama biaya R n D nya bener2 gencar… Mungkin ibarat dari galaxy S5 ke 6 yang RnD nya harus dari nol lagi atau mengacu hal2 yang harus diperbaiki

  • HaHaHa

    Setuju, civic FB is the shitties civic ever, hambar banget desainnya

  • rs

    Honda indonesia juga sebaiknya kembali ke karakternya yang dulu….tidak seperti era mobilio, brv, brio, hrv, civic fb, sama all new jazz yang kualitasnya behhh…mengenaskan…meski fun to drivenya oke tapi kualitas dan cvt di 1500 ccnya aduh….dan untuk saran kembali lagi kualitasnya di indonesia seperti era 80-2000an awal….kami tunggu mobil yang benar benar joosss yang dimulai dari all new civic turbo…..dan kalau masalah desain civic fb yang kurang bagus…kalau nggak salah civic fb dibuat pada saat krisis dan untuk menghemat biaya jadinya ya begitulah….(pernah baca di majalah sebelah)….toyota juga jangan kalah…coba pelajari mazda untuk segi fun to drive dan bahasa desainnya…mumpung kerjasama juga…

    • Zakwan Umarella

      toyota jp jg lagi nyoba mengembalikan citra toyota jaman dulu (beberapa doang kek corolla series) krn motonya di jp “fun to drive. again”

      • rs

        Baguslah kakau begitu……setelah lihat website toyota jp, memang terasa keren keren dan kelihatannya fun to drive mobilnya….yang keren kayak voxy sama harrier cocok dipasarkan oleh tam deh….

        • Zakwan Umarella

          kalaupun dipasarkan juga.. yaa taulah bakal gimana jadinya, sunatan masal strikes back wkwk

          • rs

            Ya toyota indonesia memang begitu…cuma agak mending setelah slogannya diganti dan modelnya berubah menjadi lebih baik seperti grand new veloz+avanza, all new innova, hilux,sama fortuner…..

  • Astaga

    saya akan mernghargai honda jika mereka kembali seperti dulu…karena saya adalah seorang car ethusiast….untuk sekarang…masih nope bwt saya…

  • samuray. id

    Bro HillSat kok BAPER banget sihh soal honda sekarang….. efek jomblo berkepanjangan kali ya? hahahaha

    • Hillarius Satrio

      gw fans honda

  • Ugyz

    menarik nech… bisa utk kajian mahasiswaku wakakakak

  • ekkyfir

    Sangat setuju sm statement nya bang hillsat, kita car enthusiast kgn sm honda yg dulu, yg spesial unik kencang dgn high revving vtec nya, tp terimakasih jg sm akuntan yg buat honda masih ada dr jaman bapak gua kecil smp gua udh besar
    Semoga honda kedepan nya bisa kembali ke jaman dulu, atau ga best of both world aja

  • Ke_In

    lha trus honda jet itu dana risetny dari mana min?, kan krisis

    • Hillarius Satrio

      honda mobil yang krisis. honda kan nggak cuman bikin mobil doang.

      ada motor, ada robot (asimo), ada genset, ada mesin pemotong rumput, ada mesin perahu, banyak pokoknya.. sejenis mitsubishi corporation

  • avriel

    Jajaran petinggi hpm indo harus baca ini berita!!!

  • Oki Ngew

    Memang gak semua orang itu car enthusiast. Coba dipikir, kan percuma dong kalo punya mobil enak banget tapi rewelan & tukang jajan? Kalo saya sih mending punya mobil yg biasa2 aja (tapi gak asal beli merk doang) tapi awet & running costnya murah. Semua orang punya pandangan yg beda2 tentang mobil, ya terserah mereka pilihan & selera mereka yg menang ada yg beli mobil sekedar dipake aja, asalkan sesuai dia butuhnya (luas/tinggi/gesit/gagah dll), harganya reasonable dan kalo bisa irit.
    Kalo saya pribadi sih suka banget sama mazda 2 skyactiv, menurut saya itu mobil hampir sempurna. Tapi jujur kalo saya punya duit segitu saya gak berani beli mazda, alasan utamanya karena sempit, kepraktisan gak bagus, dan ngerawatnya relatif mahal. Tapi, saya juga gk akan beli jazz rs apalagi yaris lele. Paling” jatuhnya saya beli sirion fl, sisa duitnya bisa buat lain2. Jadi intinya, gak semua orang butuh mobil yg fun to drive, unik, berkarakter, atau apalah dan masih banyak orang yg beli mobil untuk sekedar dipake sbg transportasi & kemudahan merawatnya. Saya bukannya fanboy/sales atau apalah, tapi saya merasa tulisannya bang hillsat ini agak menyingung dan SEOLAH2 ‘menyalahkan’ orang2 yg beli mobil karena gampang dirawat atau sekedar make. Seolah2 kaya semua orang itu harus beli mobil yang berkarakter, yang unik, dan mengesampingkan faktor2 seperti running costnya. Peace

    • Hillarius Satrio

      well, not really, karena gw jg tulis kalo mobil2 seperti itu yang bisa bikin merek nggak kecekek. coba diliat lagi, gw akui orang seperti itu banyak, dan itu yang ngasih merek2 nafas lega.

      salah? tidak. intinya jualan itu kan cari untung, tapi merek apapun nggak selamanya bisa bertahan di zona nyaman dengan mobil2 yang biasa, karena jika nggak ngambil sesuatu yang baru, mereka bakal di situ2 aja, nggak ke mana2, padahal yang namanya organisasi itu harus berkembang

      kalo ada yang kurang jelas, tanyain aja ya

      • Oki Ngew

        Kalo saya sih lebih ke ekspektasi vs realita. Kalo posisi saya sekarang sbg pelajar yg belum berpenghasilan saya bener2 suka sama mazda 2. Tapi, kalo nanti udah punya penghasilan sendiri saya yakin saya gak berani ngambil mazda. Bisa2 jatuhnya malah ke sirion.
        Btw soal honda, penurunan yg menurut saya kerasa banget itu… build qualitynya. Harga ok, handling masih ok, mesin juga boleh lah, fitur juga lumayan, tapi sayang mbikibnya kaya asal jadi asal laku aja.

  • Sporky

    Hmm jd ketahuan Hilsat penggemar Honda, kalo penulis yg lain penggemar merk apa nih… ayo ngaku aja… Paling nggak jd tahu background reviewernya kalo lagi ngereview salah satu mobil.

  • Anonym

    Semoga hpm jg kembali ke jalan yg benar. Accountant’s car punya + dan – nya masing-masing. + nya karena pasar otomotif sekarang yg kurang bergairah bahkan ada yg sampe mundur di indo, honda bisa trs jualan walaupun produk yg 350 jutaan ke bawah kualitasnya ya gitulah. – nya ya itu dia, bagi car enthusiast yg udh tau honda dari dulu mungkin liat honda sekarang rasanya kaya ada penurunan kualitas sama produk”nya gak segreget honda yg dulu. Pernah nyobain ge8 sama gk5 punya temen, rasanya lebih mendingan ge8 apalagi tarikannya. CVTnya gk5 gak nahan lemotnya. Semoga Civic baru yg bakal masuk indo bisa “mengembalikan” honda yg dulu. Semoga om Jonpis jg baca artikel ini biar honda sekarang bisa balik kaya honda yg dulu dikenal dengan mobilnya dibuat lumayan niat dan cukup berkualitas. :v

  • Bobby

    Bung Hillsat, saya tidak sependapat dg artikel anda. Yg saya tangkap, honda menjauhkan tim desainer dengan tim pemasaran. Kenapa dianggap menjauhkan desain mobil dr akuntan? Salah apa akuntan.

    Dalam suatu perusahaan, akuntan itu umumnya bekerja di fungsi accounting (pembukuan & pelaporan keuangan). Selain itu juga di fungsi financing (pendanaan seperti hutang, mencari sumber modal dll).

    Justru tim pemasaran biasanya terdiri dr org2 dg latarbelakang pendidikan yg berbeda2. Bahkan saat ini engineer banyak sekali yg menjadi bagian dr pemasaran. Sarjana perikanan aja ada kok. Yg penting ketika psikotes, mereka memang menunjukkan bakat2 sebagai marketer.

    Di saat ekonomi lesu, honda tetep dituntut mendatangkan untung. Bagaimana caranya, wong penjualan seret. Ya harus mengurangi cost. Bagaimana cara mengurangi cost, paling mudah phk. Tapi tentunya phk bukan pilihan yg semudah membalik telapak tangan. Tentu honda menilai lebih bijak saving cost dr sektor lain. Kualitas produk misalnya. Memang untuk cost, kalo kegedean pasti orang2 akuntan yg teriak pertama kali.

    Jadi apakah akuntan yg patut disalahkan? Sekali lagi, yg saya tangkap tim desainer akan dijauhkan dr tim pemasaran. Akuntan bukan pemasaran lho. Tp pemasaran bisa saja akuntan, engineer, sarjana pertanian, perikanan, peternakan dll.
    Saya suka membaca autonetmagz, tp tolong dipikir kembali, profesi akuntan jangan disudutkan

  • AE86

    Kalau Honda mau buat mobil yg berkarakter, uniq, performa tinggi,dll bisa kali yak. Tapi, Konsumenny udh siap gk..? Make BBMnya masih PREMIUM gk? Service masih dikaki lima gk? Kalau ganti spare part masih pake yg KW gk? Hehe

  • Aditya Rahman

    kalo saya cendrung mending berbenah dari segi finising mobil nya aja, kalo soal mobil yg berkarakter harus di akuin disini pasar nya gak sebanyak yg cuman butuh fungsi aja,.. oke saving cost, material murah tp bukan berarti asal bikin jadi, gak rapi.

  • haikal fahmi almaidani

    Maaf kalo di luar konteks tema artikel ini. Hanya ingin berkomentar saja setelah baca beberapa artikel autonetmagz, di mana komen2nya banyak yg ngefans ama mobil matic. Dgn alasan lebih simpel lah, gak capek lah, lebih fun to drive lah, dan banyak alasan lain.
    Bagi saya, mau matic konvensional kek, matic CVT kek, matic Dual clutch kek, matic dgn metode tiptronic kek, tetap gak bisa mengalahkan pesona dari mobil girboks (transmisi) manual murni. Kenapa? Sehebat-hebatnya mobil matic, tetap gak akan bisa menyelesaikan satu masalah khas mobil: mobil mogok gak bisa distarter.

    Kalo di mobil manual, bisa menggunakan trik sederhana utk menyalakan mobil, yaitu didorong oleh beberapa org dgn kita tetap berada di balik kemudi sambil memainkan kopling & persneling sampai mobil nyala. Tentunya utk sementara sampai mobil selamat tiba di rumah dan mobil dibawa ke bengkel esok harinya.
    Mobil matic? Saya yakin gak akan bisa melakukan trik sederhana seperti yg bisa dilakukan oleh transmisi manual tadi.

    Nah. Terkait masalah teman2 (termasuk mas ridwan & mas hillsat) yg rata2 ngeluh soal mobil2 matic honda yg lemot performanya karna CVT, saran saya simpel aja. Jajal aja yg versi manualnya seperti honda jazz manual, kalo mau menggali performa dari mobil.
    Kalo teman2 bilang kaki kiri akan pegal di kemacetan jika pake mobil manual, menurutku gak juga sih. itu hanya masalah faktor kebiasaan aja.

    Hidup mobil transmisi manual. REAL MAN USE THREE PEDALS.

    • gaps

      2 paragraf terakhir gue setuju ini! Ya sebenernya bukan masalah cape..itu masalah pemikiran aja yg ud kburu didoktrin untuk cape dan rata2 orang Indo emg bgtu gamau direpotin sm hal yg menurut mereka “lebih”. Gue penggemar 3 pedals ga gtu setuju sih setelah gue pindah ke matic. Malah gue kadang suka kelepasan rem karna saking ud biasanya pake manual..beda sm manual yg kl mau ngegas mesti injek kopling pindah gigi jd bs lebih aman..
      Plus faktor perawatan lebih gampang sm lebih irit bbm..

      Tp emg kondisi susah buat disalahin sih bro. Kl menurut gue faktor ATPM juga sekarang ud mulai jarang nyediain unit tes yg transmisi manual. Apa2 matic..pernah gue ke salah satu showroom mobil Jepang dan gue nanya ke salesnya ada ga mobil tes manual,salesnya cm bilang emg trennya sekarang matic. Malah ditawarin versi matic gue..ogah gue..maunya manual malah ditawarin matic (mungkin ga semua sales bener2 tau mobil cm sekedar jualan aja)

      Maka sekarang tergantung dr kita pembaca aja kl punya unit yg transmisi manual dan blom dipinjem monggo pinjemin ke Autonetmagz. Karna emg kondisi yg gue sebutin td diatas

      • haikal fahmi almaidani

        Iya, bro. Sayangnya memang seperti itu. Mobil2 tipe tertinggi seperti Honda HR-VHR-V 1.8 Prestige atau Mazda2 GT gak ada varian transmisi manual. Yg gilanya lagi, Mazda CX-5 gak ada pilihan transmisi manual (koreksi kalo saya salah). Yg saya takutkan ketika di kemudian hari mobil2 yg saya sebutkan di atas tadi bermasalah dlm hal gak bisa dinyalakan. Gak akan bisa melakukan trik dorong yg bisa dilakukan mobil manual seperti yg saya sebutkan di komen awal tadi. Beli aki baru? Bisa saja sih, tapi harganya mahal. Itu pun kalo ada bengkel yg buka.

      • haikal fahmi almaidani

        Oh ya. Honda Civic Type-R yg terbaru dan sudah ada video special reviewnya oleh mas hillarius satrio di youtube aja, hanya menyediakan transmisi manual. Pasti ada alasannya. Saya setuju banget apa kata mas hillsat, biar bisa lebih fun to drive pake transmisi manual.

        • gaps

          Betul semua itu..agak disayangkan terutama bagi orang yg emg doyan nyupir kesian juga mesti dapet spec rendah kl mau yg manual..
          Mungkin kl Mazda emg nonjolin performance transmisi maticnya via mesin Skyactiv. Dan emg gue akuin teknologinya bersinergi jd satu-kesatuan yaitu Skyactiv. Gue akuin itu salah satu mobil matik paling enak yg pernah gue coba..bahkan ktagihan gue bawanya. Karna emg fun to drive bgt. Jarang2 gue bs bilang gini buat mobil matik..

          Kl masalah dorong-mendorong. Ya itu ud konsekuensi kl emg keukeuh mau pake matik berarti harus lebih care dengan perawatannya. Kl yg ga telaten akan lebih cepet juga rusaknya broh

          • haikal fahmi almaidani

            Siiip.

    • Always35

      Agree bro. Ane sendiri juga lebih suka bawa mobil manual daripada mobil matic. Dibawa jalan keluar kota aka jalan lintas juga lebih pede nyetirnya karena perpindahan gigi kita yang atur sendiri jadi feelnya lebih berasa misalnya nyalip truk/bus. Selain itu juga di daerah pelosok orang lebih pilih manual karena maintenancenya gak sulit.

      Ah andai aja CX-5 ada sediain yg versi m/t , 6 speed atau 5 speed gak apa2 deh yg penting masih manual ??

      • haikal fahmi almaidani

        Iya nih. Kita harapkan seperti itu: Mazda CX-5 dengan transmisitransmisi manual. Padahal kompetitornya seperti Honda CR-V & Nissan X-TrailX-Trail ada menyediakan opsi transmisi manual (walaupun opsi itu hanya ada di tipe terendah dari dua produk yg saya sebutkan tadi).

        Semoga.

      • Blackjack

        tapi kalo ada yg M/T gk ada driving mode pastinya

        • gaps

          Ngp driving mode..kalo MT driving modenya ada di supirnya haha

    • R18A

      Kalo quote nya si Ridwan Hanif yang di IG nya, “REAL MEN is Lelaki Sesungguhnya” Hhahaa

      • haikal fahmi almaidani

        Hahaha….

    • Astaga

      saya pernah baca di sebuah kaca belakang mobil disuatu tempat, tulisannya”REAL MAN ITU BELI MOBIL PAKE KANTONG SENDIRI, BUKAN MINTA DARI BAPAK LOE!!!”…wkwkwkwk…

      • haikal fahmi almaidani

        Oh ya? Wkwkwk…. kocak banget tulisan stikernya.
        Tapi, ada benarnya juga sih.
        Lebih ada rasa kebanggaan beli mobil pake uang sendiri, ketimbang masih pake uang ortu.
        Kalo masih belum sanggup beli mobil baru, minimal bisa beli mobil seken/ bekas, walau konsekuensi biaya perawatan tambahan ikut mengiringi.
        Kalo saya sih gak masalah.

        Mobil saya saat ini, Suzuki Karimun Kotak tahun 1999, statusnya mobil seken. Ternyata, memang terkenal minim perawatan seperti yg kubaca di berbagai artikel otomotif.

        Hanya nasib aja kurang beruntung mendapatkan Honda Jazz GE8 (alias generasi kedua, incaran utama) yg menurutku masih yg terbaik dibanding Jazz GD3 (gen1) & Jazz GK5 (gen3).

      • haikal fahmi almaidani

        Oh ya. Kalo saya sendiri, lebih suka beli mobil seken ketimbang mobil baru. Biaya beli mobil seken lebih sedikit ketimbang beli mobil baru yg skema kreditannya bikin stress.
        Walaupun saya dibilang ketinggalan zaman, gak up to date, dan gak kekinian, toh gak masalah bagi saya. Yg penting, mobil dibeli utk dinikmati.
        Toh, mobil baru atau seken, tetap saja itu sebuah mobil.

        Hehehe… peace…. 🙂

    • Sigma Adi Pamuji

      Peralihan Matic dan Manual di mobil persis sama seperti peralihan Fuel Injection dan Karburator di sepeda motor. awalnya pada ga terima, lama2 manual akan hilang sendiri bukan karena cape atau enggaknya kaki pengendara. Menurut saya logikanya pressure plate pada manual transmission bisa lebih bikin mobil cepat rusak karena kesalahan pengendara mainin gas sama kopling. kalo feelnya? sekarang ada pedal shift atau bahasa kerenya di supercar flappy paddle gearbox supaya feelnya sama seperti manual tapi dapat mengurangi lag driver. bukan asal bicara tapi hypercar dan supercar seperti ferarri dan lamborghini udah ga main kopling karena mindahin kopling dan perseneleng justru sangat menghambat unleased power sebenarnya dari mobil. sekarang terserah anda. mau pakai telpon rumah yang ga usah nyari sinyal atau HP yang bisa dibawa kemana2 tapi harus ngecas, kebanting ganti LCD.. maksudnya jangan membenarkan bahwa ke jadulan lebih baik daripada teknologi mutakhir. semua cuma masalah selera dan bukan jelek atau bagus.

      • haikal fahmi almaidani

        Kalo mobil matic mogok gimana, mas? Hayoooo….

        Bisa nggak melakukan trik sederhana P3M (Pertolongan Pertama Pada Mobil) seperti pada mobil manual sebelum dibawa ke klinik alias bengkel? Saya yakin gak akan bisa.

        Ah… Sudahlah. Saya pada dasarnya menjauhi debat kusir. Ujung2nya malah berkelahi lagi. Sebel.

      • haikal fahmi almaidani

        Baru seminggu lebaran pun, udah ada yg ngajak debat. Hadeehhh…

        Astaghfirullah…
        Astaghfirullah…
        Astaghfirullah…

  • Dio Abdala

    Nice, berita baik

  • wowkeren (new)

    Bener banget!! Kembalikan honda yang dulu – honda yang terkenal inovatif.

  • surya nugraha

    Kembalikan honda yang dulu. Saya kangen dengan teriakan suara khas vtec kick n yoo…

  • B1NGZ

    Really agree with u bro! Ini artikel kok gw baru baca sih. Tp keren dan mengena banget! Mmg skrg Honda kualitasnya semakin gak karuan. Mereka apa tdk berpikir bahwa membangun sebuah brand itu membutuhkan waktu yg cukup lama, dan tidak mudah. Boleh mreka mengejar profit, tapi apa mereka tidak pikir utk jangka panjangnya? Bgmn dgn konsumen loyal Honda yg nantinya mungkin bakal beralih ke brand lain gara2 kecewa dgn Honda? Perlu diketahui harga mobil Honda tidaklah murah2 banget. Dan konsumen loyal di Indonesia juga tidak sebodoh dulu, sekarang mereka mulai smart dlm memilih suatu produk, tidak hanya brand minded, tapi juga mempertimbangkan kualitas dan kuantitas produk itu sendiri. Ayo Honda kembalilah ke jalan yg benar. Ciptakan produk yang sesuai dengan tagline kebangganmu “The Power of Dreams”. Mimpi kami para konsumen loyalmu memiliki sebuah mobil yg berkualitas dan benar2 prestige. Kami ingin Inovasi yg benar2 Inovasi, bukan sebuah produk dengan hasil comot design sana sini. Semoga Honda khususnya HPM benar2 menjalankan tagline mereka, “Di Honda, Kami Hargai Investasi Anda Dengan Inovasi.” Salam Hondalovers!

  • Rhio Hariandja

    Hahaha. Ketauan Deh. Itu juga sindiran buat penduduk negara berkembang. Ini tentang kesiapan konsumen. Jika kendaraan umum sudah disediakan, maka pergunakan dengan baik, bukan hanya komentar belaka. Jika emang belum kuat beli / kredit, maka jangan dipaksa.

    Honda bukan takut ga laku. Honda tak ingin kehilangan 99% nilainya hanya karena 1% nilai. itu intinya. Banyak produsen sekarang yang tidak memikirkannya. kehilangan seluruh benefit hanya karena 1 benefit financial belaka.

    Aplause 1000x buat CEO Honda.