Brembo Yakin Brake-By-Wire Akan Jadi Sistem Rem Masa Depan

by  in Hi-Tech&International
Brembo Yakin Brake-By-Wire Akan Jadi Sistem Rem Masa Depan
0  komentar

AutonetMagz.com – Menjamurnya sistem drive-by-wire kian terasa sejak beberapa tahun lalu. Dulu, untuk sistem kemudi orang mengenal hydraulic power steering dan untuk akselerasi kita mengenal tali gas. Sekarang, sistem drive-by-wire sudah merangsek dengan adanya steering-by-wire dengan power steering elektronik dan throttle-by-wire yang umumnya mengandalkan kabel. Yang tersisa hanya soal pengereman, tapi rupanya sistem rem pun bakal mengalami perubahan.

Tentu saja yang kami maksud adalah perkenalan dari sistem brake-by-wire alias rem dengan kabel dan sistem elektronik. Brembo, salah satu produsen rem terbesar percaya bahwa semakin banyaknya populasi mobil listrik akan menghasilkan peningkatan dramatis dalam hal kebutuhan sistem brake-by-wire. Sistem brake-by-wire belum menjamur, tapi sudah ada di beberapa mobil hybrid dan mobil listrik, contoh paling gampang adalah di Honda NSX baru.


Sama halnya dengan power steering elektrik, mereka memungkinkan produsen mobil untuk menyesuaikan feeling dan respon rem tergantung pada preferensi pengemudi dan pengaturan kendaraan. Direktur eksekutif Brembo untuk sistem pengereman, Giovanni Canavotto, mengatakan kepada Car and Driver kalau permintaan sistem brake-by-wire telah meningkat.”Sistem ini akan jadi tren masa depan. Brake-by-wire memudahkan penyetelan bagi kami dan bagi produsen mobil.”

“Kami telah menggunakannya di mobil F1 selama bertahun-tahun. Di masa depan, mereka dapat disesuaikan dengan pengemudi dan menciptakan feeling yang empuk atau kaku, jarak injak pedal yang lebih pendek atau panjang. Itu sama seperti mode mengemudi untuk suspensi dan kemudi saat ini,” jelasnya. Ya, sudah tahu kan beberapa mobil sekarang ada mode normal, sport, comfort dll. Untuk mode berkendaranya? Nah, nanti rem juga bisa diatur seperti ini.

“Banyak merek mobil ingin seluruh sistem mobil jadi bertenaga listrik, tidak hanya mesinnya saja.. Brake-by-wire tidak bergantung pada motor listrik di mesin utama mobil, dan kami bahkan tidak membutuhkan sistem 48 Volt,”ujar Canavotto. Seperti yang kami bilang, saat ini pemakaian sistem brake-by-wire belum masif meski sudah ada yang pakai. Sama seperti perpindahan dari model rem tromol ke cakram, belum banyak yang benar-benar mau pindah sistem.

Kami harus cari tahu algortima yang pas, soalnya sistem berbasis elektronik suka bersifat antara 0 dan 1, alias mati atau nyala, tidak ada separuh mati atau separuh nyala. Akan menjadi PR kami untuk menciptakan feeling yang alami. Untungnya, sinyal elektronik lebih mudah diatur daripada hidrolik, dan sistem brake-by-wire bisa menyederhanakan arsitektur mobil,”tutupnya. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: