BMW Z4 Akan Berhenti Produksi Setelah Tahun 2025? Kenapa?

by  in Berita&BMW&BMW
BMW Z4 Akan Berhenti Produksi Setelah Tahun 2025? Kenapa?
0  komentar

AutonetMagz.com – Pangsa pasar mobil bertapa terbuka alias roadster memang masuk dalam segmen pasar niche yang sangat segmented. Hanya orang – orang tertentu yang menyukai mobil model inilah yang rela menggelontorkan dana untuk meminangnya. Alhasil, tak jarang model roadster harus hilang dari pasaran karena tidak memberikan cukup profit pada produsennya. Dan salah satu yang nampaknya ‘jatuh’ ke lubang yang sama adalah BMW Z4. Yuk kita bahas.

Masih Dapat Jatah 1 Kali Facelift

Pabrik asal Jerman, BMW diduga akan berhenti memproduksi mobil roadster mereka yaitu BMW Z4 pada pertengahan tahun 2025 mendatang. Rumor tersebut disampaikan oleh situs asal Spanyol Motor.es karena roadster tersebut tidak mampu meraih jumlah volume penjualan yang diinginkan oleh pihak BMW. Tetapi, kabarnya BMW Z4 juga akan mendapatkan model facelift pada tahun 2023 mendatang. Jadi, sepertinya versi facelift tersebut akan menjadi pertaruhan penting bagi kembaran Toyota GR Supra tersebut. Jika peforma penjualannya membaik, maka tidak menutup kemungkinan rumor dihentikannya produksi BMW Z4 akan langsung menguap. Namun bila tidak, ada kemungkinan rumor tersebut menjadi kenyataan. 

BMW Z4 memulai debutnya pada tahun 2018 silam dan mulai dijual di Indonesia mulai tahun 2019 silam, lebih tepatnya di IIMS 2019. Roadster ini tersedia dengan berbagai sejumlah opsi secara global, yaitu sDrive30i dengan mesin 2.000cc turbocharged 4 silinder yang menghasilkan tenaga 255 hpdan type M40i yang mengusung mesin lebih besar yaitu 3.000cc inline six turbocharged yang menghasilkan 382 hp. Kedua jenis mesin tersebut sama persis dengan yang digunakan pada Toyota Supra, kembar tetapi beda orang tua. BMW Z4 dan Toyota Supra sangat bersaing di segmen yang mirip karena menggunakan platform yang sama, bahkan mesin yang sama dan interior yang serupa.

Bagaimana Nasib Supra??

Kedua mobil tersebut dirakit di Austria, dilakukan oleh satu produsen yaitu Magna Steyr. Dengan begitu, masih belum jelas apakah isu pensiun dari Z4 tersebut akan mempengaruhi Toyota Supra atau tidak. Mengenai rumor tersebut, Porsche menjadi salah satu yang “disalahkan” karena memproduksi berbagai jenis roadster dan mengumpulkan lebih banyak penjualan yang membuat orang beralih dari BMW Z4. Terlalu dini untuk mengatakan bahwa rumor kematian BMW Z4 akan berdampak pada kembarannya, Toyota Supra. Sudah biasa jika menerima rumor dengan sedikit garam, belum ada yang mengkonfirmasi hal tersebut.

Jadi, menurut kalian apakah BMW Z4 akan benar-benar pensiun ?

Read Prev:
Read Next: