Aston Martin Elektrifikasi Modelnya Per 2025

by  in Aston Martin&Berita
Aston Martin Elektrifikasi Modelnya Per 2025
0  komentar

AutonetMagz.com – ‘Semua akan elektrik pada waktunya,’ kalimat yang sering kita temui baik di internet, percakapan langsung, maupun pemikiran kita sendiri. Baik itu manufaktur mobil komersil atau bahkan yang performance oriented sekalipun, mengetahui bahwa produknya harus bergerak dengan mengkonsumsi energi yang terbarukan. Kondisi di mana cadangan minyak bumi yang semakin menipis, membuat banyak manufaktur kendaraan mulai fokus melakukan elektrifikasi terhadap model-modelnya, tak terkecuali Aston Martin.

Manufaktur supercar asal Inggris tersebut menjadi salah satu pelaku industri otomotif yang turut mengumumkan bahwa visi serta misi mereka akan bergerak menuju elektrifikasi. Tak tanggung-tanggung, Aston Martin bahkan berencana untuk memberikan sentuhan listrik untuk seluruh model road going-nya per 2025 nanti, sementara pemasangan mesin internal combustion digunakan hanya untuk mobil track only saja setelah 2030. Apakah Aston Martin benar-benar siap melakukan elektrifikasi terhadap seluruh modelnya?

Andalkan Model Hybrid Dan FEV

Dalam laporan tahunannya, sang chief executive Tobias Moers menjelaskan secara rinci bahwa seluruh model Aston Martin nantinya ditargetkan memiliki mesin hybrid atau fully electric mulai 2025 hingga 2030 mendatang. Dengan porsi target penjualan 50% mobil fully electric, 45% perfromance-oriented hybrids, dan sisa 5% saja untuk mobil track only yang masih memiliki mesin konvensional. Adapun manufaktur yang lekat dengan agen rahasia ini mengambil langkah tersebut guna mengurangi emisi karbon dan pemakaian energi tak terbarukan.

“Kami paham bahwa memberikan opsi hybrid dan listrik untuk kendaraan kami sangat penting bagi masa depan perusahaan dalam industri ini, dan kemitraan kami dengan Mercedes-Benz AG adalah hal fundamental bagi rencana hybrid serta EV kami,” tulis Moers dalam laporan tahunan tersebut. Melihat hubungan baiknya dengan Mercedes-Benz, sepertinya Aston Martin tidak akan kesulitan untuk membangun sebuah mobil performance-oriented hybrid maupun fully electric.

Tunjangan Inovasi Teknologi Dari Mercedes

Saat ini berdasarkan laporan tahunannya, ada tiga model yang menjadi pilar utama penjualan dalam line-up Aston Martin yaitu mobil front-engine, SUV, dan mid-engine. Untuk yang memiliki layout front-engine akan diberikan sentuhan teknologi baru dari Mercedes-Benz untuk 2023 mendatang dengan target penjualan sebanyak 3.500 – 4.000 unit, dan bersiaplah karena satu-satunya model SUV mereka yaitu DBX akan mendapatkan varian baru pada kuartal ketiga tahun ini. Sementara segmen mid-engine akan diwakili oleh Valkyrie yang pengirimannya dimulai per kuartal kedua 2021, dan tak lupa dengan Valhalla serta Vanquish terbaru yang menjadi andalan Aston Martin untuk melengkapi kedudukannya sebagai perancang supercar nan indah se-Britania Raya.

Melihat simbiosis yang terjadi berlangsung dengan baik antara Aston Martin dan juga Mercedes-Benz, sepertinya bukanlah hal yang tidak mungkin jika manufaktur Inggris tersebut mengambil langkah cepat dalam melakukan elektrifikasi supercar. Tidak sabar jadinya menunggu kejutan-kejutan lain yang dihasilkan dari hubungan baik kedua pelaku industri otomotif tersebut. Selagi menunggu kabar terbaru, berikan komentar terbaik kalian pada kolom komentar di bawah.

Read Prev:
Read Next: