Relaksasi PPnBM Buat Penjualan Daihatsu Meroket, Stok Mencukupi?

by  in Berita&Daihatsu&Merek Mobil
Relaksasi PPnBM Buat Penjualan Daihatsu Meroket, Stok Mencukupi?
0  komentar

AutonetMagz.com – Tak terasa kita sudah ada di pekan ketiga di bulan Maret 2021 ini, dan artinya, pelaksanaan relaksasi PPnBM juga sudah memasuki minggu yang ke 3. Secara umum, hampir semua pabrikan yang produknya ikut dalam program ini menyatakan bahwa ada peningkatan penjualan. Malahan, peningkatan ini tidak biasa – biasa saja, namun signifikan. Hal serupa pun dialami oleh Astra Daihatsu Motor (ADM). APM dari Daihatsu di Indonesia itu menyatakan penjualan mereka meroket. Namun disaat yang bersamaan, ada kekhawatiran terkait pasokan dan stok mobil Daihatsu.

Demand Melebihi Kemampuan Supply

Kemarin, pihak Astra Daihatsu Motor menggelar press conference secara virtual, dan dalam kesempatan tersebut mereka memberikan market update di bulan Februari 2021 kemarin. Penjualan Daihatsu sepanjang bulan kedua tahun 2021 kemarin merosot. Dan ada 2 faktor kunci penyebab penurunan tersebut. Pertama, bulan Februari memang memiliki jumlah hari yang lebih sedikit, dan kedua, banyak konsumen yang wait and see terhadap pelaksanaan relaksasi PPnBM. Namun, pasca relaksasi berjalan, jumlah SPK pun meroket. Marketing Director PT ADM, Ibu Amelia Tjandra menyebutkan, “Demand naiknya luar biasa. Namun secara suplai, belum tentu kami bisa memenuhi permintaan yang banyak itu. Membuat mobil tidak bisa seperti membuat roti. Ada vendor yang terlibat dalam mekanisme produksi mobil”.

Bu Amel menyatakan bahwa saat ini kemampuan vendor di Daihatsu hanya ada di angka 20% saja secara peningkatan. Jadi, kalau ada peningkatan produksi di atas 20%, ada peluang bahwa pasokan produksi akan tersendat. Marketing & Cutomer Relations Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Bapak Hendrayadi Lastiyoso pun menambahkan bahwa kondisi pandemi membuat produksi tidak bisa semaksimal waktu sebelum pandemi. Ada protokol kesehatan dan physical distancing yang harus diterapkan dalam proses produksi. Nah, kalau kemampuan vendor hanya di angka 20%, nyatanya prediksi peningkatan pemesanan di Daihatsu ada di angka 120%. Ingat, ini baru prediksi, karena bulan Maret ini masih berjalan.

Xenia dan Terios jadi Primadona

Nah, produk yang menjadi favorit konsumen di program relaksasi PPnBM ini adalah Daihatsu Xenia dan Daihatsu Terios. Lho, Ayla dan Sigra? Ingat, LCGC memang PPnBM-nya sudah 0%. Dengan kondisi yang ada sekarang, Pak Hendrayadi menyatakan bahwa konsumen yang memesan bulan Maret 2021 ini masih diprediksi bisa mendapatkan unit di bulan April. Namun, kalau ada peningkatan SPK lagi, nampaknya inden akan sulit dihindari. Apalagi pelaksanaan relaksasi masih ada 2 bulan lebih, plus momen menjelang lebaran biasanya juga terjadi peningkatan permintaan akan mobil baru. Apalagi, Pemerintah Indonesia kabarnya tidak akan melarang mudik di tahun ini asalkan ada protokol kesehatan yang diterapkan.

Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan? Ada yang berencana membeli mobil Daihatsu?

Read Prev:
Read Next: