Apple Resmi Membajak Mantan Eksekutif BMW

by  in BMW&BMW&Merek Mobil
Apple Resmi Membajak Mantan Eksekutif BMW
0  komentar

Autonetmagz.com – Raksasa Teknologi asal AS, Apple Inc. resmi merekrut Ulrich Kranz, mantan eksekutif senior di divisi mobil listrik BMW AG, untuk membantu proyek kendaraan listrik. Kranz direkrut oleh Apple sekitar sebulan setelah ia mengundurkan diri sebagai CEO Canoo Inc., sebuah pengembang kendaraan autonomous EV (kendaraan listrik swakemudi). Sebelum mendirikan Canoo, Ulrich Kranz adalah wakil presiden senior dari divisi yang mengembangkan mobil i3 dan i8 di BMW, tempat dimana Kranz mengabdi selama 30 tahun. Apa aja yang membuat Kranz ini dilirik dan direkrut oleh perusahaan yang ikonik dengan logo buah apel yang digigit ini? Mari kita simak.

Berniat Untuk Menyaingi Tesla

Sebelum lanjut ke rekrutan terkini dari Apple ini, mari flashback sejenak mengenai sejarah ambisi Apple dalam membangun EV. Pada tahun lalu, Apple memberikan pengawasan operasi kepada John Giannandrea, wakil presiden senior pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan dan bos Field. Beberapa bulan yang lalu, Apple memulai kembali upayanya untuk mengembangkan mobil listrik penuh, tetapi pengembangannya masih dalam tahap awal, jadi peluncurannya kemungkinan setidaknya lima tahun lagi. Sebelum merekrut Ulrich Kranz, Apple kehilangan beberapa eksekutif kunci dalam divisi otomotifnya, diantaranya adalah Benjamin Lyon, Jaime Waydo dan Dave Scott, yang masing-masing bekerja di bidang teknik, sistem keselamatan, dan robotika. Ketiganya hengkang dari Apple dalam beberapa bulan terakhir dan hingga saat ini, belum ada alasan rinci mengapa hal itu terjadi.

Dengan direkrutnya Ulrich Kranz, Apple melakukan salah satu rekrutan yang paling signifikan di dunia otomotif, mengingat bahwa pencipta iPhone ini memiliki ambisi untuk membangun mobil listrik self-driving untuk menyaingi Tesla dan pembuat mobil lainnya. Kranz akan melapor ke Doug Field, orang yang dianggap sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam perekrutan Ulrich Kranz, sekaligus menjadi pemimpin dalam pengembangan Tesla Model 3 pasar massal Tesla dan sekarang menghidupkan proyek mobil Apple yang proyeknya dinamai “Project Titan”.

CV Kranz Di BMW

Setelah sukses menjalankan tugas di divisi Mini-BMW dan tim yang mengerjakan mobil sport dan SUV, Ulrich Kranz diminta untuk menjalankan Proyek i, sebuah proyek skunkworks untuk kendaraan bertenaga baterai yang dimulai pada tahun 2008. Hasil akhir dari proyek ini: BMW i3 compact all-electric dan BMW i8 sport plug-in hybrid yang hingga ini menjadi salah satu mobil sport hybrid paling ikonik bukan hanya dalam sejarah BMW i, namun dalam dunia otomotif secara keseluruhan. Ulrich Kranz meninggalkan BMW pada tahun 2016 dan segera menjadi chief technology officer di Faraday Future, sebuah startup kendaraan listrik yang berbasis di Los Angeles, AS. Kranz hanya mengabdi selama tiga bulan, sebelum mendirikan Canoo. Kedua perusahaan telah berjuang dengan teknologi dan kemampuan mereka untuk memproduksi kendaraan sendiri, sementara Canoo dilaporkan membahas penjualan saham ke Apple dan perusahaan lain.

Canoo pun go public pada bulan Desember setelah merger terbalik dengan special purpose acquisition company, atau SPAC, yang disebut Hennessy Capital Acquisition Corp. Pada bulan lalu, Canoo diselidiki oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS, menjadi startup mobil energi bersih ketiga yang mengungkapkan penyelidikan federal pada tahun lalu. Canoo berencana untuk meluncurkan minivan dengan harga kurang dari 497 juta pada tahun depan. Apple telah bekerja dengan BMW selama bertahun-tahun, dimulai dengan pengintegrasian iPod dengan sistem infotainment otomatis pada tahun 2004 dan baru-baru ini membuat iPhone berfungsi ganda sebagai kunci mobil. CEO Apple, Tim Cook terlihat sedang menginspeksi BMW i8 di luar kantor pusat Apple Cupertino, California, pada tahun 2014, dan eksekutif perusahaan diketahui telah mengunjungi kantor BMW dalam beberapa tahun terakhir.

Electrified Mobility ini sangat berhasil menghipnotis berbagai perusahaan yang aslinya tidak bermain di dunia otomotif untuk berlomba-lomba membuat mobil listrik. Apa tanggapan kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: