Anti Mati Listrik : Hyundai Sonata Hybrid Andalkan Atap Panel Surya

Anti Mati Listrik : Hyundai Sonata Hybrid Andalkan Atap Panel Surya
0  komentar

AutonetMagz.com – Padamnya listrik PLN yang membuat sebagian penduduk pulau Jawa dan mungkin Bali jadi kalang kabut langsung mengarahkan kami akan betapa vitalnya peran listrik di saat ini, apalagi di masa depan jika mobil listrik sudah menjamur di sana-sini. Katanya mau menggalakkan populasi mobil listrik, harusnya listriknya siap sedia dong, ingat kan betapa kelabakannya pengguna mobil biasa saat terjadi kelangkaan BBM? Nah, mungkin memang harus dicari sumber energi lain.

Untuk menghasilkan energi listrik sendiri, ada banyak cara. Cara paling konvensional dan semua orang sudah tahu dampaknya adalah menggunakan batu bara, namun ada juga cara lain. Ada yang pakai tenaga angin, ada yang pakai tenaga air, bahkan ada yang pakai tenaga matahari alias panel surya. Tenaga matahari memang paling menarik, karena ia akan selalu ada untuk waktu yang sangaaat lama, sebab usia matahari memang masih miliaran tahun lamanya sebelum mati.

Berkat kemajuan teknologi, panel surya untuk menangkaptenaga matahari kini bisa lebih kecil, murah dan fleksibel untuk dipakai dipermukaan yang lebih kecil. Setelah Nissan Leaf pakai panel surya kecil,sekarang giliran Hyundai Sonata hybrid baru memakai atap panel surya.Menariknya, atap panel surya ini bukan opsional ekstra, melainkan fiturstandar. Sistem ini akan memanen energi listrik dari sinar matahari saat mobildiam maupun berjalan.

Hyundai mengklaim atap panel surya ini bisa mengisi daya baterai sekitar 30 hingga 60 persen per hari, dan tiap 6 jam pengisian harian akan meningkatkan jarak perjalanan lebih jauh, kira-kira ekstra 1.300 km setiap tahun. Lumayan juga kan? Atap surya ini membantu sistem hybrid bawaan yang terdiri dari mesin 2.000 cc 150 hp dan 188 Nm plus baterai dan motor listrik yang menyumbang tambahan 51 hp dan 205 Nm milik Hyundai Sonata hybrid.

Teknologi atap suryaadalah contoh yang baik tentang komitmen Hyundai untuk menjadi penyediamobilitas bersih. Teknologi ini memungkinkan pelanggan kami untuk secara aktifmengatasi masalah emisi. Kami berusaha untuk memperluas penerapan teknologi diluar jajaran kendaraan ramah lingkungan untuk kendaraan dengan mesin pembakaraninternal, ”kata Heui Won Yang, Wakil Presiden Senior dan Kepala UnitTeknologi Hyundai Motor Group. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: