Toyota Rush Facelift Kembaran Terios Juga Resmi Meluncur Hari Ini

Toyota Rush Facelift Kembaran Terios Juga Resmi Meluncur Hari Ini
0  komentar
Toyota-Rush-facelift

AutonetMagz.com – Mengikuti saudara kembarnya yang dirilis beberapa jam lebih dulu, PT Toyota Astra Motor selaku Agen Pemegang Merek (APM) Toyota di Indonesia juga meluncurkan Toyota Rush facelift baru yang punya sejumlah ubahannya sudah kami beberkan beberapa hari belakangan ini. Apa saja bedanya dengan Terios?

Jujur saja, antara Toyota Rush termahal dan Daihatsu Terios R facelift wujudnya benar-benar sama persis, hanya berbeda di logo Toyota dan Daihatsu saja. Jika anda kurang suka ubahan Toyota Rush baru ini, mungkin bisa melirik saudaranya, Daihatsu Terios R Adventure yang punya body kit dengan desain yang berbeda.

Audio-Toyota-Rush-facelift

Luarnya tak beda dengan Terios, begitu juga dalamnya. Namun yang membuat kami penasaran adalah audi Rush yang diklaim memiliki fitur baru. Untuk tipe termahal, audio AVX bawaannya sudah punya layar 6,1 inci, bisa membaca DVD dan lengkap dengan koneksi bluetooth, AUX dan USB. Sementara untuk varian G, hanya fitur bluetooth saja yang absen, sementara fitur lainnya tetap ada.

Sama seperti Terios, mesin 3SZ-VE yang sama dengan milik Avanza tak diubah sama sekali, masih dengan tenaga 109 PS dan torsi 141 Nm, begitu pula transmisi manual 5 speed dan matik 4 speednya. ABS, EBD dan 2 airbag hadir sebagai fitur keselamatan standar.

Toyota-Rush-facelift-2015

Toyota Rush facelift dijual mulai 228,7 juta Rupiah untuk tipe G manual dan 238,7 juta Rupiah untuk transmisi otomatis, sedangkan varian TRD dijual mulai 238,95 juta Rupiah untuk transmisi manual dan 252,25 juta Rupiah untuk transmisi otomatis. Berarti, harganya naik tidak sampai 16 juta rupiah, meleset dari bocoran email dan harga yang pernah kami dapat.

Bagaimana menurut anda sekilas tentang Rush baru ini? Sampaikan pendapat anda di kolom komentar, dan nantikan First impression review Toyota Rush facelift dari AutonetMagz!

Read Prev:
Read Next:
  • Mayan lah, daripada ga ada perubahan sama sekali

  • Dan dengan kriteria khas Indo
    Kabin luas + merk toyota = laris 😀

  • Setelah innova dono, kemudian yaris lele…. lha terus ini apa? Rush tukul??

  • Flows

    Ini mobil apa vampir? ada taringnya gitu …eh?

    • saah

      biasa toyota kan sukanya tempel2 bodykit biar keliatan sporty, menurut dia sih gitu. walaupun kalau kena benturan bodykitnya suka copot sendiri. make up doang tebel. LOL

  • gtd

    jelek bgt bro. norak. aneh.

  • min HU rush lama bisa di upgrade dengan HU rush baru ngak??

    • Ridwan Hanif

      mesti ganti panel tengahnya, karena sizenya beda

  • bayu

    wuihhh bagus yaaa…… (velg nya)

  • Keren…peleknya

  • booooooooo

    Penonton kecewa

  • Bagus untuk dipajang dikampung…. Heran bgt sama toyota ga habis2nya facelift, dan makin lama kelihatan makin jelek. Mesin juga ganti, lelet dan limbung! HUnya terlihat murahan buatan cina glodok wkwkwkwk

  • Biasa aja sih… No koment…!!
    Mnding ambil HRV type trendah aja,, ato ecosport tanpa konde..

    Autonetmagz kog Nissan Nevara kok gag di review..??

    • Ridwan Hanif

      katanya baru launching ya? kita nggak diundang. maklum kita mah media apa atuh… hahaha

  • Sejak di kabarkan ni mobil hampir tiap hari ni mobil ku tetetin
    Eh gk pernah nemmu poto bagian samping
    Alias tampak samping
    Aduh ………….

    • d

      Model yng kmren aja blm lunas dah nimbul yng baru hehehe

  • orangbaru

    Klo taringnya ga da, malah mirip terios..terios skrg malah mirip rush..apa nanti 2016 yaris mirip terios..bolak balik make up nya..hee bcanda kok..

    Duit ane baru 180jt..keluar mobil ini, makin mahal dan makin puyeng..secara compact suv ya cmn terios dan rush..mau ford, waduh luar pulau jawa susah aftersales sparepartnya..gmn lagi, mau ngedumel, cmn toyota king nya disini..

  • rony

    oh jadi ceritanya toyota rush varian tertinggi (TRD) itu sama kayak terios varian kedua tertinggi (R), tapi dengan harga lebih murah puluhan juta, kalo konsumen cerdas mestinya lebih milih Terios R, kecuali dibutakan sama emblem T (yang sebenernya pengguna Terios R juga bisa tinggal beli aja emblem T ganti dewek hehehe)

    • Iya..pilihan yg lebih “cerdas” dan masuk akal. Kl yg gini2 masih lebih masuk akal Daihatsu kl sm persis dalemannya

  • Salam Sejahtera dan Semoga Autonetmagz di Berkahi Tuhan! Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan. Secara keseluruhan mengenai SDM dari Autonetmagz yang tidak “Profesional”. Pertama, terkait beberapa akun Official Autonetmagz di Youtube dan Askfm. Autonetmagz begitu gencar mempelopori banyak kalangan untuk sesegera Follow akun tersebut. Namun disini terlihat ketidakprofesionalannya. Akunnya sangat Lambat respon dan daya serap distribusi dari dalamnya sangat lemot. Entah upload Youtube ataupun membalas pertanyaan di Askfm. Kedua, mengenai situs Autonetmagz.com yang sering memberikan ketegasan akan memberikan First Impressions sebuah mobil. Dari mulai Santa Fe dan Serena, dan telah berlalu beberapa hari masih saja belum dipubliskan Impressions terbesut. Meskipun setelahnya akan di publish, saya rasa malah jadi sangat terlambat. Ketiga, saya bangga terhadap Autonetmagz yang gencar secara independent “KecualiFord” dalam kejujuranya pada setiap lineup mobil, tapi ya tolong ketika anda yakin dengan kejujuran dan ke independentan diri anda, tolong diikut sertakan dengan kualitas SDM yang baik juga. Terutama hal hal yang mungkin terlihat sepele seperti yang saya sebutkan diatas. Jadi tidak terkesan “Sok Ikut Campur Urusan Orang Padahal Urusan Diri Sendiri Masih Menumpuk!”. Ini hanya sekedar kritik dan saran dari saya sebagai pelanggan setia beberapa chanel khusus Autonetmagz, agar Media Otomotif kesukaan saya bisa menjadi lebih baik. Dan terakhir, Sebuah Kejujuran memang sangat amat penting, tapi KeJujuran akan sangat baik ketika diikuti dengan rasa beretika. Singkatnya jujur bertika lebih baik dibanding jujur yang gembor sana sini. OHYA, karena beberapa orang disini begitu sensitif dengan Toyota dan Honda, sekedar info saja, saya berbicara seperti ini bukan karena saya Toyota atau Honda Fans. Karena kendaraan saya sendiri digarasi Didominasi merek Eropa dan beberapa Jepang. Thanks Autonetmagz, Good Job bro!

    • Ridwan Hanif

      1. memang kita masih banyak kekurangan, karena autonetmagz masih sebatas hobby dan kita masih punya kegiatan di real life (dapur mesti ngebul bro), untuk ke depannya kita lagi coba untuk mulai kebuka untuk merekrut petrol head baru yang punya kesamaan visi sama autonetmagz. AutonetMagz buat kita Hobby dan bisa juga dibilang perusahaan start up, dengan waktu yang kita punya dan segela keterbatasan yang kita hadapi, ya inilah yang sementara ini bisa kita berikan. Makanya kalau ada bantuan dari pembaca kita terima kasih banget loh. Alhamdulillah banyak yang bantu kita selama ini meskipun kita juga bingung gimana balesnya.

      2. kecuali ford? yakin? coba search ford recall, kita selalu naikan plus dan minus, dalam artikel transmisi kemarin juga kita sebutkan kekurangan dct yang notabene digunakan di setiap produk ford baru. Intinya kita akan terbuka terhadap siapa saja yang mau iklan, tanpa harus mengurandi objektifitas, kita bisa tampilkan apa yang mau di highlight dari mobil tersebut dalam bentuk artikel atau video, tapi untuk review tidak kita jual karena harus independen. tapi perlu diakui juga kalau mereka punya produk bagus kok
      3. Kita nggak jelek-jelekin Toyota Honda, saya di garasi ada honda sama toyota juga kok… :p

      makasih atensinya… hehehe

      • Saya mau berpendapat soal ini. Terus terang kl masalah tulisan justru saya lebih suka style Autonet yg apa adanya sih. Karna buat saya itu mewakili sekaligus menjadi bahan buat produsen untuk meningkatkan setiap produknya ke depan nanti
        Kl masalah sentimen,wajar kl orang2 pengguna bahkan fanatik 2 merk besar itu sentimen..apalagi kl pemberitaannya cenderung kearah kritik atau negatif..karna memang sebagian besar pengguna mobil di Indo itu Toyota dan Honda
        Saya sekitar 5 taunan sblomnya juga masih menganggap Toyota dan Honda masih yg terbaik,karna bs dibilang awam soal mobil. Ketika saya mulai tau dan ngliat secara realistis,saya emg ngrasa kedua merk itu emg perlu dikritisi habis2an. Mereka sadar konsumen makin banyak yg pake dan mereka jd minim inovasi. Liat aja produknya sekarang,ga semakin bagus menurut saya. Bahkan dengan kualitas yg demikian harganya jd berasa overprice. Apalagi kl tau kenyataan bahwa sebagian produk mereka ud CKD
        Kl masalah produk Ford yg seringkali muncul di Autonet,mungkin bs liat media **** **** sebagai pembanding. Saya langganan juga,dan kenapa saya akhirnya berkesimpulan media langganan saya itu terkesan subjektif:
        Pertama,sejak diluncurin taun lalu hingga sekarang saya ga pernah liat Ford Ecosport dites lengkap bahkan di compare dengan merk lain. Malah Nissan Juke yg bahkan blom facelift (2014) selalu dibanding2kan dengan Renault Duster. Seolah2 dikelasnya cm 2 merk itu yg berkecimpung di kelasnya. Gatau apa alasannya. Kedua,bahkan di penganugerahan award sekalipun ga ada satupun merk Ford yg masuk even cm sebagai peserta. Contohnya kayak kelas hatchback,Ford punya Fiesta yg jelas punya segudang kelebihan dibandingin lawan dikelasnya (sblom Mazda2 baru keluar). Tp yg menjadi kandidat cm duo jepang Toyota-Honda,yg secara produk jauh dr Fiesta selain soal akomodasi dan kenyamanan. Sm kayak Ecosport,Nissan Juke yg jelas2 ga ada perkembangan dr taun ke taun malah terus diadu dan bahkan jd pemenang award 4x berturut2. Itu cm beberapa contoh aja. Padahal kl untuk kasus Ecosport,**** **** sebagai media besar harusnya dengan mudahnya dapet unit pinjaman
        Jd,kl soal Ford sebenernya Autonet cm ingin bilang bahwa ini merk banyak talentanya tp orang ga nglirik karna alesan sentimen yg menurut saya ga berdasar
        Dan kl kembali ke soal penulisan,memang harus apa adanya menurut saya,karna orang sini mayoritas ga memilih produk berdasarkan kualitas produk..tp sejarah dan merk tertentu. Media sebelah sepertinya juga masih terjebak seperti itu. Menurut saya,objektif itu adalah jika dilihat dr keseluruhan produk. Bukan merk semata. Edukasi perlu bgt agar konsumen bs menilai secara objektif soal produk pilihannya
        Saya juga baru 5 taun belakangan menyadari hal tersebut,dan sampe sekarang mobil2 pilihan saya masih rapi dan terawat di garasi tanpa keluhan yg berat. Hehe

        Buat Autonet,pertahankan soal ini..ambil input yg baik dan gausah gubris komen2 yg sifatnya ga berdasar. Ini adalah salah satu media yg sangat objektif dan apa adanya,dan itu masih saya jarang temui hingga saat ini. Dan terus terang,1-2 mobil yg saya beli juga didasari tes sendiri dan referensi dr Autonet. Mantap.

    • Otoy

      klu jelek mah jelek aja…emang bener toyota cuma jualan nama kan…klu gw baca gk ada yang salah dari review Autonetmagz….komentar jelek pada merk otomotif ngapain harus di pusingin,mobil juga bukan mobil bangsa kita….tapi saran gw untuk Autonetmagz kayak nya masih kurang berani dalam mereview khususnya dalam hal kekurangan suatu produk,tolong lebih ditingkatin lagi…hahahaha

      • Maddog

        Tp tetep aj bang, toyota ga boleh difitnah, dibully, dicela melulu, bisa bisa autonetmagz dipenjara atas pencemaran nama baik
        Autonetmagz hrs berkata apa adanya, tdk boleh memihak, contok yg dipihaki:
        Suzuki
        Mazda
        Nissan
        Ford
        Chevrolet, dll

        Contoh yg dibully/fitnah

        Honda
        Toyota

        • Doggy

          Malang sekali nasib honda & toyota, selalu dibully habis habisan

  • Itu yang tipe g udah ada rear spoiler blm, kan yang dulu tuh blm jadinya kelihatan culun

  • erwinperdana

    Untung g jadi rush thn baru kemaren,,,

  • zatha rahman

    Untuk autonetmagz sendiri sy rasa udh cukup objektif sbg media otomotif. Note, sy udh berhenti beli majalah yang **** **** itu sejak tau autonetmagz. Sy tau majalah tsb subjektifnya ampun2an padahal sy langganan dari edisi2 awal. Terus terang sy kecewa dgn majalah tsb krn subjektifnya ampun2an. Autonetmagz sy kira walaupun hanya sbg hobby sudah cukup bagus, bahkan saya rasa lebih objektif daripada media yg cetak.

    Utk soal ford, saya rasa emg cukup bagus jadi ga heran dapet banyak pujian di autonetmagz. Wajar lah kalo media muji suatu mobil. Tapi buat Autonetmagz, saran aja, jgn terlalu muji2 sebuah mobil krn di pihak pembaca, termasuk sy juga jadi terasa ga objektif. Note, sy bukan sales ford, org mobil saya aja 2 crv kembar sama jazz *bukan sales honda*, kerjaan sy cuma Automotive Photographer, liat aja di insta sy @veyvez.

    Utk autonetmagz, menurut saya udh cukup objektif, tingkatkan lagi aja, dan jgn kecewa sama atpm yg ga ngundang klo launch. Sy tertarik kok klo mau direkrut sama autonetmagz. Terus terang ane seneng ma autonetmagz krn segi objektifitasnya itu tinggi, beda jauh sama media **** **** yg katanya lisensi jerman itu. Ane bahkan ngakak saat media itu nulis bahwa h**da mo***io katanya kualiti interiornya bagus. Untuk autonetmagz, maju terus dan jgn hiraukan komen2 yg black campaign serta atpm yg berusaha ganggu objektifitas autonetmagz. Maju terus Autonetmagz!

    Salam petrolheads,
    Zatha Alrahman / @veyvez

    Nb: buat @ridwanhr dan @hillsat, follback ig ane dong, hehe

  • embuh

    ini mobil yang biasanya belagu di jalanan sok2 ngasepin juke dan ecosport. mereka kira size kecil lebih murah dan gak bertenaga ? perlu diinget, terios atau rush itu entry level SUV yang biasa di eropa dipake mobil keluarga bukan untuk ngebut. Ini mah sama aja body kaleng kerupuk rasa avanza-xenia.