AutonetMagz.com – Peningkatan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas manufaktur menjadi pondasi utama dalam aktivitas industri. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan SDM tersertifikasi agar siap terjun langsung di dunia kerja. Sejalan dengan hal itu, pada tahun ini Toyota Indonesia Academy (TIA) berhasil mencetak sebanyak 72 lulusan SDM tersertifikasi. Sejak didirikan pada 2016, TIA telah melahirkan 327 SDM ahli yang sudah berkarya di TMMIN maupun rantai pasok industri otomotif nasional.
Rangkaian Pembelajaran
Mengusung tema “Strengthening Student’s Capabilities to Eliminate Inefficiency in Manufacturing”, TIA menerapkan transformasi kurikulum Advance Mechatronic. Caranya adalah dengan melakukan improve proses melalui pendekatan Toyota Production System dan pembekalan berkonsep project based learning. Kemampuan lulusan TIA juga diasah melalui praktik pelatihan kerja/magang dan diaplikasikan dalam proses produksi manufaktur.
TIA juga melakukan evaluasi Focus Group Discussion (FGD) bersama para pakar industri. Tujuannya agar dapat mengetahui dan beradaptasi lebih cepat dengan kebutuhan industri, sehingga kurikulum yang diaplikasikan dapat menjawab tantangan perkembangan teknologi. Pada tahun ke-2 masa pendidikan, seluruh mahasiswa diberikan program magang di industri selama 1 tahun agar lulusan TIA dapat lebih beradaptasi dengan teknologi terbaru di industri manufaktur nasional.
Catat Banyak Prestasi
Sejak tahun 2019 hingga saat ini, mahasiswa TIA terus menorehkan prestasi di berbagai kompetensi baik itu di dalam dan luar negeri. Pada tahun 2024, mahasiswa TIA berhasil meraih medali emas dan medali perak pada ajang Asia Pacific Skill Contest di Thailand. Selain mencatatkan prestasi di kancah global, lulusan TIA juga sudah banyak yang menempati posisi sebagai Team Leader di line Press, Assembling, dan Welding Shop.
Read Next: MG Luncurkan All New MG ZS untuk Pasar Inggris, Harga Mulai Rp 440 Jutaan!