Toyota C+Pod Sudah Dijual Umum di Jepang, Mulai 204 Jutaan!

Toyota C+Pod Sudah Dijual Umum di Jepang, Mulai 204 Jutaan!
0  komentar

AutonetMagz.com – Masih ingat dengan nama Toyota C+Pod? Yap, sebuah micro car bertenaga listrik yang sengaja dihadirkan oleh Toyota Astra Motor (TAM) ke Indonesia untuk ditempatkan di beberapa obyek pariwisata pilihan. Saat ini, Toyota C+Pod EV sudah tersedia di BTDC Nusa Dua dan STDC-DT Danau Toba. Toyota C+Pod sendiri kini berada di bawah pengelolaan TRAC dan bisa disewa untuk digunakan berkeliling di daerah wisata tersebut. Lantas, apakah nantinya Toyota C+Pod akan dijual umum? Nyatanya, sekarang Toyota C+Pod sudah dijual secara umum. Tapi di Jepang. Mari kita bahas lebih lanjut.

Mulai Dijual Umum Per 23 Desember 2021

Saat diluncurkan pertama kali di bulan Desember 2020 silam, Toyota C+Pod hanya dipasarkan secara terbatas saja pada beberapa perusahaan ataupun organisasi khusus. Keperluannya tentu untuk menciptakan ekosistem EV bagi korporasi ataupun organisasi yang membutuhkan mobilisasi terbatas, namun ingin ramah lingkungan. Oleh karenanya, Toyota C+Pod dihadirkan oleh TAM di kawasan – kawasan pariwisata yang memiliki komplek khusus dan terbatas. Kali ini, Toyota Motor Jepang ternyata telah resmi membuka akses Toyota C+Pod pada konsumen umum. Toyota mulai memasarkan Toyota C+Pod pada konsumen umum per tanggal 23 Desember 2021 kemarin. Lantas, berapa harganya? Sesuai judul di atas, Toyota C+Pod dihargai mulai 204 jutaan Rupiah di Jepang. Lebih lengkapnya, Toyota C+Pod dipasarkan dalam 2 varian yaitu X dan G. Untuk Toyota C+Pod tipe X dibanderol 1.650.000 Yen atau setara 204,2 jutaan Rupiah. Sedangkan Toyota C+Pod tipe G dibanderol 1.716.000 Yen atau setara dengan 212,4 jutaan Rupiah. Eits, tapi masih ada biaya tambahan untuk opsi lain.

Jadi, harga itu berlaku untuk Toyota C+Pod berwarna hitam dan putih standar. Sedangkan untuk versi two tone harus menambah 27.500 Yen atau setara 3,4 jutaan Rupiah. Dan opsi three tone harus menambah 44.000 Yen atau setara 5,4 jutaan Rupiah. Lantas, apa yang kita dapatkan dengan harga tersebut? Kalian mendapatkan sebuah BEV dengan motor listrik 1RM (Permanent magnet electric motor) berpenggerak roda belakang dengan jarak tempuh maksimal 150km (tanpa AC) dan juga kecepatan maksimal 60 km/jam. Oiya, Toyota C+Pod muat dua orang, dan masih ada sedikit space di belakang kursinya yang bisa difungsikan sebagai bagasi. Untuk ukuran, Toyota C+Pod juga sangat amat mungil. Panjangnya tak sampai 2,5 meter atau hampir setara wheelbase Toyota Avanza lawas. Lebarnya juga tak sampai 1,3 meter, dengan tinggi 1,55 meter saja. Alhasil, mobil ini sangat mudah untuk dikendarai dan juga tidak makan space besar untuk parkir. Bahkan, mimin pun sempat mengendarai mobil ini di Bali dan memarkirkannya di parkiran motor. Oiya, test drive mobil ini akan kami bahas di artikel terpisah.

Fitur Keselamatan Mumpuni

Walaupun berstatus micro BEV, bukan berarti Toyota C+Pod hadir dengan kelengkapan trondol. Untuk urusan keselamatan, bisa dikatakan fitur Toyota C+Pod sudah cukup mumpuni untuk mobil yang hanya bisa berlari 60 km/jam. Toyota C+Pod dibekali dengan Pre Collision System yang bisa mendeteksi pejalan kaki baik siang maupun malam, dan pesepeda di siang hari. Sistem ini mengandalkan millimeter wave radar dan monocular camera dalam operasionalnya. Selain itu, mobil ini juga dibekali Parking support brake depan dan belakang. Toyota juga menjamin body mobil ini sudah diperkuat dan lebih tahan hantaman, walaupun sekilas mobil ini terlihat ringkih. Oiya, fitur keselamatan lain seperti VSC, Traction Control, EBD, 2 Airbags dan ABS pun juga disematkan di mobil ini. Khusus untuk tipe X, konsumen hanya bisa memilih opsi warna putih dengan velg kaleng tanpa dop. Sedangkan untuk tipe G, ada opsi two hingga three tone dengan velg kaleng hitam dan dop silver. Nampaknya, Toyota C+Pod yang ada di di Indonesia adalah tipe G dengan opsi single tone.

Jadi, bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: