Toyota Boyong Ekosistem Mobil Listrik di Bali, Bisa Disewa Lho

by  in Berita&Merek Mobil&Nasional
Toyota Boyong Ekosistem Mobil Listrik di Bali, Bisa Disewa Lho
0  komentar

AutonetMagz.com – Kalau kami meminta kalian membayangkan salah satu destinasi wisata lokal di Indonesia, maka daerah mana yang langsung muncul di pikiran kalian? Kalau kami, tentunya Bali. Pulau Dewata memang memiliki banyak potensi yang selalu mengagumkan untuk wisatawan, baik lokal maupun interlokal asing. Namun, sejak adanya pandemi COVID-19 ini, sektor pariwisata pun ajlok bukan main. Nah, untuk mendukung pemulihan sektor pariwisata, sembari memperkenalkan teknologi elektrifikasi, Toyota Astra Motor (TAM) pun memulai proyek EV Smart Mobility di The Nusa Dua, Bali. Yuk kita bahas lebih lanjut.

Hadirkan Ekosistem Mobil Listrik di Bali

Ini merupakan sebuah terobosan yang menarik, karena TAM tidak hanya menjual produk elektrifikasi, namun menghadirkan ekosistemnya juga di Indonesia. Jadi, TAM menghadirkan ecotourism yang terintegrasi dengan produk–produk elektrifikasi Toyota berteknologi (BEV) dan (PHEV). Project EV Smart Mobility ini didukung oleh 13 partnership yaitu PT Astra International Tbk., Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), PT Aisin Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor, PT Denso Indonesia, PT KDDI Indonesia, PT Asuransi MSIG Indonesia, PT Panasonic Gobel Indonesia, PT Sugity Creatives, PT Toyota Astra Financial Services, Toyota Industries Corporation, PT Toyota Tsusho Indonesia, dan TCD Asia Pacific Indonesia. Selain itu, Toyota juga bekerjasama dengan PT Serasi Auto Raya (SERA), yang akan menangani aktivitas operasional project EV Smart Mobility.

EV Smart Mobility merupakan sebuah project besar bagi kami yang menjadi bagian penting dari perjalanan 50 tahun Toyota di Indonesia. Sebagai perusahaan mobilitas, kami harap EV Smart Mobility ini tidak hanya dapat menjadi contoh konkrit dari solusi mobilitas Toyota untuk mendukung pemanfaatan teknologi elektrifikasi bagi masyarakat luas, tapi juga sebagai bentuk realisasi dari komitmen Toyota untuk menghadirkan Mobility Happiness for All. Kedepannya, kami tidak hanya akan menyediakan alat transportasi, tetapi lebih dari itu, kami juga ingin dapat memenuhi semua kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang beragam, termasuk kebutuhan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka serta melestarikan lingkungan di sekitar mereka,” kata President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Susumu Matsuda. Nah, dalam proyek ini, TAM menyediakan 3 model elektrifikasi yang bisa disewa di Bali.

Ada 30 Unit, dan 3 Model

Ketiganya adalah Toyota Prius PHEV, Toyota C+Pod EV, dan Toyota Coms EV. Kalau dirinci, ada total 30 unit yang disediakan, dan terdiri dari 20 unit Toyota COMS (BEV), 5 unit Toyota C+pod (BEV), dan 5 unit Toyota Prius PHEV. Untuk Toyota Coms EV, pengunjung dapat menggunakan mobil 1 seater ini untuk mengelilingi area The Nusa Dua Bali. Pun begitu dengan Toyota C+Pod EV yang memiliki kapasitas lebih besar dan jarak lebih jauh. Sedangkan untuk Toyota Prius PHEV dapat digunakan sebagai layanan airport transfer dari dan ke kawasan Bandara Ngurah Rai serta sebagai kendaraan untuk bermobilitas di wilayah Bali. Oiya, project EV Smart Mobility juga dilengkapi dengan teknologi panel matahari atau solar panel guna memenuhi kebutuhan shelter/station untuk mengisi daya listrik pada kendaraan elektrifikasi Toyota.

Untuk dapat menggunakan layanan pada project EV Smart Mobility, selain datang langsung ke station di depan central parkir The Nusa Dua (di depan Bali Collection) atau ke station di area pintu masuk Pulau Peninsula The Nusa Dua, EV Smart Mobility juga dapat diakses secara digital melalui aplikasi mTOYOTA dan TRAC To Go. Toyota juga melengkapi unit Toyota C+pod dan Toyota Prius PHEV dengan fitur Digital Key sehingga pengguna dapat melakukan seluruh akses secara digital, mulai dari bookingpayment, hingga akses seperti membuka dan mengunci pintu mobil dan juga menyalakan mobil hanya dengan menggunakan smartphone pengguna. Seluruh 30 unit pada project EV Smart Mobility akan disterilisasi sebelum dan sesudah digunakan, jadi tentunya aman untuk digunakan. Menarik kan, liburan sembari mencoba mobil listrik.

Jadi, bagaimana menurut kalian? Kalau menurut kami, kami pun ingin mencoba merasakan sensasinya kalau ada kesempatan berkunjung ke Bali. Yuk sampaikan pendapat kalian, kawan.

Read Prev:
Read Next: