Tips Memilih Mobil Bekas Untuk Mudik Ala AutonetMagz

by  in  Serba 7 & Tips
Tips Memilih Mobil Bekas Untuk Mudik Ala AutonetMagz
0  komentar

AutonetMagz.com – Menjelang arus mudik 2018, maka segala persiapan untuk mudik perlu kita lakukan. Sebelumnya, kami sudah menyajikan dua kali tips ringan ala AutonetMagz untuk menyambut Mudik 2018. Nah, jika kalian belum membaca, kalian bisa membaca Tips Moda Transportasi untuk Mudik, dan juga Tips Ringan Menyambut Mudik 2018. Oke, kali ini kami akan memberikan tips khusus bagi kalian yang ingin menjalani mudik 2018 menggunakan mobil pribadi, namun saat ini kalian belum memiliki mobil tersebut.

Lho? Kalau belum punya mobil, bagaimana bisa mudik dengan mobil pribadi jika belum punya mobilnya? Bisa, asal kalian punya dana untuk membeli mobilnya, lalu beli saja, beres. Namun kenyataannya, lebaran 2018 hanya menyisakan satu minggu ke depan, dan sangat susah untuk mendapatkan sebuah mobil baru. Yaaa… Kalau mau maksa asalkan unit tersedia dan bisa mendapatkan plat nomor sementara sih memang layak dan legal, tapi apa tidak repot?

Jika kalian meminati mobil-mobil beken seperti Mitsubishi Xpander, All New Toyota Rush, dan All New Daihatsu Terios, maka kalian harus gigi jari. Lalu bagaimana solusinya? Ada sebuah solusi yang sejatinya ada resikonya, yaitu membeli mobil bekas. Yap, membeli mobil bekas memang perlu ketelitian dan juga kesabaran, namun membeli mobil bekas juga menawarkan kemudahan dan juga singkatnya waktu asal segala transaksi berjalan dengan lancar, sehari saja bisa langsung beres.

Nah, bagi kalian yang memang ngotot ingin membeli mobil untuk keperluan mudik, maka mobil bekas adalah salah satu yang paling menggiurkan. Lalu, Apa yang harus kalian lakukan? Berikut kami akan bagikan 7 tips ringan bagi kalian yang memang ingin meminang mobil bekas untuk keperluan mudik 2018, cekidot.

Pilih & Pelajari Mobil Incaran

Jika kalian ingin membeli mobil bekas, maka pastikan kalian memilih mobil apa yang kalian incar, apalagi variasi model mobil bekas sangat luas dan beragam. Mungkin ada beberapa orang yang cuek dengan beberapa kriteria seperti “Asal MPV“,“Asal Sedan”,”Asal Honda”atau“Asal Toyota”. Nah, hal semacam ini sejatinya tak apa, asal setelah ada kondisi tersebut, kalian merinci model apa yang kalian inginkan. Kok harus sampai begitu segala sih?

Mudah, ini penting supaya kalian bisa fokus pada mobil yang kalian incar, sehingga kalian bisa mempelajari lebih lanjut mobil apa yang kalian incar. Bagaimana cara mempelajari mobil tersebut? Ada banyak cara untuk mempelajari sebuah mobil, kalian bisa mencari informasi di berbagai media, baik Youtube, media-media otomotif, maupun sumber lainnya.

Namun yang paling kami anjurkan adalah bertanya pada orang yang pernah atau sedang memakai mobil tersebut. Kalian bisa mendapatkan informasi paling berharga dari owner mobil, yaitu masalah apa yang sering muncul, dan seberapa nyaman owning experience dari mobil yang kalian incar. Jika kalian tak punya kenalan yang menggunakan mobil tersebut, maka kalian bisa mencari komunitas atau grup mobil yang kini sudah banyak tersebar di media sosial, ataupun masuk ke forum-forum otomotif yang membahas terkait mobil yang kalian incar.

Intinya, semakin banyak mengenali seluk-beluk mobil incaran kalian, maka semakin kuat alasan kalian untuk memutuskan memiliki mobil yang kalian incar tersebut atau tidak.

Manfaatkan Online Marketplace

Para pembeli mobil jaman old, jika ingin membeli mobil bekas, maka yang mereka lakukan adalah membaca kolom jual beli di koran ataupun mendatangi showroom-showroom  mobil bekas di kota mereka. Itu kan dulu, tapi kini kita semakin dimudahkan dengan adanya banyak aplikasi maupun web service yang memberikan layanan untuk mengiklankan mobil bekas. Yang harus kalian lakukan adalah cari mobil incaran kalian via aplikasi maupun web service tersebut.

Hal tersebut akan banyak menghemat waktu kalian dibandingkan harus keliling dari satu showroom ke showroom  lain. Selain itu, jikalau kalian bisa mendapatkan unit dari tangan pertama, maka kalian akan lebih mudah untuk mengurus balik nama, dan biasanya pun harga akan bisa dinego lebih murah dibandingkan dengan showroom.

Teliti Memilih, Jangan Tergiur Harga Murah

Jika kalian sudah memilih mobil tertentu, dan sudah melakukan survey baik secara online maupun tidak, maka berikutnya kalian akan mendatangi unit yang kalian incar. Yang kalian perlu lakukan adalah teliti, cermat dan sabar. Yap, ketiga hal tersebut perlu kalian miliki, karena kalian ada di fase yang sangat menentukan. Kondisi dari mobil bekas sangat relatif dan beragam, sehingga fase pengecekan ini akan menjadi fase krusial yang akan menentukan kalian untuk membeli ataupun batal membeli unit tersebut.

Mengapa fase ini menjadi fase krusial? Karena jikalau ada kesalahan atau ketidakcermatan dalam memilih unit, bisa jadi berakhir fatal. Lalu bagaimana jika kalian tak punya cukup pengetahuan untuk mengecek mobil bekas? Tenang, banyak kok solusi yang sanggup mengatasi hal tersebut. Pertama, jika kalian punya kenalan yang bisa kalian percayai dan punya wawasan tersebut, maka ajaklah beliau. Bila tak ada, maka kalian bisa gunakan jasa inspeksi yang kini sudah banyak bertebaran.

Tak ada jasa serupa di daerah anda? Solusi terakhir, jika kalian sudah terlanjur suka dengan unit tersebut, namun masih was-was, maka lakukan saja general checkup di bengkel resmi, tentunya dengan persetujuan dari sang empunya. Jika inspeksi sudah kalian lakukan, maka berikutnya kalian bisa mengambil keputusan. Oh iya, jikalau kalian menemukan unit menggiurkan dengan harga murah, harap berhati-hati, karena bisa saja harga murah tersebut bisa saja karena produk yang dijual juga memble.

Sadarilah, Mobil Bekas Pasti Punya PR

Lumrah saja jika kalian ingin membeli produk dalam kondisi prima, bahkan mungkin tanpa minus. Namun yang perlu kalian sadar, setiap mobil bekas adalah mobil yang sudah berjalan sekian kilometer. Otomatis kondisi dari sang kendaraan berbeda jika dibandingkan dengan dengan kendaraan baru. Ada beberapa calon pembeli mobil bekas yang ‘ngotot’ untuk mencari mobil yang sempurna, dan akhirnya justru memakan waktu yang sangat panjang untuk menemukan unit yang sesuai.

Pada dasarnya, tak apa menerima sebuah mobil bekas yang punya pekerjaan rumah, asalkan kalian bisa memastikan diri bahwa pekerjaan rumah tersebut bisa kalian tanggung, dan tak membuat susah kalian sendiri di masa depan. Beberapa pekerjaan rumah ringan seperti ganti ban, ganti oli dan juga beberapa baret ringan sejatinya tak menjadi masalah yang terlalu besar, asalkan mesin masih oke, kaki-kaki mantap dan juga pengendaraan masih stabil.

Namun jika mobil buruan kalian terindikasi pernah tertabrak, pernah terkena banjir, ataupun pernah mengalami masalah yang cukup akut, sebaiknya kalian hindari unit semacam itu. Bukan apa-apa, soalnya tidak ada kan yang mau mobilnya kenapa-kenapa di tengah jalan karena masalah yang besar?

Jangan Remehkan Masalah Dokumen

Nah, kebanyakan orang yang ingin membeli mobil sangat teliti urusan mesin, kaki-kaki, dan kelistrikan, hingga baret-baret di interior dan eksterior. Namun kadang beberapa orang justru lupa untuk mengecek dokumen yang sejatinya menjadi identitas dan legalitas dari kendaraan. Jangan sampai kalian lupa mengecek BPKB, STNK, faktur, dan juga buku servis serta dokumen-dokumen lainnya. Mengapa? Karena di bagian ini juga bisa saja menyimpan masalah. Contoh gampang, jual mobil atau motor yang NP alias No Paper pasti lebih murah karena dokumennya bermasalah.

Pastikan kalian mengecek kesesuaian nomor mesin dan nomor rangka dengan dokumen-dokumen tersebut, selain itu cermati juga status dari kendaraan, apakah pajaknya sudah terbayar atau malah telat. Kalian juga bisa mencermati total jarak tempuh dari kendaraan dengan membandingkannya dengan record dari buku servis. Mobil yang diservis di bengkel resmi punya jaminan yang lebih sahih terhadap aksi nakal memundurkan jarak tempuh kendaraan.

Sesuaikan Kondisi Keuangan Kalian

Memang membeli mobil untuk mudik adalah kebutuhan, namun jangan lupa bahwa kendaraan adalah kebutuhan tersier. Yap, kalian tentunya perlu menyesuaikan barang yang akan kalian beli dengan anggaran dana kalian. Memang ada opsi untuk mengambil mobil bekas dengan cicilan, namun jikalau nantinya akan membebankan kalian, maka lebih baik kalian membeli mobil yang sesuai dengan kemampuan kalian. Mengapa? Karena kita tak tahu masa depan seperti apa, dan jikalau kalian membutuhkan dana untuk keperluan lain, maka kalian butuh waktu jika ingin menjual mobil tersebut. Selain itu, seperti yang kami sebutkan sebelumnya bahwa mobil bekas pasti punya PR, maka kalian perlu sediakan dana untuk memperbaikin mobil tersebut, minimal servis rutin.

Simpan Kontak Penjual Mobil, Penting Untuk Informasi Mobil atau… Untuk Yang Lain

Karena membeli mobil bekas, kita harus tahu riwayat pemakaian mobil dari pemilik sebelumnya. Jika dibeli dari perorangan, tetap simpan kontak sang penjual meskipun urusan transaksi jual-beli mobil bekas sudah selesai. Ini akan sangat berguna jika kita ingin menanyakan sesuatu hal yang mungkin pernah dialami empunya dulu, sebab kemungkinan besar ia tahu jalan keluarnya.

Untuk tips ini, ada poin bonus jika penjualnya adalah lawan jenis yang masih lajang. Dengan dalih tertentu, kita bisa mengontak kembali sang mantan majikan mobil untuk basa-basi. Misalnya,”Permisi, mas/mbak, ini saya sudah ganti head unit mobilnya dengan yang lebih bagus, joknya juga sudah saya lapis bahan kulit yang baru, apa mbak/mas inget apa lagi yang bagusnya diperbaiki atau dibagusin? Mungkin nanti sekalian makan bareng begitu.” Smooooth….

Demikianlah tips-tips ringan mengincar mobil bekas ala AutonetMagz. Semoga tips ini bisa membantu anda menemukan penjual idama… Maksudnya mobil bekas idaman! Jika kalian punya pengalaman membeli mobil bekas, kalian bisa sampaikan di kolom komentar. Selain itu jika kalian ada tips dan panduan yang masih belum tersampaikan di artikel ini, kalian juga bisa menambahkan di kolom komentar di bawah ini.

Read Prev:
Read Next: