Test Drive Nissan Livina VE : Lahap Tanjakan Cangar!

by  in Berita&Merek Mobil&Nasional
Test Drive Nissan Livina VE : Lahap Tanjakan Cangar!
0  komentar

Surabaya, AutonetMagz.com – Segmen Low MPV merupakan segmen yang paling berdarah – darah di Indonesia saat ini. Banyak pabrikan yang turun di segmen ini untuk meraih titel produk dengan penjualan tertinggi. Nissan sebagai pemain lawas di segmen ini sudah cukup lama menjual Nissan Grand Livina. Oleh karenanya, di awal tahun 2019 ini pihak Nissan memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Livina yang notabene di-rebadge dari produk saudara se-aliansi mereka, Mitsubishi Xpander. Kami pun akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mencoba mobil ini secara langsung dari jajaran diler Nissan Datsun Surabaya-Sidoarjo-Malang.

Melanjutkan artikel Test Drive Nissan Terra VL yang sudah kami bahas sebelumnya, kali ini kami akan membahas mengenai saudara dekatnya yaitu All New Nissan Livina. Nah, dalam kesempatan Test Drive dengan rute Surabaya – Trawas – Cangar, kami telah mencoba unit Nissan Terra VL saat berangkat menuju ke Cangar. Sedangkan saat turun dari arah Cangar, kami berganti mobil dengan rekan media lain. Nah, mobil yang kami gunakan untuk kembali ke Surabaya adalah All New Nissan Livina trim VE. Mari kita kupas mobil ini.

Sekilas Pandang

Sebenarnya, jikalau dibandingkan dengan Mitsubishi Xpander, perbedaan dari All New Nissan Livina di sisi eksterior terbilang lumayan banyak. Walau wajah depannya mengusung proporsi yang sama, namun detail dari desain depan kedua mobil ini sangat berbeda. All New Nissan Livina tampil dengan wajah depan yang lebih luwes dan elegan. LED DRL dan LED Positioning Lamp diletakkan di sisi atas, dan bentuknya cantik. Sedangkan lampu utamanya diposisikan di bawah seperti Mitsubishi Xpander. Pun begitu dengan lampu sein yang ada di bawah lampu utamanya.

Sedangkan untuk lampu kabutnya memiliki housing mengotak, tak seperti kembarannya yang justru bulat. Grille dari All New Nissan Livina menggunakan model V Motion dengan krom berbentuk V yang ukurannya besar. Cantiknya lagi, bentuk V di krom ini seolah menyambung dengan bentuk kap mesinnya. All New Nissan Livina menggunakan velg yang sedikit berbeda dengan Mitsubishi Xpander, namun sama – sama sudah dual tone. Spionnya sudah memiliki lampu sein, dan unit trim VE yang kami coba kali ini bisa dikatakan minim krom di sisi sampingnya.

Pindah ke bagian belakang, All New Nissan Livina hadir dengan bentuk lampu belakang yang sama persis dengan Mitsubishi Xpander, namun detail di dalam lampunya berbeda. All New Nissan Livina menggunakan lampu LED berbentuk bumerang untuk lampu belakangnya. Selain itu, aksen dynamic shield di pintu belakang pun sudah dihapus. Selain itu, bumper belakangnya juga berbeda dengan Xpander. Ada sensor parkir 2 titik, wiper belakang, namun tidak ada rear spoiler di unit ini. Antena di mobil ini juga masih menggunakan model short pole.

Masuk ke sisi dalam, interior dari All New Nissan Livina masih sama persis dengan Mitsubishi Xpander. Perbedaan yang muncul adalah pada skema warna dashboard serta perbedaan pada corak ornamen kayu yang digunakan. Sisanya, bisa dibilang All New Nissan Livina mengambil seluruh desain dan komponen dari Mitsubshi Xpander, termasuk bentuk setir yang hanya berbeda pada logonya saja. Setir di trim VE ini juga minim ornamen, tidak seperti trim VL yang mendapatkan ornamen berwarna piano black dan silver.

Let’s Drive

Nah, setelah mengamati All New Nissan Livina dari sisi ke sisi, kami pun mulai berjalan kembali ke Surabaya via Trawas – Pandaan. Walaupun kami mencoba All New Nissan Livina di perjalanan pulang, bukan berarti kami tidak merasakan sensasi menanjak di rute ini. Bagi teman – teman yang pernah atau sering melewati jalur ini tentu paham bahwa rute ke arah Surabaya juga dipenuhi tanjakkan dan turunan yang cukup menantang. Dan memang inilah yang sengaja dicari oleh tim Nissan-Datsun dalam Test Drive kali ini.

Pertama kali menjalankan mobil ini, bisa dikatakan tidak ada perbedaan antara All New Nissan Livina dengan Mitsubishi Xpander. Setirnya enteng, pedal gas ala mobil jaman now yang akan langsung melompat jika ditekan, namun pedal rem masih cukup oke. Saat melibas tanjakan yang cukup curam, kami tidak sampai mengoper ke gigi 2 atau L, karena di D saja mesin bisa menyesuaikan dengan cukup cepat untuk downshift. Di beberapa tanjakan kami merasakan mobil masih kuat melaju di gigi 2, namun untuk beberapa kondisi yang lebih curam harus turun hingga ke gigi 1/L.

FYI, di dalam mobil kami diisi oleh 4 orang dewasa dan beberapa barang. Namun tidak ada kesulitan berarti untuk melibas tanjakan dan turunan di rute Cangar-Trawas. Hanya saja, untuk melibas turunan kami lebih memilih untuk menempatkan transmisi di gigi 2 secara manual untuk mendapatkan efek engine brake dan tidak terlalu memberatkan kerja rem. Oiya, beberapa momen dimana kami harus berhenti di tanjakan juga sangat terbantu dengan kehadiran fitur HSA. Selepas dari Trawas – Pandaan, kami pun masuk kembali ke tol Taman Dayu.

Di dalam Tol, kami mencoba untuk berjalan konstan di kecepatan 100 km/jam, dan di kecepatan tersebut mesin berputar di angka 2.500 rpm. Kami pun mencoba untuk kickdown dan respon dari transmisinya cukup cekatan. Ada jeda 1 detik lebih untuk transmisi shift down, dan setelah itu mesin bakal berputar diatas 3.000 rpm. Tidak perlu waktu lama untuk mengetahui bahwa tenaga mobil ini lebih kuat di putaran atas, karena saat naik dari 100km/jam ke angka 140 km/jam bisa dicapai dengan mudah. Namun memang saat kickdown dari keadaan pelan ke 100 km/jam terasa agak lambat.

Kesimpulan

Nah, dari apa yang kami rasakan saat mengendarai All New Nissan Livina, secara umum impresinya sangat mirip dengan Mitsubishi Xpander. Suspensinya empuk, dan setirnya cukup enteng walau akan memberat saat kita ajak ngebut. Sedikit perbedaan yang kami rasakan adalah kekedapan kabin di All New Nissan Livina nampak lebih baik dibandingkan dengan kembarannya tersebut. Di Surabaya sendiri, All New Nissan Livina tetap menjadi backbone dari penjualan Nissan. Head Branch Nissan-Datsun Ahmad Yani Surabaya, Yusea Abadi mengamini hal tersebut.

Yusea juga menyebutkan bahwa All New Nissan Livina yang paling diburu saat ini adalah trim VL, alias tipe tertinggi. Jadi, overall, All New Nissan Livina hadir sebagai alternatif untuk konsumen yang bosan dengan LMPV lain yang sudah dijual, namun merasa Mitsubishi Xpander terlalu agresif secara desain. All New Nissan Livina menawarkan desain yang lebih kalem, namun juga kapabilitas jelajah yang sama persis dengan Mitsubishi Xpander. Keputusan akhir tetaplah ada pada calon konsumen. Dan sekali lagi, testing is believing. Coba dulu mobilnya, dan kalian akan tahu rasanya. Jadi, bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: