ASEAN NCAP : Renault Kwid Dapatkan Bintang Nol!

0  komentar

AutonetMagz.com – Banyak pabrikan yang berlomba – lomba untuk membuat mobil dengan banderol murah, dengan tujuan yang seakan ‘mulia’, yaitu supaya setiap orang bisa memiliki mobil. Menurut kami, membuat sebuah mobil murah bukanlah persoalan yang terlampau besar bagi sebuah pabrikan, namun membuat mobil murah yang aman adalah sebuah hal yang berbeda. Yap, dan hal inilah yang terjadi pada Renault dengan mobil murahnya, Renault Kwid.

Renault Kwid bukanlah sebuah mobil baru, dan eksistensinya di Indonesia sendiri bisa dikatakan kurang memuaskan. Padahal, di India penjualan dari Renault Kwid sendiri cukup tinggi, walaupun dalam beberapa momen terakhir ini menunjukkan tren menurun. Kehadiran dari Renault Kwid sendiri cukup mengejutkan, apalagi karena status Renault sebagai merk mobil Eropa yang konotasinya kebanyakan merujuk pada mobil dengan harga tak murah. Yap Renault Kwid sendiri hadir di Indoenesia dengan harga yang ada di dalam range LCGC, padahal mobil ini statusnya adalah CBU dari India, dan mengusung mesin yang juga 11-12 dengan mesin mobil – mobil kelas LCGC di sini, malahn tanpa mendapatkan insentif apapun. Namun seperti yang kami singgung di awal, masalah utama dari mobil ini ada di sisi keamanan.

Mungkin kalian ingat bahwa Renault Kwid rakitan India pernah mendapatkan predikat jelek, dengan hanya mencatatkan bintang nol di global NCAP. Global NCAP bahkan mengetes tiga versi yang berbeda dari Kwid, bahkan salah satunya sudah menggunakan airbag. Hasilnya? Renault Kwid sama sekali tidak mendapatkan nilai dalam penilaian proteksi penghuni orang dewasa dan hanya mendapat dua bintang dalam proteksi penghuni anak-anak. Di ASEAN NCAP, ternyata Renault Kwid juga tak mendapatkan capaian yang lebih baik. Renault Kwid untuk pasar Thailand mendapatkan bintang dua, sedangkan Renault Kwid untuk pasar Indonesia mendapatkan bintang Nol. Renault Kwid untuk pasar Indonesia hanya mendapatkan skor total 24,68. Angka tersebut bukanlah angka yang patut dibanggakan.

Genera Secretary ASEN NCAP, Khairil Anwar Abu Kassim menyebutkan bahwa pihaknya kecewa karena masih menemui adanya mobil yang tak ditawarkan dengan piranti keselamatan yang memadai, apalagi untuk kawasan ASEAN. Parahnya lagi, Beliau menambahkan bahwa kendaraan – kendaraan yang ditawarkan ini, termasuk Renault Kwid, dijual di negara dengan tingkat road fatalities yang tertinggi di kawasan ASEAN, yaitu Thailand dengan angka 14.059 kasus dan Indonesia sengan angka 26.416 kasus merujuk pada data WHO. Khairil menambahkan bahwa kendaraan yang aman adalah salah satu pilar utama yang dapat mendukung keamanan di jalan raya di kawasan ASEAN. Sehingga pihaknya juga berharap supaya para pabrikan segera meningkatkan standar keamanan kendaraan produksinya di masa depan.

Satu – satunya Renault Kwid yang terbilang ‘oke’ dalam hal capaian NCAP adalah Renault Kwid yang dijual di Brazil, dimana mobil ini mampu mendapatkan bintang satu di Global NCAP berkat penambahan fitur ABS dan juga empat buah airbag di tahun 2016 silam. Jadi, bagaimana menurut kalian? Yuk sampaikan pendapat kalian.

Sumber : ASEAN NCAP

Read Prev:
Read Next: