Tata Ubah Nama Harrier Karena Polemik Hak Cipta

Tata Ubah Nama Harrier Karena Polemik Hak Cipta
0  komentar

AutonetMagz.com – Nah, akhirnya terjawab sudah beberapa kasak kusuk yang sempat hadir saat kami memberitakan nama dari SUV terbaru dari Tata yang kala itu bernama Tata Harrier. Yap, kalian pasti langsung ngeh mengapa Tata Harrier cukup menarik untuk dibahas, bukan sekedar karena bentuk dan spesifikasi yang diusungnya yang cukup berbeda dengan produk lain lansiran dari Tata, namun juga perkara nama dari SUV baru Tata ini yang sama persis dengan SUV lansiran Toyota yang sudah berusia jauh lebih tua dibandingkan SUV baru Tata ini. Bagaimana perkembangannya? Yuk kita bahas.

Seperti judul yang bisa kalian baca diatas, pihak Tata Motors nampaknya akhirnya harus menyerah dengan tekad mereka untuk menggunakan nama ‘Harrier’ sebagai nama dari SUV terbaru mereka. Mengapa? Alasannya sudah jelas, karena pihak Toyota sudah menggunakan nama tersebut terlebih dahulu untuk SUV Medium miliknya sejak tahun 1997 silam. Nah, oleh karenanya pihak Tata tak memiliki pilihan lain selain mengganti nama dari SUV terbaru mereka yang akan diluncurkan dalam waktu dekat ini, seperti yang kami lansir dari info via media lokal India, Drivespark. Masih belum jelas mengenai nama yang akan digunakan oleh SUV terbaru Tata yang menggunakan basis dari model konsep Tata H5X ini, namun yang jelas pihak Tata akan menggunakan nama Tata Circinae untuk mobil ini, khusus untuk unit yang akan diekspor ke luar negeri sedangkan unit untuk dalam negeri masih belum ditentukan namanya.

Nah, mobil ini sendiri memang adalah mobil yang spesial dan ‘beda’ dibandingkan dengan mobil – mobil Tata lainnya. Mengapa? Karena teknologi yang digunakan di mobil ini adalah teknologi yang sama dengan yang digunakan oleh mobil – mobil lansiran Jaguar Land Rover. Mobil ini menggunakan platform LR-MS/D8 yang juga digunakan oleh Land Rover Discovery Sport, Jaguar E-Pace, dan generasi terbaru dari Range Rover Evoque yang akan segera hadir, cakep kan? Selain itu, Mesin yang akan ditanamkan pada Tata Harrier ini adalah mesin 2.000cc Turbo Diesel yang besar kemungkinan adalah jajaran mesin Ingenium milik Jaguar Land Rover. Sedangkan Untuk transmisi sendiri dikabarkan akan menggunakan transmisi manual dan otomatis, dan khusus untuk transmisi otomatisnya akan menggunakan model enam percepatan lansiran Hyundai.

SUV terbaru Tata ini sendiri akan diproduksi di pabrik Tata di Pune. Mobil ini sendiri dijadwalkan hadir di kuartal pertama tahun 2019 mendatang, dan pihak Tata menyebut mobil ini sebagai game changer terhadap image dari merk Tata setelah sebelumnya cukup lekat dengan nama Tata Nano, menarik. Oiya kembali ke urusan nama, nama ‘Harrier’ sendiri sejatinya memang nama yang menarik karena memiliki arti sebagai ‘Pembajak’, yang mungkin memberikan arti bahwa SUV ini akan membajak pasar Medium SUV yang kini ramai, atau sekedar membajak nama dari SUV Toyota, hahaha. Namun apakah itu arti Harrier yang diinginkan Tata? Nampaknya bukan. Mengapa? Karena ‘Circinae’ sendiri yang menjelaskan arti pemilihan nama Harrier. Bagi kalian yang suka dunia Satwa, Harrier adalah nama seekor Burung yang ada di dalam genus Circus dan di sub-family Circinae. Nah, karena nama Harrier tak bisa digunakan, maka pihak Tata menggunakan nama Sub-Family dari satwa tersebut yaitu Circinae.

Nah, nampaknya hal ini juga memberikan arti pada logo burung di Toyota Harrier kan ya? Kalau menurut kalian bagaimana? Yuk sampaikann pendapat kalian di kolom komentar di bawah ini.

Read Prev:
Read Next: