Tak Bisa Bedakan Berhenti dan Parkir, Video Polisi Tilang Supir Taksi Heboh di Internet

by  in Nasional
Tak Bisa Bedakan Berhenti dan Parkir, Video Polisi Tilang Supir Taksi Heboh di Internet
0  komentar
Polisi Tilang Parkir

Jakarta, AutonetMagz – Pemahaman tentang undang-undang harus menjadi pengetahuan wajib yang dikuasai oleh Polisi Lalu Lintas yang bekerja terjun langsung menjaga lalu lintas tetap aman terkendali, betapa mulianya tugas mereka bukan? Namun jika ilmu-ilmu dasar tersebut tidak dipahami secara baik, tentunya akan merugikan orang lain.

Program 86 dari NET TV merupakan acara yang menarik untuk disaksikan karena mengulas tentang pelanggaran lalu lintas dan melihat bagaimana Polisi bekerja lewat layar kaca. Namun apesnya, kali ini seorang Supir Taksi terpaksa menjadi korban akibat Polisi tidak bisa membedakan antara Parkir dan Berhenti.

Video tersebut menceritakan tentang bagaimana Polisi menilang seorang supir taksi yang sedang berhenti di jalan Tamansari yang terdapat rambu dilarang Parkir. Merasa tidak bersalah, supir taksi mengatakan kepada Polisi tersebut bahwa ia sedang berhenti bukan parkir, karena posisi mobil tidak dalam kondisi mati dan supirnya masih berada di dalam karena ingin melihat kompresor sebentar.

Rambu Dilarang Parkir

Menurut UU No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, pada BAB I Pasal 1 No. 15 & 16 dikatakan definisi parkir dan berhenti sebagai berikut;

15. Parkir adalah keadaan kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya.

16. Berhenti adalah keadaan kendaraan tidak bergerak utuk sementara dan tidak ditinggalkan pengemudinya.

Berdasarkan pasal tersebut, sebenarnya jelas bahwa pengemudi taksi tersebut tidak masuk ke dalam kategori definisi Parkir menurut undang-undang, melainkan berhenti. Namun Polisi muda tersebut malah mengatakan sang supir taksi itu “Ngeyel”, padahal sang supir taksi sudah meminta maaf dan menjelaskan mengenai alasannya berhenti dan definisi dari kata “berhenti” itu sendiri.

Supir Taksi Kena TIlang

Namun apa boleh buat, supir tersebut tetap ditilang dan harus memenuhi undangan sidang karena dianggap melakukan pelanggaran lalu lintas. Seharusnya supir taksi tersebut bisa ditilang jika rambu yang berlaku ialah rambu “S” yang dicoret, bukan “P” yang dicoret.

Saat ini video tersebut di upload oleh Muhammad Mulyo Malik di tanggal 26 Desember 2015 dan sudah ditonton lebih dari 35.000 penonton, sedangkan video aslinya yang berada di channel Youtube NET.TV sudah dihapus karena mengundang kontroversial.

Nah dalam melihat kasus ini, bagaimana menurut pendapatmu? Sampaikan di dalam kolom komentar.

Read Prev:
Read Next:

Ridwan Hanif Penulis sekaligus pecinta dunia otomotif, kadang-kadang suka ngebut walaupun hanya pada saat jalanan sepi, paling benci dengan kemacetan Jakarta tetapi enggan untuk pindah keluar kota. Soal irit-iritan konsumsi BBM jangan ditanya, dia jagonya... Maksudnya jago ngabisin bensin... Hehehe | twitter: @ridwanhr

  • putra

    Mestinya ada 3 istilah : Parkir, berhenti dan ngetem / nunggu penumpang.
    Musti diliat dulu kasusnya kaya gimana, kalo berhenti waktunya biasanya gak lama dan itungan taksi ya paling berhenti untuk transaksi pas si penumpang turun itu juga gak lebih dari 5 menit abis itu taksi jalan lagi.
    Kalo ngetem / cari penumpang si supir didalem mobil, tapi berhentinya lama. Belom lagi kalo jalanan lagi rame, ya pantes aja kalo ditilang.
    Ane gak buka videonya, gak tega liat wajah si sopir.

    • La

      Kan sudah dijelaskan kalau supir bukan ngetem, tapi ngecek kompresor.

    • Cal

      Diliat dulu kang, biar bisa lebih tau detail kasusnya kek gimana

    • cal

      diliat dlu videonya jangan asal berpendapat kalau belum tau kejadia.sebenarnya mas. jangan kebiasaan beri pendapat kalau cuma tau 1 opini tanpa tau 1000 fakta. itu namanya orang buta jalan diatas benang berkelok.

    • dewa ruci

      lo begok ya? makanya nonton videonya sampai habis? simak baik baik pokok permasalahanya SOBLOG

  • Erik Hananiel Limbara

    Bgtu gw share d fb. Rame.. dasar polisi ….

  • doni

    rule kalo d tangkep polisi :
    1. polisi selalu benar (bagi mereka)
    2. polisi tidak pernah salah (bagi mereka)
    3. kalau polisi salah baca no 1 dan 2

  • ///AMG

    Yaa namanya jga polisi muda, tpi aparat negara kok bisa begini yaa?, gk tau peraturan perundang-undangan, apa nilang orang cmn karna mau msk tv saja?

  • variet ganteng

    Hahhaha..mana ngerti mereka..salut buat autonetmags yg dah mau ngangkat hal begini..

  • Levi

    Ya ini akibatnya kalo polisi masih ada aja yg masuknya pakai fee gelap, apalagi masih ada praktek suap menyuap supaya bs jd polisi

    Ya sama kayak punya gelar Sarjana tapi hasil “nembak”, pasti ditanyain ilmu ttg gelarnya kagak mudeng

  • deathstalker

    Tugas lapangan memang berat apalagi disorot2 kamera buat masuk TV, harus keliatan tegas, berwibawa, dan ludah yg sudah keluar pantang dijilat lagi. Mau ga mau maen tilang.

  • Oki Ngew

    Seharusnya si polisi bisa lebih cerdas lah… bilang kek “bapak tau kan disini itu daerah yang dilarang parkir?” Trus kalo supir taxinya bisa menjelaskan dengan tepat, polisi kan bisa bilang “ya sudah, terimakasih bapak sudah mengetahui bedanya parkir dan berhenti, sekarang silakan bapak pindahkan mobilnya ke tempat lain” dan masalah pun selesai tanpa ada pihak yg dirugikan. Mangkel bercampur kasian liatnya, apalagi itu polisi sok2an tegas gak mau dengerin alasan supir taxinya. Mestinya jangan karena ada kamera trus dishooting mainnya tilang2an aja. Polisi bisa lebih bijak lah, ngasih alasan. Gak cuma nilang doang

  • SemuaSukaTurbo

    Jadi kalau P dicoret artinya dilarang berhenti
    Kalau S dicoret apa dong? Dilarang Superman?

    • Taoeviq

      Klo P Coret itu Artinya dilarang Parkir
      Klo S coret itu dilarang berhenti (walaupun sebentar)
      CMIIW

    • Yonathan Mp

      Harusnya sekalian aja p dicoret ditiadakan, jadi adanya s dicoret…. hehehehe. Jadi gk ada yg berani parkir karena berhenti aja dilarang hehehe

  • Ludwie

    Kliatan itu pak supir cuma brenti sbentar, lampu sein kirinya nyala ditambah mesin msh nyala.. polisi tolol, lain kali pasang aja semua tanda S (stop) ga usah pke tanda P (parkir) klo polisi ga bisa bedain berenti sama parkir..

  • Vinc Varrel

    Udah biasa memang yang kayak gini. Mungkin mesti afal Undang undang kali ya, dan dibawa setiap pergi *phew

  • arie waworuntu

    menurut saya ..dengan fakta ini..kedua polisi ini seharusnya didisplinkan diberi sangsi bila perlu dipecat oleh atasannya…bikin malu saja lembaga kepolisian

    • nome

      peraturan benar harus ditegakan. dan kami paham perintah polisi di lapangan lebih tinggi kuasanya dari peraturan dan rambu yang berlaku. tapi kalau kalian (para polisi) lebih mengedapankan peraturan dibanding perasaan kalian sebagai manusia itu sangat rendah *ibaratnya kalau kalian sendang dalam perjalan ke tempat ibadah liat orang dirampok kalian diam saja dan melanjutkan perjalan menujut tempat ibadah untuk menyembah YME

  • ekkyfir

    ini sih nyari mangsa aja buat bonus, di kasih tau malah ngeyel, bukan nya jelasin secara halus dan ga bikin ribet pake pihak ketiga, kan dia seharus nya ada buku uu jalan raya dan harus mengetahui nya
    malu2in instansi polisi tuh personil