Motorola Patenkan Mobil Polisi Auto-Tangkap Penjahat?

by  in  Berita & Hi-Tech
Motorola Patenkan Mobil Polisi Auto-Tangkap Penjahat?
0  komentar

Autonetmagz.com – Harusnya manufaktur di atas biasa kita lihat pada kolom berita teknologi maupun ekonomi. Lalu apakah mengagetkan kalau perusahaan yang tidak fokus memproduksi kendaraan ada  dalam berita otomotif? Tidak juga, ingat saja Apple dan Google yang ikut berpartisipasi dalam pembuatan fitur canggih untuk mobil produksi sekarang maupun masa depan. Namun kali ini, giliran Motorola yang unjuk gigi dengan mengawinkan bidang teknologi dan bidang otomotif.

Memang apa yang telah dibuat oleh Motorola? Kita mengetahui bahwa sekarang Motorola telah mematenkan sebuah rancangan mobil autonomous yang berbeda dari biasanya. Motorola memang telat dibandingkan dengan Apple maupun Google jika hanya mematenkan mobil autonomous saja. Maka dari itu, melalui pemikiran kreatif tim riset dan pengembangannya, lahirlah Motorola autonomous police car yang dapat menangkap dan mengantarkan penjahat langsung ke penjara.

Oke Motorola autonomous police car bukanlah nama asli dari paten mereka, dan gambarnya pun hanya ilustrasi saja (Mobil otonom Aurrigo). Namun cukup keren bila namanya disebutkan seperti itu. Untuk spesifikasinya, mobil ini akan dilengkapi fasilitas berupa alat untuk berkomunikasi antara pihak berwenang, tahanan, serta wakil hukumnya agar proses hokum dapat berjalan dengan tepat dan efektif. Sebagai contoh, setelah mengidentifikasi dan membacakan hak tersangka, mobil akan melakukan pencarian orang yang terkait.

Jika mobil ini ditugaskan untuk mengungkap barang ilegal, mobil polisi ini akan berkomunikasi dengan hakim, yang nantinya mengeluarkan surat perintah penggeledahan di rumah atau kendaraan tersangka. Jika tersangka harus dibawa ke kantor polisi, mobil polisi otonom ini pun akan melakukan tugas tersebut. Dalam perjalanan, lewat fitur komunikasi yang ada, tersangka dapat menghubungi perwakilan hukumnya melalui telepon atau video call. Lalu saat tersangka tiba di penjara, ia akan langsung diproses.

Motorola police car tersebut juga dapat memotret tersangka dan mencarinya pada database pihak keamanan setempat. Masih Belum terkesima? Mobil Motorola ini juga memiliki alat pembayaran dimana nantinya akan tersangka gunakan untuk membayar denda jika diperlukan pada saat itu. Begitu pembayaran berhasil, mobil akan terbuka dan dia bebas. Tunggu dulu, seperti penjara temporer berjalan kalau begini dong.

Lalu jika mobil ini ada di jalanan, tugas polisi dan pihak berwenang yang lainnya bisa tergantikan dong? Tidak akan kok, karena Motorola merancang autonomous police car ini sejatinya hanya untuk mengurus kasus-kasus kecil saja. Jadi pihak berwajib dapat lebih fokus pada kasus yang lebih besar karena tugas kecilnya sudah dikerjakan oleh sang mobil. Jadi tenang saja, mesin tidak akan menggantikan sumber daya manusia seperti pada film-film sci-fi kok.

Motorola memang sudah memastikan bahwa mereka telah siap bertarung melawan manufaktur lain dalam pasar teknologi kendaraan otonom. Namun melihat dari fitur-fitur dan ‘jobdesk’ yang dimiliki oleh autonomous police car ini, kok saya malah berpikir kalau mobil ini bukan hanya sebuah kendaraan namun juga sekaligus sebuah robot? Bagaimana menurut kalian semua mengenai difusi antara teknologi dan alat transportasi ini?

Read Prev:
Read Next: