Suzuki Mega Carry Raih Bintang Nol di ASEAN NCAP!

Suzuki Mega Carry Raih Bintang Nol di ASEAN NCAP!
0  komentar

AutonetMagz.com – Namanya berkendara, pasti yang menjadi kepentingan dan fokus utama adalah keselamatan di jalan, karena keselamatan dari pengemudi dan penumpang adalah prioritas terdepan. Pun begitu seharusnya dalam mobil – mobil niaga, keselamatan dari pengemudi dan penumpang juga harusnya menjadi prioritas, bukan sekedar kapasitas angkutnya saja. Dan sayangnya, masih belum banyak pabrikan yang peduli dengan keselamatan dalam kendaraan niaga, seperti yang terjadi pada Suzuki Mega Carry.

Sangat disayangkan, mobil bak yang sering sekali kita lihat di jalanan Indonesia ini meraih catatan yang buruk di ASEAN NCAP. Secara total, Suzuki Mega Carry mendapatkan poin 17.14 poin dalam pengujian yang dilakukan oleh ASEAN NCAP. Dan dengan angka tersebut, Suzuki Mega Carry mendapatkan bintang nol, alias tanpa bintang. Suzuki Mega Carry sendiri hanya meraih poin dari hasil frontal offside test-nya, sedangkan sisa tes yang lainnya cukup disayangkan hasilnya. Side impact test dari mobil ini meraih skor nol. Untuk test keselamatan anak pun tak bisa dilakukan karena memang mobil ini hanya dua penumang saja di sisi depan.

Secara umum, memang beberapa orang nampaknya akan mentolerir apa yang diraih oleh Suzuki Mega Carry, ‘toh mobil niaga’ atau malah ‘kan mobil niaga nggak akan dipakai ngebut’. Memang benar, mobil niaga macam Suzuki Mega Carry tak akan dipakai ngebut apalagi sampai salip menyalip, karena orang bodoh saja yang akan melakukannya. Namun pada kenyataannya, tak ada yang tahu bagaimana kondisi jalan dan bagaimana masa depan. Tentunya kita harus bersiap dan berhati – hati dalam berkendara, namun jika kondisi berkata lain, maka piranti keselamatan pun pasti kalian harapkan ada di sebuah mobil niaga. Karena tak ada aturan bahwa mobil niaga yang berjalan pelan akan selalu aman dari kecelakaan.

Bersamaan dengan tes yang dilakukan pada Suzuki Mega Carry, pihak ASEAN NCAP juga melakukan tes pada Chery Transcab yang juga sama – sama mobil niaga. Hasilnya bagaimana? Sama saja. Kenyataan ini menunjukkan bahwa di tahun 2018 ini masih minim piranti keselamatan yang diberikan pada sebuah mobil niaga. Mobil niaga bak anak tiri yang diperas saja kekuatannya untuk beroperasi guna mendapatkan untung yang besar, tanpa memperdulikan jaminan keselamatan untuk pengemudi dan juga penumpangnya. Tentunya hal ini menjadi sebuah kesempatan bagi para pabrikan yang memproduksi mobil niaga, khususnya Suzuki dan Chery yang seharusnya mengevaluasi lagi produk mereka ini.

Entah kalian setuju atau tidak, namun nyatanya mobil apapun yang berjalan di jalanan negeri ini perlu memiliki standar keamanan yang oke, baik mobil pribadi, mobil niaga atau angkutan umum. Apalagi angkutan umum yang banyak mengangkut masyarakat berbasis dari mobil – mobil niaga ini. Bagaimana menurut kalian?

Sumber : ASEAN NCAP

Read Prev:
Read Next: