Setelah Nissan, VW Pun Diduga Curangi Emisi Di Korea Selatan

by  in International&VW
Setelah Nissan, VW Pun Diduga Curangi Emisi Di Korea Selatan
0  komentar

AutonetMagz.com – Bola panas tidak berhenti berguling di Korea Selatan, pasalnya setelah pemerintah setempat menjatuhkan tuduhan mencurangi emisi, kini mereka bergeser ke Volkswagen. Tentu ini menjadi kabar yang mengejutkan dikarenakan Volkswagen sudah cukup menderita karena kasus “Dieselgate”. Meski begitu, berkaca dari dieselgate, Volkswagen ingin bergerak cepat merespon kasus ini.

Seperti yang kita ketahui di artikel sebelumnya, pemerintahan Korea Selatan meminta kepada Nissan Korea Co. untuk me-recall Nissan Qashqai dengan jumlah 814 unit. Akibat dari kasus ini penjualan Nissan Qashqai terpaksa mandek disebabkan hasil emisi fabrikasi yang tidak sesuai. Berdasarkan kementrian setempat, penyelidikan mengungkapkan bahwa sistem kontroller untuk mereduksi emisi di knalpotnya mati mendadak saat berada di luar temperatur udara berkendara alias 35 derajat Celcius.

vw golf mk7 rear

Nissan sendiri menanggapi mekanisme tersebut, hal tersebut bertujuan agar melindungi mesin dari overheating, meski begitu pemerintah Korea Selatan menyatakan bahwa 35 derajat Celcius adalah batas normal temperatur. Kasus baru berlanjut kembali, berdasarkan kantor kejaksaan Seoul, Volkswagen AG Korea Selatan diduga melakukan manipulasi emisi dan test kebisingan suara terhadap lebih dari 12 model yang ada demi mengamankan persetujuan impor di negara tersebut.

Berdasarkan Bloomberg, seorang pegawai yang tidak ingin namanya disebutkan mengatakan bahwa Volkswagen memalsukan 37 laporan kepada Badan Ilmu Teknologi Lingkungan Institut Negeri Korea Selatan. Model tersebut termasuk dari Golf serta Audi RS7. Juru bicara Volkswagen berkata bahwa perusahaannya akan segera merespon investigasi dari kejaksaan tanpa menanyakan detail lebih lanjut.

New Audi RS7 sport

Kejadian bernama Dieselgate mengenai Volkswagen pada September 2015 dengan memanipulasi emisi saat uji emisi mobil diesel Volkswagen berlangsung. Hasil gugatan dari EPA itu hampir membuat internal Volkswagen shock dan terpaksa mengencangkan pinggang serta membuat Volkswagen mumet mengatur ulang strategi pasar yang memakan waktu bertahun-tahun. Apakah hal yang terjadi di Korea Selatan juga akan mempengaruhi kembali kebijakan Volkswagen kedepannya? Sepertinya sih kita harus kabar selanjutnya dari kemelut ini. Bagaimana menurut anda?

Read Prev:
Read Next:
  • Yuhdi Baihaqi

    Perang dagang

    • Rockmeo

      Kalo beneran jg gpp artinya pemerintah sana melindungi merek lokal agar bisa bersaing dalam dan luar negeri
      Daripada disini cuman sekedar gimmick doank ga ada itikad baik buat bantu mengembangkan merek lokal yg ada malah developernya dipenjara
      Setidakny tuh esemka dibuat jd BUMN lebih baik