Jerman Mulai Selidiki Kasus Dieselgate di Korsel Pasca Penangkapan Stadler

by  in Audi&Berita&International
Jerman Mulai Selidiki Kasus Dieselgate di Korsel Pasca Penangkapan Stadler
0  komentar

AutonetMagz.com – Lagi-lagi, kita membahas soal isu manipulasi emisi gas buang yang menimpa Volkswagen AG, induk perusahaan dari Audi. Memang terbilang sudah lumayan lama ketika isu ini beredar, namun sampai sekarang masih belum menemui titik terangnya. sudah bertahun – tahun lamanya kasus dieselgate ini menjalar, dan akibat pelanggaran ini, Rupert Stadler, eks Chief Executive Offiver (CEO) Audi pun sudah terbukti bersalah oleh Hakim, dan Hakim telah memerintahkan dia untuk ditahan pada bulan Juni lalu karena dicurigai mengganggu jalannya penyelidikan emisi.

Namun kini, Otoritas Jerman mulai menyelidiki manipulasi dokumen produsen mobil Audi di Korea Selatan. Berdasarkan pada laporan dokumen dari jaksa di Munich menurut Sueddeutsche Zeitung, sebuah media asal Jerman, kalau karyawan Audi dicurigai telah menyimpan hasil modifikasi dari pengujian yang termasuk juga hasil dari pengukuran polusi dan konsumsi bahan bakar. Selain itu, ada dugaan kalau – kalau karyawan Audi juga memalsukan sertifikasi kendaraan dan nomor identifikasi kendaraan selama masa jabatan CEO Audi, Rupert Stadler.

Rupert Stadler – Sumber : Youtube

Meskipun pada akhirnya mereka pun mengakui perbuatannya, namun tetap menyembunyikan masalah tersebut, seperti yang dilansir AFP, Selasa (9/10) kemarin. Harian tersebut juga mengatakan, “Oleh karena itu, Audi menggunakan informasi yang dipalsukan untuk menyelidiki manakah mobil yang seharusnya tidak diizinkan di jalan.” Seperti yang sudah diberitakan beberapa waktu lalu, Audi juga telah melakukan pelanggaran untuk dapat izin meniagakan produk mereka di Korea.

Menanggapi masalah ini, mereka bisa dibilang cekatan untuk menuntaskan kasus ini. Buktinya saja, penyelidikan ini dilakukan dalam kurun waktu hanya satu pekan saja semenjak Rupert Stadler dipecat oleh VW pada Selasa (2/10) lalu. Karena Stadler terpaksa meninggalkan posisi eksekutifnya itu, sementara ini Bram Schot – pimpinan penjualan Audi, yang akan menjabat di posisi yang ditinggalkan Stadler. FYI, Rupert Stadler ini sebenarnya sudah sejak lama menjabat sebagai CEO Audi AG, yaitu sejak 1 Januari 2010. Dan selama ini belum ada bukti yang memberatkan Stadler atas penangkapannya  Juni lalu. Namun pemecatan ini hanyalah langkah tegas dari VW dan Audi untuk menanggapi kasus ini.

Jadi bagaimana menurut kalian? Ya, kami sendiri berharap pihak Audi secara khusus dan pihak VW secara umum bisa segera mentas dari kasus dieselgate mereka tersebut dan kembali menghasilkan produk yang menarik. Yuk sampaikan pendapat kalian.

Read Prev:
Read Next: