Sebelas Perusahaan Jepang Bekerja Sama Kembangkan Transmisi Baru

by  in Berita&Daihatsu&Honda
Sebelas Perusahaan Jepang Bekerja Sama Kembangkan Transmisi Baru
0  komentar

AutonetMagz.com – Di Masa lalu, kita hanya mengenal transmisi manual dan transmisi otomatis konvensional yang digunakan untuk mobil – mobil produksi massal. Namun seiring berjalannya waktu, mulai muncul sejumlah teknologi transmisi macam CVT, Automated Manual Transmission (AMT), dan juga teknologi kopling ganda alias DCT. Nah, guna menemukan teknologi transmisi baru yang akan membawa negaranya menjadi pemasok transmisi yang terbesar, sebelas perusahaan asal Jepang bahu membahu untuk mengembangkan transmisi baru.

Nah, dari sebelas perusahaan ini, ada banyak nama tenar di bidang otomotif Indonesia yang pastinya kalian kenal. Mulai dari Toyota, Honda, Subaru, Suzuki, Mazda, Daihatsu, Nissan, Mitsubishi dan juga Isuzu. Selain kesembilan merk pabrikan otomotif, ada juga satu perusahaan supplier komponen otomotif yang juga terkenal, yaitu Aisin dan Jacto. Tak asing dengan nama ini? Yap, Aisin adalah perusahaan milik Toyota yang juga kita kenal sebagai pembuat transmisi i-AMT yang digunakan oleh Wuling Cortez. Sedangkan Jacto sendiri adalah supplier otomotif asal Jepang yang dimiliki oleh Nissan. Mengutip via Automotive News, Kesebelas perusahaan ini sendiri menyatukan kerjasama mereka di bawah pasung dari TRAMI.

TRAMI alias Transmission Research Association for Mobility Innovation sendiri adalah sebuah lembaga riset yang dipimpin oleh Toshiaki Maeda dari Honda. Selain menggandeng pemain besar di segmen otomotif, TRAMI juga menggandeng banyak universitas di Jepang untuk turut membantu melakukan penelitian dan pengembangan transmisi masa depan. Nah, tujuan utamanya seperti yang kami sebutkan sebelumnya adalah untuk menumbuhkan bakat teknik di sektor otomotif, khususnya transmisi dan menjadikan Jepang sebagai pemasok transmisi terbesar untuk sektor otomotif global. Maeda-san menambahkan, tujuan lain dari kemitraan ini adalah berbagi hal mengenai teknologi baru dan juga membuat sebuah basis data tentang gagasan baru yang dapat diakses oleh para anggota kerjasama ini.

Maeda-san juga mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk menyebutkan jadwal produksi dari transmisi hasil kerjasama mereka ini,serta target secara kongkret. Namun mereka menyebutkan akan memfokuskan diri terlebih dahulu dalam hal bobot dari transmisi itu sendiri. Yap, mereka akan mengurangi bobot dari transmisi  yang mereka kembangkan dan mengurangi gesekan yang mungkin terjadi. Selain itu, fokus lain mereka adalah meningkatkan torsi dan mengembangkan transmisi CVT generasi terbaru serta mengembangkan transmisi untuk kendaraan hibrida. Mereka juga akan memberikan porsi khusus untuk mobil listrik, dimana mereka juga berusaha meningkatkan gigi reduksi untuk mobil listrik masa depan. Jadi bisa dikatakan hampir semua segmen dalam hal transmisi menjadi fokus dari TRAMI.

Tentunya menarik untuk melihat hasil dari kolaborasi merk – merk Jepang ini, apalagi jika kita melihat betapa besarnya kapabilitas dari perusahaan – perusahaan yang kami sebutkan di awal tadi. Nah, kalau menurut kalian bagaimana? Yuk sampaikan pendapat kalian di kolom komentar.

Read Prev:
Read Next: