Rental Mobil di Jepang : Disewa Bukan Untuk Dikendarai

by  in Berita&International
Rental Mobil di Jepang : Disewa Bukan Untuk Dikendarai
0  komentar

AutonetMagz.com – Kita semua tahu bahwa membeli sebuah kendaraan, utamanya mobil merupakan sebuah hal yang mewah, karena biayanya tidaklah kecil. Oleh karenanya, banyak alternatif lain bagi mereka yang membutuhkan mobil secara temporary, yaitu dengan menyewa ke pihak rental. Dan umumnya, penyewa membutuhkan mobil untuk digunakan bermobilisasi ke suatu tempat, atau setidaknya digunakan untuk membawa barang atau orang ke lokasi lain. Namun tidak begitu dengan di Jepang.

Mengutip laporan viaAsahi Shimbun, para penyewa mobil rental di Jepang ternyata mengembalikan mobil sewaan mereka ke pihak rental tanpa menunjukkan adanya pertambahan odometer secara signifikan selama disewa. Tentunya ini menjadi sebuah kondisi yang unik, karena umumnya esensi menyewa mobil adalah membawanya berkendaraa, dan pasti ada pertambahan jumlah odometer yang sesuai. Bukan cuma sumber, Times24 yang merupakan providerautomobile-sharing dengan 1,2 juta unit mobil pun mengamini kondisi ini. Lantas, apa tujuan orang Jepang menyewa mobil di rental? Jangan berpikiran ngeres dahulu ya.

Setelah dipelajari, ternyata ada sangat banyak alasan konsumen menyewa mobil di rental. Mulai dari hal yang sangat remeh, sampai yang menghasilkan uang. Yang paling remeh adalah menyewa mobil untuk mengisi daya gadget. Yap, ini terjadi kala Jepang mengalami tsunai dan gempa di 2011 lalu. Selain itu, ada juga yang menyewa mobil sebagai tempat makan yang aman dan nyaman. Ada juga yang menyewa mobil cuma untuk tidur, baik tidur siang maupun tidur di malam hari dibandingkan harus menginap di cybercafe alias warnet. Yang lebih advance, ada yang menggunakan mobil sewaan sebagai tempat telepon karena kekedapan kabin dan privatisasinya.

Malahan, ada yang menjadikan mobil sebagai studio untuk membuat video Youtube, mirip dengan tim kami beberapa waktu belakangan. Di Jepang sendiri rental mobil dengan teknologi online sudah mudah ditemui. Dengan biaya 400 yen atau setara 50 ribuan kalian bisa menggunakan mobil sewaan selama 30 menit. Mahal? Iya kalau kita bandingkan dengan sewa harian, namun ingat, tujuan mereka menyewa mobil cuma untuk makan siang atau telepon saja. Sehingga 30 menit bisa jadi sudah cukup. Selain itu, mobil bisa ditemukan di 12 ribu lokasi parkir yang ada di seluruh Jepang. Artinya, bisa jadi mobil tak sekedar menjadi alat mobilisasi di Jepang.

Unik? Jelas. Nah, kalau menurut kalian bagaimana? Apa tanggapan kalian?

Read Prev:
Read Next: