Renault Mégane E-Tech 2022 : Compact Crossover Full Electric!

Renault Mégane E-Tech 2022 : Compact Crossover Full Electric!
0  komentar

Autonetmagz.com – Renault baru saja meluncurkan Mégane E-Tech yang bertenaga full electric di IAA Mobility 2021. Versi produksi dari bentuk konsep Megane eVision tahun lalu yang berdasarkan pada platform CMF-EV, dan ini adalah mobil Renault yang pertama memakai logo “Nouvel R” sebagai desain baru dari logo Renault. Renault Mégane E-Tech tetap mirip dengan desain konsep, namun dengan sedikit perubahan. Yaitu mempertahankan tampilan crossover yang khas. Ini menggabungkan bahasa desain “sensual tech“. Renault Mégane E-Tech adalah Renault pertama yang menggunakan platform CMF-EV.

Mobil ini memiliki panjang 4,21 m (165,8 inci), lebar 1,78 m (70 inci), dan tinggi 1,50 m (59 inci) dengan jarak sumbu roda 2,70 m (106,3 inci). Varian base mendapatkan pelek 18 inci, sementara varian premium menggunakan pelek berukuran 20 inci. Fitur lainnya adalah pencahayaan LED yang ramping dan penuh dengan efek seperti 3D di bagian belakang, dual-colour intake di bumper depan, garis atap bergaya coupe, dan gagang pintu dengan model flush yang rata. Meski berwujud crossover, Renault Megane baru ini memiliki posisi mengemudi yang “rendah dan seperti sedan”. Ini juga memiliki pusat gravitasi yang lebih rendah (- 90 mm) dibandingkan generasi sebelumnya. Bobotnya juga terdistribusi secara merata di antara axle, meningkatkan kelincahan dan handling. Bobotnya sendiri, untuk varian premium memiliki bobot 1.624 kg (3.580 lbs).

Mesin dan Baterainya

Motor listrik tunggal tersedia dalam pilihan dua output berbeda, dengan torsi 129 hp dan 250 Nm, atau dengan 215 hp dan torsi 300 Nm. Versi 215hp memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,4 detik dan kecepatan tertinggi hingga 160 km/jam yang dibatasi secara elektronik. Baterai lithium-ion NMC baru yang disupplai oleh LG memiliki berat 395 kg (871 pon) dan cukup tipis, dengan tinggi 110 mm (4,3 inci). Baterai tersedia dalam dua kapasitas – 40kWh untuk jangkauan WLTP 299 km (186 mil), dan 60kWh lebih besar untuk jangkauan hingga 470 km (292 mil). Menurut Renault, jangkauan 399 km (248 mil) dapat dipulihkan dalam 8 jam menggunakan wallbox 7,4 kW, dan hanya dalam 30 menit dari pengisi daya cepat 130 kW. Ada juga sistem pengereman regeneratif empat tingkat untuk efisiensi yang lebih maksimal. Dengan menggunakan sistem Multi-Sense, pengemudi dapat memilih antara mode berkendara Eco, Comfort, Sport, dan My Sense. Suspensi terdiri dari McPherson struts di depan dan multi-link di bagian belakang (Parallel Link multi-arm coupling). Renault juga mempersembahkan “Cocoon Effect Technology” untuk pengendaraan yang tenang dan premium.

Interior

Di dalamnya ada kokpit “OpenR” (sebelumnya terlihat pada mobil konsep Renault) yang menggabungkan cluster instrumen digital 12,3 inci yang dapat dikonfigurasi dengan layar sentuh infotainment 12 inci berorientasi vertikal. Meskipun ini terlihat cukup futuristik, level trim base mendapatkan layar sentuh 9 inci. Bagaimanapun, sistem ini menggabungkan prosesor Qualcomm Snapdragon dan Sistem Operasi Otomotif Android dengan layanan Google (Google Assistant, Google Maps). Versi entry dan mid-range menampilkan lapisan fabric di dasbor sementara trim premium hadir dengan TEP faux-leather. Ada juga jok Alcantara, mood lighting full-LED, dan finishing kayu dekoratif “Nuo” yang dipadukan dengan jahitan titanium di jok kulit. Sound system Arkamy standaratau Harman Kardon dengan 410W dan 9 saluran audio juga tersedia. Mobil ini juga dilengkapi dengan hingga 26 sistem ADAS yang dibagi menjadi tiga kategori – mengemudi, parkir, dan safety– termasuk Level 2 – Autonomous Active Driver Assist dan fitur Full Auto Park.

Berkat packaging platform listrik, Mégane E-Tech memiliki kabin yang lapang, menawarkan ruang yang serupa dengan Mégane bermesin konvensional meskipun dimensi eksteriornya lebih kecil. Ruang bagasi memiliki kapasitas 440 liter dengan kompartemen bawah bagasi tambahan 22 liter untuk kabel pengisian daya. Ada juga kompartemen tambahan di dalam kabin untuk penyimpanan gabungan 30 liter, ditambah empat port USB-C untuk pengisian daya ponsel. Renault Mégane E-Tech akan diproduksi di “ElectriCity” Grup Renault yang berlokasi di Prancis Utara. Peluncuran di Eropa dijadwalkan pada Maret 2022, dan booking dibuka pada Februari 2022. Renault tidak mengumumkan harga tetapi kami memperkirakan harganya tidak bebbeda jauh dengan Volkswagen ID.3. Bagaimana menurut kalian? sampaikan di kolom komentar.

Read Prev:
Read Next: