Porsche Licence to Thrill Dimulai : Siapa Driver Terbaik Asia Pasifik?

Porsche Licence to Thrill Dimulai : Siapa Driver Terbaik Asia Pasifik?
0  komentar

AutonetMagz.com – Porsche Licence to Thrill adalah kampanye dari Porsche untuk mencari driver terbaik yang akan mendapat kesempatan untuk merasakan sensasi Porsche sehari penuh dalam liburan di Porsche Experience Centre di Los Angeles, Amerika Serikat. Nah, kampanye ini sukses menjaring lebih dari 3.600 peserta dari 13 negara di Asia Pasifik, dan sekarang telah terpilih sejumlah driver untuk ikut babak penyisihan di sirkuit Sepang, Malaysia.

Dari beberapa lembar jawaban tes teori yang masuk ke database Porsche, 94% tahu bahwa markas Porsche ada di Stuttgart dan 86% tahu bahwa Porsche 911 generasi pertama (901) resmi muncul perdana tahun 1963. Namun, 79% tidak tahu kalau Porsche adalah penemu mobil hybrid pertama di dunia pada abad 20-an dan 47% tidak tahu kalau supercar legendaris Porsche 959 menjadi inspirasi SUV bongsor mereka, Porsche Cayenne.

Para driver yang lolos seleksi dan berangkat ke Sepang, Malaysia akan menghadapi 6 tantangan yang berbeda. Tantangan yang sudah lazim adalah 2 buah track challenge, namun yang satu masih dirahasiakan apa tantangan spesifiknya, sementara tantangan yang satu lagi adalah berusaha mengitari separuh sirkuit dalam target waktu yang ditentukan instruktur. Misalnya mereka minta 30 detik, sebisa mungkin kita harus pas 30 detik, jangan terlalu cepat atau lambat.

Lalu ada tantangan off road, di mana penilaiannya berdasarkan waktu dan seberapa sedikit air yang tumpah kala kita melakukan off road. Tantangan berikutnya adalah gymkhana sambil mundur, mobilnya adalah Cayenne atau Macan yang kaca belakangnya sudah ditutup total, jadi kita hanya mengandalkan spion dan kamera mundur saja. Waduh, gymkhana sambil maju saja sudah cukup menantang, ini malah sambil mundur.

Berikutnya, ada tantangan pengereman alias braking challenge, di mana peserta akan memacu Porsche 911 Turbo S ke sekitar 80-100 km/jam lalu mengerem, dan berusaha agar mobl berhenti sedekat mungkin dengan traffic cone tanpa menyentuhnya atau menjatuhkannya. Tantangan terakhir adalah berusaha menulis angka “718” di aspal memakai jejak dari Porsche 718 Boxster S yang akan dipacu oleh para driver, di mana setiap driver hanya diberi waktu 4 menit.

Tidak sepele memang tantangan yang diajukan, terutama gymkhana mundur, pengereman dan menulis angka 718, namun pasti ini akan sangat asyik dan menantang. Semoga Porsche Driver of the Year 2017 Asia nanti akan dimenangkan oleh kontestan asal Indonesia ya. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: