Penjualan Daihatsu Naik Signifikan di 2021, Sudah Dekati Level Normal!

by  in Berita&Daihatsu&Merek Mobil
Penjualan Daihatsu Naik Signifikan di 2021, Sudah Dekati Level Normal!
0  komentar

AutonetMagz.com – Mendekati pertengahan bulan, biasanya sejumlah pabrikan otomotif mulai menyebar data penjualan mereka di bulan sebelumnya. Dan data kali ini tentunya cukup spesial, karena data yang disampaikan merupakan bulan pamungkas du tahun 2021 kemarin. Nah, Daihatsu pun telah mengirimkan data penjualan mereka di bulan Desember 2021 kemarin, dimana penjualan mereka naik cukup signifikan dibandingkan bulan sebelumnya. Padahal, penjualan di November 2021 saja sudah terbilang positif berkat adanya GIIAS 2021. Lantas, bagaimana peforma penjualan setiap mobil Daihatsu di bulan terakhir 2021 ini? Yuk kita bahas.

Penjualan Desember 2021 Naik 22,2%

Seperti yang kami singgung di atas dan juga di judul, Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku APM dari Daihatsu di Indonesia telah berhasil mencapai prestasi lain lagi di bulan Desember 2021. Penjualan retail mereka naik menjadi 18.157 unit atau sekitar 22,2% jikalau dibandingkan pada bulan November 2021 sebelumnya yang terjualsebanyak 14.861 unit. Sedangkan penjualan mereka secara wholesales mencapai 15.795 unit sepanjang bulan Desember 2021 kemarin. Siapa penyumbang terbesar dari angka – angka itu? Tentu saja Daihatsu Sigra. Yap, Daihatsu Sigra terus menjaga dominasinya sebagai produk Daihatsu paling laris di pasaran. Sebanyak 4.721 unit Daihatsu Sigra terkirim ke konsumen di bulan Desember 2021 kemarin, dan 3.566 unit terkirim ke diler. Dengan angka tersebut, Daihatsu Sigra mendominasi sekitar 26% dari total penjualan retail Daihatsu, dan 22,6% penjualan wholesales Daihatsu. Di posisi kedua masih bercokol mobil niaga andalan Daihatsu, yaitu Daihatsu Granmax Pickup. Mobil ini menyumbang 3.703 unit atau 20,4% dalam penjualan retail, dan 3.432 unit atau 21,7% dari penjualan wholesales.

Posisi ketiga diisi oleh Daihatsu Ayla dengan sumbangsih 2.649 unit di sisi retail atau setara 14,6% dan juga 1.225 unit di sisi wholesales atau setara 7,8%. Lantas, bagaimana dengan All New Daihatsu Xenia? Bukankah LMPV baru ini harusnya melambung penjualannya? Eits, penjualan Daihatsu Xenia terbaru juga tidak kalah menarik. Walaupun tak menjadi model dengan retail tertinggi, dimana penjualan retailnya hanya 2.017 unit atau 11,1%, namun Xenia menyumbang wholesales terbanyak. Yap, Daihatsu Sigra harus puas di posisi kedua dalam hal wholesales bulan lalu, karena All New Daihatsu Xenia memimpin dengan 4.026 unit atau setara 25,5% dari total wholesales. Artinya, jumlah unit All New Daihatsu Xenia yang dikirim ke diler cukup banyak, dan nampaknya sebagai langkah antisipasi bakal membludaknya pemesanan LMPV kembaran Toyota Avanza ini. “Daihatsu bersyukur, penjualan Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar 22,2% dibandingkan bulan sebelumnya. Semoga capaian positif ini bisa terus berlangsung, dan pasar otomotif nasional pada tahun 2022 dapat terus meningkat,” ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).

Penjualan Setahun Naik Signifikan

Lantas, bagaimana dengan total penjualan Daihatsu selama tahun 2021 kemarin?? Sebenarnya GAIKINDO belum mengunggah data resmi terkait penjualan total setiap merk. Namun, karena data penjualan retail dan wholesales Daihatsu telah kami terima, maka kami tinggal menjumlah total penjualan mereka. Dan voila, Daihatsu Indonesia berhasil mencatatkan penjualan retail di angka 151.107 unit dan wholesales di angka 164.908 unit. Kalau kita bandingkan dengan tahun 2020 silam, maka Daihatsu mengalami kenaikan sebesar 81,7% dalam hal wholesales dan juga kenaikan 51% dalam hal penjualan retail. Angka ini sudah mendekati penjualan Daihatsu secara wholesales dan retail di tahun 2019 atau sebelum pandemi COVID-19 yang berada di angka 177 ribuan unit. Tentunya ini sebuah kabar yang sangat menggembirakan para petinggi Daihatsu. Mereka berhasil mengembalikan peforma mereka menuju kondisi awal sebelum pandemi, walaupun memang masih belum mencapai titik tersebut. Dengan modal ini, nampaknya Daihatsu bisa cukup optimis menatap tahun 2022 dengan semangat baru. Apalagi kalau kita ingat ada rencana mempermanenkan relaksasi PPnBM.

Bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: