Pasar Roda Dua di Indonesia Juga Terdampak COVID-19, Turun 80%

by  in Berita&Nasional
Pasar Roda Dua di Indonesia Juga Terdampak COVID-19, Turun 80%
0  komentar

AutonetMagz.com – Sebelumnya kami suah membahas bahwa pasar otomotif menjadi salah satu sektor paling terkena imbas dengan adanya pandemi COVID-19. Dan penjualan kendaraan bermotor, khususnya mobil mengalami penurunan yang sangat drastis baik secara retail maupun wholesales. Nah, di sektor roda dua alias sepeda motor pun ternyata sama dengan sektor roda empat. Ada penurunan yang drastis dalam hal penjualan.

Mengutip informasi via CNN Indonesia, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AIDI) menyebutkan bahwa prediksi penjualan motor dari diler ke konsumen alias secara retail turun sebesar 80%. Sekjen AISI, Hari Budiarto menyebutkan bahwa adanya penurunan sebesar 80% tersebut disebabkan oleh kondisi pandemi yang saat ini sedang dialami oleh Negeri kita tercinta. Penurunan itu jikalau kita bandingkan dengan bulan yang sama di tahun lalu. Sejatinya, pihak AISI kini sudah tidak mengumpulkan data penjualan retail dari merk yang bernaung di bawah mereka. Hanay saja, prediksi tersebut nmpaknya cukup masuk akal.

Beliau menyebutkan bahwa penurunan ini disebabkan oleh berubahnya prioritas publik dalam menggunakan uang mereka, dimana kini masyarakat fokus pada kebutuhan pokok seperti bahan pangan dan sejumlah kebutuhan sehari – hari. Sedangkan kita tahu, bahwa pembelian produk otootif seperti motor merupakan pengeluaran yang besar dan tidak mendesak. Oleh karenanya, penurunan ini merupakan hal yang sangat wajar. Selain itu, layanan leasing-pun jga kewalahan menghadapi kondisi ini. Banyak perusahaan pembiayaan yang terdampak dan enggan memberikan pembiayaan dalam kondisi ini.

Kalaupu ada, akan ada seleksi yang ketat bagi pengaju pinjaman. Lantas, bagaimana dengan wholesales? Beliau menyebutkan bahwa secara wholesales diprediksi ada penurunan sebesar 60% dibandingkan dengan bulan Maret. Penurunan ini pun juga sudah dialami oleh pabrikan di bulan Maret silam. Sedangkan untuk ekspor juga megalami penurunan yang tak kalah tragis, mencapai 80% dibandingkan engan bulan yang sama di tahun lalu. Salah satu penyebab penurunan karena adanya lockdown di beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor dari pabrikan di bawah naungan AISI. Tentunya, kami berharap kondisi ini bisa segera berlalu, dan Indonesia bisa pulih segera.

Bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: