Pasar di India Drop, Profit Suzuki Global Terjun Bebas

Pasar di India Drop, Profit Suzuki Global Terjun Bebas
0  komentar

AutonetMagz.com – Tahun 2020 ini memang tahun yang suram bagi hampir seluruh bisnis di dunia, kecuali kesehatan dan komunikasi. Pun begitu dengan sektor otomotif, dimana COVID-19 telah menghantam hampir seluruh pabrikan otomotif di dunia. Suzuki pun merasakan hal yang sama, dan baru – baru ini pihak Suzuki motor membeberkan prediksi profit mereka di kuartal terakhir tahun fiskal 2020. Prediksinya bagaimana? Anjlok.

Suzuki Motor Global menyatakan bahwa operating profit per kuartal mereka anjlok menjadi hanya 160 milyar yen. Pada kuartal kedua tahun fiskal 2020, Suzuki mencatatkan operating profit di angka 73,6 Milyar Yen. Sedangkan di kuartal pertama tahun fiskal 2020, Suzuki hanya mencatatkan 55,9 Milyar Yen saja. Nah, Suzuki masih memiliki 2 kuartal lain yang harus mereka hadapi di tahun fiskal 2020. Nah, penurunan ini didominasi karena anjloknya penjualan Suzuki di pasar India. FYI, pasar India yang digarap oleh Maruti Suzuki merupakan pasar terbesar dari Suzuki di seluruh dunia.

Sebagai gambaran, pasar Suzuki di India menyumbangkan lebih dari 50% penjualan global Suzuki. Jadi, setiap 2 mobil Suzuki yang laku, satu unit terjual di India. Kita semua tahu bahwa India juga mengalami masa sulit karena pandemi. Bahkan, di Negeri Bollywood tersebut sempat dilakukan lockdown, walaupun dalam pelaksanaannya penuh dengan masalah dan banyak mendapatkan perlawanan. Anjloknya pasar India di awal COVID-19 membuat keuntungan Suzuki ikut terjun bebas. Pasar lain seperti Jepang, Indonesia, dan Eropa juga belum bisa memberikan sumbangsih besar bagi kondisi Suzuki.

Kami tidak tahu apa yang akan terjadi dengan virus corona di India, ataupun apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah lokal, ini membuat kami kesulitan untuk memprediksi pasar”, ujat Presiden Suzuki Motor, Toshihiro Suzuki. Suzuki sendiri mencanangkan target sebesar 2,38 juta unit mobil di tahun 2020 ini. Angka tersebut dirasa masuk akal dengan penurunan sebesar 17% dibandingkan tahun sebelumnya. Mampukah Suzuki mencapai target tersebut? Tentu masih tanda tanya. Di Indonesia sendiri, Suzuki terlihat masih cukup aktif dengan produk mereka. Mereka sempat meluncurkan Suzuki XL7, dan Ignis facelift di awal tahun.

Jadi, kita nantikan saja bagaimana peforma dari Suzuki di tahun fiskal 2020 ini. Kalau menurut kalian bagaimana? Berat atau tidak?

Read Prev:
Read Next: