Norwegia Berniat Stop Penjualan Mobil ber-BBM di Tahun 2025

Norwegia Berniat Stop Penjualan Mobil ber-BBM di Tahun 2025
0  komentar

AutonetMagz.com – Padahal belum sampai tahun 2020 dimana beberapa produsen mobil kelas dunia rencananya akan besar-besaran memamerkan kendaraan listriknya. Nampaknya kehadiran mobil dengan bahan bakar fosil akan sepi peminat, hal ini dipertegas dengan sebuah rancangan peraturan yang didiskusikan di Norwegia.

Yup salah satu negara skandinavia yang berada di utara Eropa ini berniat untuk menghentikan penjualan mobil berbahan bakar bensin maupun diesel pada tahun 2025. Lucunya kami mendapatkan kabar tersebut justru dari akun Twitter sang pawang Tesla alias Elon Musk, ia men-twit sebuah headline surat kabar asal Norwegia bernama Dagens Næringsliv (tidak usah dibaca nanti pusing).

audi-Q7-e-tron-depan

Pada surat kabar tersebut diberitakan bahwa empat partai politik di negara tersebut menyetujui rancangan kebijakan peraturan Norwegia untuk menghentikan penjualan mobil berbahan bakar fosil baik diesel maupun bensin pada tahun 2025. Tentu saja hal ini bukanlah berarti mobil lawaas yang berbahan bakar fosil tidak akan bisa jalan-jalan di negara tersebut melainkan ini hanya masalah penjualan semata sebagai langkah untuk meredam emisi.

Meski begitu bukan berarti rancangan undang-undang ini sudah bisa diketuk palu, peraturan ini masih didiskusikan untuk sementara waktu. Setidaknya masih ada dua partai politik Norwegia yang lain yang masih belum menyetujui ranncangan peraturan undang-undang tersebut. Sedangkan Elon Musk pada Twitternya hanya menyampaikan : “Saya baru dengar bahwa Norwegia akan stop penjualan mobil BBM tahun 2025, kalian keren!!”

Berdasarkan Electrek, timeline sembilan tahun terakhir ini cukup agresif untuk membahas kebijakan tersebut apalagi hal tersebut tentu saja tidak terlepas dari beberapa eksportir minyak terbesar di dunia dan kebijakan akan menjadi yang pertama kalinya untuk dijadikan undang-undang. Tentu kebijakan ini masih harus dilihat lebih lanjut namun sepertinya transisinya tidak akan lebih dramatis, seperti populasi kendaraan di Norwegia sekarang sudah 24% menggunakan kendaraan listrik.

Namun kebijakan fenomenal tidak stop sampai disitu saja, Norwegia merencanakan kampanye menggunakan transportasi umum dengan merancang proposal ambisius untuk tidak memperbolehkan kendaran pribadi berjalan di kota Oslo pada tahun 2019. Tujuannya agar menciptakan suasana kota yang lebih layak dihuni. Bila berkaca pada negeri sendiri tentu saja kebijakan ekstrim ini tidak bisa mentah-mentah diterapkan, mobil lawas / retro kini juga sudah menjadi kultur masyarakat Indonesia. Lebih lebih kita jauh dari kata siap untuk menggunakan kendaraan listrik juga, sepertinya merancang kebijakan emisi di Indonesia harus menggunakan pemikiran yang jauh lebih matang lagi. Bagaimana menurut anda?

Read Prev:
Read Next:
  • Rockmeo

    Setidaknya skema pengenaan pajakny dipermudah seperti program lcgc apalagi kn uda ad program LCE yg berhubungan dgn kendaraan hybrid n listrik.
    Plus infrastruktur yg memadai bakalan deh UU kayak norwegia di atas bisa diterima sm masyarakat kita juga

  • Jenson

    Yah boro2 bisa 100% mobil listrik. Pasokan listrik buat hidup sehari hari aja msh kurang, msh ada pemadaman bergilir, daerah yg blm dpt listrik. Gitu malah menkonya ga setuju proyek 35K MW….
    Ckck… Indonesia~

  • nusantara nusantara

    keren nih pake listrik, tapi apakah buat nya juga pake energy terbarukan

  • Andy

    Norway salah satu negara exportir minyak bumi, tapi mau ngelarang penjualan mobil baru ber-bbm.. Hmm.. bukan kebijakan yang mudah.
    Apalagi kota direncanakan tanpa kendaraan pribadi.. Wow.. salut kalau bisa diterapkan.