Nissan : Mesin Diesel Bukan Masa Depan bagi Kami

by  in  International
Nissan : Mesin Diesel Bukan Masa Depan bagi Kami
0  komentar

AutonetMagz.com – Sementara pabrikan lain sedang berlomba – lomba untuk menjual mobil bermesin diesel-nya, Nissan, yang aktivitas di Indonesia sedang lesu, justru membatalkan rencana untuk men-develop mesin diesel bagi mobil – mobil mereka. Ada apa gerangan?

Rasanya sulit apabila diaplikasikan kepada kehidupan kita di Indonesia sebab mesin diesel merupakan tulang punggung roda perekonomian negara dan juga tren mobil masa kini yang machomacho, sebut saja mobil ber-chassis ladder frame, sangat getol dipasarkan.

Kondisi di negara maju secara global adalah menolak adanya mesin diesel. Isu – isu lingkungan hingga masalah politik menjadi permasalahannya. Entah apa yang membuat mereka beramai – ramai sepakat, entah karena pengembangan mesin diesel telah mentok atau ‘bisnis lain’ lebih menggiurkan.

Ya setidaknya keputusan ini sudah final untuk Nissan agar tidak menjual mesin diesel untuk jajaran mobil penumpangnya. Sementara itu Renault dan Dacia juga sepakat untuk melakukan hal yang sama. Sangat disayangkan ya, tapi kira – kira kenapa ya?

Analisa kami adalah perhitungan ekonomi dari sebuah kendaraan tidak akan maksimal apabila mesin diesel terus diproduksi. Kemungkinan penyebabnya adalah regulasi di berbagai negara yang seolah membuat konsumen harus mengganti mobil setiap tahun tertentu.


Sementara itu keunggulan diesel adalah durabilitas dan torsi yang tidak dibutuhkan bagi mobil penumpang kebanyakan. Maka dari itu pemutusan pengembangan mesin ini menjadi suatu alasan yang logis dan mereka lebih memilih pengembangan mobil listrik sebagai masa depan yang lebih baik, meski secara polusi mungkin tidak.

Ya, isu polusi memang merupakan suatu permasalahan tersendiri bagi mobil listrik, karena bisa jadi ia tidak lebih ramah lingkungan tetapi setidaknya polusinya tidak tersebar merata di dalam kota bukan? Jika mobil listrik menjadi umum, jangan lupa ada suatu biaya mahal dari baterai yang harus diganti berkala, entah apakah konsumen akan siap nantinya.

Apakah artinya mesin truk juga akan mengganti mesinnya? Tidak! Alasannya ya seperti analisa kami diatas, mesin truk memang sangat cocok apabila diberikan mesin diesel. Apalagi mesin truk tidak memakai teknologi yang menunjang kenyamanan seperti timing belt sehingga mesin akan lebih robust. Soal nasib Nissan Navara, kami pun tidak tahun bagaimana nantinya. Semoga saja kedepannya teknologi mesin diesel dapat titik cerah deh. Bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: