Nissan Akui Telah Memalsukan Data Emisi & Konsumsi BBM

Nissan Akui Telah Memalsukan Data Emisi & Konsumsi BBM
0  komentar

AutonetMagz.com – Masih ingat benar di dalam benak kita mengenai beberapa kasus pemalsuan data di dalam bidang otomotif yang terjadi dalam beberapa waktu ke belakang. Nama tenar macam Volkswagen, Porsche, bahkan Subaru ternyata mengakui bahwa pihaknya, ataupun karyawannya telah terbukti melakukan hal yang haram tersebut. Dan kini, giliran pabrikan lain asal Jepang, yaitu Nissan yang buka suara bahwa mereka juga telah melakukan hal serupa.

Yap, jika kalian ingat, pada bulan Oktober 2017 silam kami sempat beberapa kali mengabarkan bahwa Nissan bermasalah dengan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Jepang dimana pabrikan ini menyalahi peraturan dalam hal prosedur persetujuan mobil dengan spesifikasi JDM. Nah, merujuk pada permasalahan tersebut, pihak Nissan lalu melakukan investigasi internal yang mendalam mengenai hal ini dan mereka mengkonfirmasi bahwa menemukan sebuah kondisi Noncomformities alias ketidak-sesuaian. Masalah ini sendiri akhirnya melibatkan mobil – mobil Nissan rakitan Jepang dengan perkiraan produksi dalam satu dekade terakhir ini.

Pihak Nissan menambahkan, bahwa testing environment yang digunakan untuk pengujian konsumsi BBM dan data emisi gas buang pada mobil – mobil tersebut tak sesuai dengan yang seharusnya digunakan. Mengutip via Reuters, Pihak Nissan juga memberi tahu bahwa kesalahan ini menyebabkan dampak pada 19 model mobil Nissan yang dipasarkan di Jepang. Pihak pabrikan asal Jepang ini menambahkan bahwa mereka telah melakukan investigasi yang penuh dan komprehensif, sedangkan untuk penyebab dan juga latar belakang penyimpangan ini masih diteliti lebih lanjut. Nissan juga telah mempertahankan firma hukum Jepang terkemuka yang mereka percaya, yaitu Nishimura dan Asahi untuk melakukan penyelidikan yang berfokus pada penyebab masalah ini dan akan menerapkan tindakan balasan yang tepat berdasarkan hasil yang didapatkan di kemudian hari.

Tentunya masalah ini menjadi sebuah tanda tanya yang besar, apalagi pasca banyak pabrikan yang melakukan hal serupa. Pertanyaanya adalah, “Apakah berarti semua pabrikan melakukan hal yang sama? Hanya saja belum terkuak?” Yap, hal semacam ini memang bagi sebagian orang tak penting, namun tentunya kebohongan tetaplah kebohongan. Karena masalah ini sendiri, pihak Nissan sempat menghentikan produksi di pabrik mereka di Jepang pada bulan September 2017 silam, dan tak hanya itu, mereka juga melakukan recall pada 1,2 juta mobil yang terdampak masalah ini.

Baca Juga : Nissan Sementara Hentikan Produksinya di Jepang

Yang menarik, walaupun masalah ini telah tersebar, namun Nissan bersikeras bahwa meskipun pemalsuan tes ini terjadi, tidak ada model yang salah mecantumkan data konsumsi BBM dan angka emisi seperti yang diiklankan. Perusahaan ini juga mengatakan akan terus mencari kemungkinan kelalaian lainnya selain masalah yang muncul ini. Jadi, kalau menurut kalian bagaimana? Yuk sampaikan komentar kalian.

Read Prev:
Read Next: