Mitsubishi Xpander Versi Filipina Bisa Mendadak Mati di Kecepatan 60 km/jam

Mitsubishi Xpander Versi Filipina Bisa Mendadak Mati di Kecepatan 60 km/jam
0  komentar

AutonetMagz.com – Sebuah kabar yang kurang menyenangkan mengenai Mitsubishi Xpander hadir dari negeri tetangga kita, Filipina. Kabarnya, ada sebuah masalah yang ditemukan di Mitsubishi Xpander yang dijual di Negeri Lumbung Padi tersebut yang membuat mesin dari mobil ini bisa tiba – tiba mati alias mogok di saat mobil sedang dikendarai. Masalah ini sendiri naik ke permukaan karena masalah ini dialami oleh beberapa konsumen Mitsubishi Xpander yang baru membeli kendaraannya tahun ini.

Jadi, mengutip via laman berita lokal AutoIndustriya, ada beberapa laporan yang ditemukan di sosial media yang menyatakan bahwa Mitsubishi Xpander milik mereka bisa mati tiba – tiba saat dikendarai. Lebih spesifiknya, Mitsubishi Xpander yang bermasalah ini bakal tiba – tiba mati saat dikendarai di jalan dengan kecepatan di angka 60 km/jam. Tentunya kondisi ini bisa saja sangat berbahaya dan berakibat fatal karena memungkinkan terjadinya kecelakaan akibat mobil yang tiba – tiba kehilangan daya dan mati. Nah, pihak Mitsubishi Motors Philippines Corporation (MMPC) selaku APM Mitsubishi di Filipina pun buka suara.

Pihak MMPC menyebutkan bahwa pihaknya cukup menyesali akan ketidaknyamanan yang menyebabkan konsumen mereka mengalami masalah teknis pada Mitsubishi Xpander milik mereka. Pihak MMPC sendiri sejatinya sudah menerima komplain mengenai masalah fuel pump ini sejak bulan April kemarin, dan sekarang sedang menyelidiki asal muasal masalah pada bagian tersebut. MMPC juga sedang menunggu ekspedisi dari komponen yang bakal menjadi komponen pengganti untuk Mitsubishi Xpander yang bermasalah, yang mana distribusi kepada konsumen bakal dilakukan bulan ini.

Nah, jadi sudah jelas ya, masalah yang muncul di Mitsubishi Xpander ini adalah masalah di bagian fuel pump. Menariknya, unit yang bermasalah adalah unit produksi tahun ini, sedangkan LMPV ini sudah dijual sejak tahun 2018 silam di Filipina. Biasanya, banyak masalah bakal muncul di batch pertama dari mobil, seperti kasus idle up yang sempat terjadi di LMPV pesaing Toyota Avanza ini. Kita tunggu saja bagaimana nantinya pihak MMPC bakal menangani masalah ini, namun besar kemungkinan program recall nampaknya yang bakal diberlakukan. Hanya saja, kami belum tahu seberapa banyak Mitsubishi Xpander yang terpengaruh.

Lantas, bagaimana dengan Mitsubishi Xpander versi Indonesia? Bukankah mobil yang dijual di Filipina juga diproduksi oleh pihak MMKSI? Kami akan mencoba menghubungi pihak MMKSI untuk mendapatkan informasi mengenai problem ini. Bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: