Mitsubishi Indonesia Angkat Bicara Soal Kelangkaan Chip Mobil

Mitsubishi Indonesia Angkat Bicara Soal Kelangkaan Chip Mobil
0  komentar

Penulis : Franco Reynaldi

AutonetMagz.com – Semenjak munculnya pandemi COVID-19, beberapa perusahaan dari berbagai bidang pun mulai merugi dalam skala yang besar, tidak terkecuali perusahaan otomotif. Kelangkaan dari chip semikonduktor secara global membuat banyak produsen mobil mulai kebingungan dalam melanjutkan produksi dari mobil-mobil mereka, karena di masa kini nyaris semua mobil modern memerlukan chip di dalam mobilnya.

Bagi yang belum tahu, chip semikonduktor yang digunakan dalam mobil memiliki fungsi seperti pendeteksi sensor sabuk pengaman, sistem komputer mesin untuk mengatur tingkat keiritan serta fitur-fitur keamanan seperti pengereman darurat, sensor radar, cruise control, dan masih banyak lagi. Kelangkaan chip ini tidak hanya berlaku untuk mobil mewah yang canggih, tapi mobil biasa juga kena. Bagaimana selanjutnya?

Mitsubishi Pastikan Indonesia Aman

Belum lama ini, pihak dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang merupakan distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) memberikan tanggapan mengenai hubungan kelangkaan dari suku cadang chip semikonduktor terhadap operasional Mitsubishi Motors di tanah air.

Presiden Direktur PT MMKSI, Naoya Nakamura mengatakan, “Kami ingin mengkonfirmasi berita yang beredar saat ini terkait kelangkaan komponen semikonduktor, memiliki dampak yang terbatas terhadap pasar Indonesia. MMC secara global telah melakukan beragam upaya serta persiapan untuk mengamankan produksi dan pasokan unit di Indonesia. Sehingga kami pastikan bahwa aktivitas penjualan MMKSI tetap berjalan seperti biasa.” Singkatnya. Mitsubishi di Indonesia aman.

Relaksasi Pajak Dongkrak Penjualan

Seperti yang kita ketahui, semenjak diberlakukannya kebijakan relaksasi PPnBM yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia membuat jumlah pemesanan terhadap Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross meningkat dua kali lipat dari sekitar 2.500 unit pada bulan Januari dan Februari 2021, menjadi sekitar 5.000 unit pada periode Maret dan April 2021. Seperti biasa, untuk andalan penjualan mobil penumpang Mitsubishi Indonesia, mereka mengandalkan Xpander dan Pajero Sport.

Berkat penerapan program insentif PPnBM oleh Pemerintah Indonesia, permintaan terhadap Xpander dan Xpander Cross diluar perkiraan, dan mengakibatkan penundaan terhadap proses pengiriman kepada konsumen. Untuk itu saya ingin menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen yang masih menunggu unitnya dikirim karena permintaan yang sangat tinggi ini. Kami melakukan usaha terbaik untuk mengakselerasi dan menyesuaikan permintaan dan ketersediaan, serta memastikan konsumen segera mendapatkan unit yang sudah dipesan,” ungkap Nakamura lebih lanjut. Jadi, stok Mitsubishi baru di Indonesia aman ya, semuanya!

Read Prev:
Read Next: