Relaksasi PPnBM 100% Diperpanjang, Lanjut Sampai Agustus!

by  in Berita&Nasional
Relaksasi PPnBM 100% Diperpanjang, Lanjut Sampai Agustus!
0  komentar

AutonetMagz.com – Industri otomotif merupakan salah satu sektor yang terdampak paling parah sejak adanya pandemi COVID-19 di Indonesia. Padahal, industri ini sudah menyerap banyak lapangan kerja, dan menjadi salah satus ektor penting di Indonesia. Nah, guna membangkitkan lagi sektor otomotif, Pemerintah Indonesia melalui beberapa kementerian menghadirkan relaksasi PPnBM DTP (Ditanggung Pemerintah) sejak bulan Maret lalu. Dan Relaksasi tahap pertama yaitu 100% bebas PPnBM sudah berakhir bulan Mei silam. Namun, tingginya animo dari publik membuat Pemerintah kembali memperpanjang relaksasi PPnBM 100% hingga 2 bulan ke depan. Yuk kita bahas lebih lanjut.

Relaksasi PPnBM 100% Berlanjut

Kementerian Keuangan sudah senada dengan kami, bahwa PPnBM DTP dapat diperpanjang. Hal ini sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, diperlukan terobosan untuk tetap menciptakan iklim usaha yang kondusif di tengah kondisi pandemi. Ini bertujuan membangkitkan kembali gairah usaha di tanah air, khususnya sektor industri, yang selama ini konsisten berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Minggu (13/6). Perpanjangan masa relaksasi PPnBM 100% ini juga telah diusulkan oleh Menperin, dan disetujui oleh Menkeu, Sri Mulyani. Sri Mulyani menyatakan persetujuannya dalam rapat Pemulihan Ekonomi Nasional yang dipimpin Menko Perekonomuan, Airlangga Hartarto hari Jum’at lalu.

Sebagai catatan, pihak Kemenperin menunjukkan data bahwa potensi sektor otomotif didukung oleh 21 perusahaan, dengan kapasitas total mencapai 2,35 unit kendaraan per tahun. Sektor ini juga menyerap 38 ribu orang tenaga kerja secara langsung, dan juga 1,5 juta tenaga kerja lain yang bekerja di life cycle industri otomotif. “Artinya, industri otomotif menjadi salah satu penggerak perekonomian yang pertumbuhannya harus segera dipercepat karena industri ini melibatkan banyak pelaku usaha lokal dalam rantai produksinya mulai dari hulu hingga ke hilir“, tambah Menperin. Dengan adanya relaksasi PPnBm, maka sektor otomotif akan terus bergairah dan berpeluang kembali ke peforma awal sebelum pandemi. Dan inilah salah satu harapan dilanjutkannya relaksasi PPnBM 100% hingga bulan Agustus mendatang.

Penjualan Meledak Berkat Relaksasi PPnBM

Sejak penerapan relaksasi PPnBM 100% di bulan Maret, ada lonjakan penjualan di sektor otomotif. Di bulan maret, penjualan naik 28,85% dibanding bulan sebelumnya. Dan ledakan yang paling fantastis adalah di bulan April 2021, yaitu mencapai 227% kalau dibandingkan secara year on year. Secara ritel, penjualan akumulatif mencatatkan kenaikan 5,9% secara year on year, merujuk pada data GAIKINDO. Sedangkan rata – rata penjualan ritel bulanan mulai bergerak mendekati angka normal, sekitar 80 ribuan per unit. Setelah bulan Agustus 2021, barulah Pemerintah akan menurunkan relaksasi PPnBM menjadi 50%, dan berlaku hingga bulan Desember 2021. “Pemerintah bisa menilai dan mengevaluasi apa yang terjadi dalam tiga bulan terakhir ini, yaitu Maret, April, dan Mei. Kalau kami melihatnya, tepat sasaran, dan semua pihak happy dengan adanya stimulus ini,” ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto.

Jadi, bagaimana menurut kalian? Bagi kalian yang ingin membeli mobil, masih ada 2 bulan tersisa untuk menikmati program ini.

Read Prev:
Read Next: