Mitsubishi Heavy Industries Semakin Intens Produksi Turbo

by  in  Berita & International & Merek Mobil
Mitsubishi Heavy Industries Semakin Intens Produksi Turbo
0  komentar

AutonetMagz.com – Beberapa tahun terakhir ini pabrikan – pabrikan mobil dunia sedang asyik – asyiknya mengikuti tren baru yang akrab kita sebut dengan nama downsizing. Tren ini sendiri biasanya diikuti oleh mobil – mobil yang sebelumnya memiliki kubikasi mesin naturally aspirated yang lebih besar, lalu di varian terbarunya menggunakan mesin yang lebih kecil namun diberikan induksi paksa berupa Turbo.

Yap, dunia perturboan memang sudah cukup ramai akhir – akhir ini, dan merk – merk tenar yang sebelumnya enggan bermain dengan mesin turbo pun sudah teracuni oleh kenikmatan yang diberikan oleh Turbo. Mazda dan Honda contohnya, kedua pabrikan asal Jepang tersebut mulai memberikan Turbo pada produk – produknya. Nah, Mitsubishi pun tak mau ketinggalan lho. Melalui Mitsubishi Heavy Industries (MHI) yang merupakan salah satu anak perusahaan dari Mitsubishi Group, pihaknya ingin menjadi salah satu world leader dalam hal perturboan di tahun 2030 mendatang.

Pihak MHI sendiri mengatakan bahwa kebutuhan akan turbo saat ini sedang menanjak, karena penggunaan komponen ini sendiri membantuk produk, khususnya mobil. Mengapa? Karena dalam hal efisiensi bahan bakar, peforma, dan penekanan emisi gas buang, turbo banyak memberikan solusi. Oleh karena itu, pihak MHI yang juga memproduksi komponen induksi paksa ini akan memperkuat posisi mereka dengan menambah kapasitas produksi komponen turbo mereka di pabrik mereka yang ada di kota Sagamihara, Jepang. Selain itu, MHI juga menyasar beberapa lokasi lain di seluruh penjuru dunia untuk menjadi pabrik produksi turbo buatan mereka.

Bagi beberapa dari kalian, nampaknya apa yang dilakukan oleh MHI ini terkesan agak terlambat, karena kini pergerakan teknologi kendaraan sudah mengarah ke tenaga listrik. Nah, pihak MHI sendiri mengatakan kepada Saga Shimbun bahwa mobil listrik sendiri masih punya pekerjaan rumah dalam hal jarak tempuh dan lamanya waktu pengisian. Nah, oleh karena itu, mesin konvensional berturbo menurut MHI masih menjadi solusi untuk mesin irit, emisi ramah lingkungan, namun tanpa mengurangi peforma. Investasi sebesar 8 hingga 10 Milyar Yen sendiri diberikan oleh MHI dalam hal ini per tahunnya.

Nah, selain mesin turbo untuk mesin konvensional, pihak Mitsubishi juga sedang mengembangkan turbo untuk mobil hybrid. Menarik kan tentunya, jika mobil hybrid ditambah turbo. Nah, bagaimana kalau menurut kalian kawan? Yuk sampaikan pendapat kalian.

Read Prev:
Read Next: