MIT : Tesla Model S Tidak Lebih Ramah Lingkungan Dibanding Mirage

by  in International
MIT : Tesla Model S Tidak Lebih Ramah Lingkungan Dibanding Mirage
0  komentar

AutonetMagz.com – Tesla sudah lama berdiri, namun baru belakangan ini mereka bisa mencuri perhatian dengan Tesla Model S, mobil listrik yang punya performa sadis dengan jarak tempuh sekitar 500-an kilometer. Mumpung Tesla sedang di atas angin, mereka mempersiapkan kehadiran mobil listrik lain seperti Model X, Model 3 dan Model Y. Semua pihak ingin memperhatikan dan meneliti Tesla, tak terkecuali Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Namun temuan baru MIT soal dampak terhadap lingkungan dari Tesla Model S bakal jadi sedikit ganjalan buat Tesla. Seperti dilansir Auto Express, para peneliti dari MIT menganalisa dan menghitung siklus emisi CO2 dari sejumlah mobil, di antaranya termasuk Tesla Model S, BMW 7-Series dan Mitsubishi Mirage. Hasilnya, Mirage punya siklus CO2 paling kecil di angka 192 g/km, Tesla Model S di 226 g/km dan BMW 7-Series 385 g/km.

Sebelumnya pasti anda heran,”Kok mobil listrik dihitung CO2-nya? Kan tidak ada knalpot, tidak ada emisi, kok begitu?” Tadinya kami juga, namun ingat, yang dihitung bukan “emisi CO2” tapi “siklus emisi CO2”. Saat ada kata “siklus”, kami langsung sadar bahwa CO2 yang dihitung bukan dari mobilnya sendiri, melainkan dari segala proses yang ada saat mobil itu baru mau dibuat, sudah jadi dan siap dijual sampai mobil itu dihancurkan lagi di scrap yard.

Ya, Laboratorium Tranick MIT menghitung mulai dari mobil itu mau hidup sampai mau mati. MIT juga menghitung seberapa dampak CO2 yang dihasilkan saat mobil membakar sumber energinya untuk berjalan. Buat mobil bensin, yang dihitung dampak CO2 dari pembakaran bensin. Buat mobil listrik, CO2 yang dihitung adalah CO2 dari sumber listrik yang dipakai saat mobil tersebut diisi dayanya.

Hasilnya ya itu tadi, Tesla Model S ada di antara Mitsubishi Mirage dan BMW 7-Series. Masuk akal juga sih, sebab meski Teslanya sendiri tak beremisi, tapi pembangkit tenaga listriknya beremisi tidak? Namun MIT sendiri bukannya mau merusak citra mobil listrik, sebab Jessika Trancik dari MIT bilang,”Mobil listrik dan hybrid lebih baik daripada mobil listrik biasa.” Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: