Mesin Ford 1.0 Liter Ecoboost Disegarkan: Apa Bedanya?

by  in Ford&Hi-Tech
Mesin Ford 1.0 Liter Ecoboost Disegarkan: Apa Bedanya?
0  komentar

AutonetMagz – Ford Fiesta yang baru saja diluncurkan dengan desain yang benar-benar baru rupanya tidak serta merta menggunakan mesin lawas yang kita kenal selama ini. Mesin Ford 1.0 L Ecoboost 3 silinder yang dijuluki small but mighty oleh Ford, kini mendapatkan update terbaru yang membuat tenaga dan konsumsi bahan bakarnya lebih baik. Di Fiesta terbaru, basis mesin 1.000 cc 3 silinder Ecoboost sebenarnya masih sama, hanya saja Ford melakukan penambahan teknologi dan penyempurnaan.

Cylinder Deactivation Technology

Teknologi yang bisa mematikan silinder untuk menghemat bahan bakar ini sebenarnya bukan barang baru, banyak mesin yang memiliki 6 silinder atau lebih sudah menerapkan teknologi ini untuk menghemat bahan bakar ketika mobil dalam posisi mesin idle atau tidak melakukan akselerasi berat. Tujuannya tidak lain untuk menghemat bahan bakar karena berkurangnya jumlah silinder yang mendapatkan asupan bahan bakar.

Teknologi ini jarang sekali kita temukan di mesin mesin kecil yang memiliki jumlah silinder 4 buah atau 3 buah. Ford mengclaim bahwa teknologi ini adalah teknologi pertama di dunia yang diterapkan di mesin 3 silinder. Sehingga dalam keadaan idle atau keadaan saat mesin tidak membutuhkan performa tinggai, Ford Fiesta bermesin 1.0 L Ecoboost bisa bekerja hanya dengan 2 silinder saja yang aktif untuk menghemat bahan bakar.

Teknologi ini bisa mengaktifkan dan mematikan silinder dalam waktu 14 milidetik saja, sehingga perbedaan antara saat silinder aktif dan non-aktif akan terasa sangat cepat sekali.

ford-fiesta-2-doors-2017-2-pintu

Sistem deaktivasi silinder bisa bekerja saat mesin berputar di Rpm terendah hingga 4.500 Rpm. Ford memanfaatkan tekanan oli mesin untuk mengaktifkan lengan katup khusus yang bisa memutuskan koneksi antara camshaft dan katup silinder untuk mematikan silinder. Kemudian komputer akan memonitor beberapa faktor seperti kecepatan, throttle position dan beban yang diberikan kepada mesin untuk menentukan waktu yang tepat untuk mematikan dan mengaktifkan silinder.

Berdasarkan siklus mengemudi Eropa yang memiliki tingkat kemacetan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Indonesia, Ford mengatakan bahwa teknologi ini bisa mengurangi konsumsi bahan bakar sekitar 6%. Jika sebelumnya Ford Fiesta 1.0 L Ecoboost mampu memperoleh pencapaian bahan bakar sebesar 65.7 MPG, maka model terbaru ini seharusnya bisa memperoleh angka 69.6 MPG. Namun jika pengemudi berada di kondisi kemacetan yang memilik banyak kondisi idle, efisiensinya bisa lebih dari 6%.

Ford merancang kembali engine mounting dan drive shafts baru untuk menjaga mesin lebih minim getaran. Menurut Ford, mereka merancang kembali unbalanced flywheel dan pulley yang berfungsi sebagai penyeimbang agar mesin tidak bergetar. Ford kini menggunakan dual-mass flywheel dan plat kopling dengan peredam getaran untuk mengurangi getaran saat mesin bekerja. Ubahan-ubahan ini dilakukan karena mesin harus bisa tetap minim getaran disaat ia bekerja dengan 3 atau 2 silinder. Kalau dulu kan 3 silinder terus yang jalan kan, makanya sekarang lebih ribet.

Selamat Tinggal Timing Belt!

Untuk meningkatkan durabilitas, di mesin 1.000 cc Ecoboost generasi terbaru ini Ford seperti menjilat ludahnya sendiri yang mengatakan bahwa timing belt bisa lebih efektif pada mesin kecil karena lebih ringan dan bisa lebih awet karena direndam oleh oli. Di mesin 1.0 Ecoboost terbaru, Ford kembali menggunakan rantai (timing chain) sebagaimana mesin pada umumnya. Tidak hanya timing chain, Ford juga membuat lengan katup dengan teknologi metal injection moulding untuk meningkatkan durabilitas.

ford-fiesta-active-soft-roader-versi-crossover-2017

Dalam mengembangkan mesin 1.000 cc Ecoboost generasi terbaru ini, Ford mengembangkan mesin ini di UK, Jerman dan US, kemudian mereka juga bekerjasama dengan Schaeffler Group yang sudah terkenal berpengalaman dalam pengembangan mesin.

Soal performa, Ford belum menyebutkan berapa tenaga mesin yang dapat dihasilkan oleh mesin 1.0 L Ecoboost, namun Ford mengatakan bahwa mesin ini akan tersedia dalam pilihan 3 output power dan masih belum jelas juga mesin dengan tenaga berapa sajakah yang akan mendapatkan teknologi cylinder deactivation.

Saat ini Mesin Ford Fiesta 1.0 L Ecoboost yang sebelum facelift tersedia dalam 4 buah output power, mulai dari 80 Ps, 100 Ps, 120 Ps yang kita kenal di Indonesia dan 140 Ps. Hmm… Mungkin nggak yah tenaga mesin Fiesta 1.0 Ecoboost generasi terbaru ini bisa menghasilkan tenaga hingga 150 Ps? Hmm…

Read Prev:
Read Next: