Mercedes-Benz GLA 200 dan GLB 200, Ini Starter Pack SUV Mercy Orang Indonesia!

0  komentar

AutonetMagz.com – Orang Indonesia adalah jenis orang yang jika mencari mobil, 7 seater dahulu yang ditanya. Mobil yang memiliki bangku untuk 7 orang akan sangat mudah menarik perhatian. Campurkan dengan bentuk bodi SUV atau crossover yang belakangan ini laku keras, peluang untuk dipilih jadi makin besar. Berikan pula merek bergengsi yang punya reputasi bagus kalau dibawa kemana-mana, rasanya semakin menambah keyakinan calon konsumen.

Nampaknya itu adalah hal-hal yang ada di Mercedes-Benz GLB 200 yang hari ini resmi meluncur di Indonesia. GLB-Class adalah kelas baru Mercedes-Benz, mobilnya berbentuk SUV dan ia masih masuk kategori NGCC-nya Mercedes-Benz, alias mobil kecil seperti A-Class, CLA-Class dan B-Class. Salah satu kekuatan GLB-Class adalah jumlah tempat duduknya yang selera Indonesia banget, yakni 7-seater. Memang di luar sana ada yang 5-seater, tapi 7-seater lebih cocok buat negara kita kan.

Mercedes-Benz sudah memberikan label bahwa baris ketiga hanya cocok untuk orang dengan tinggi maksimum 169 cm saja, tapi paling tidak calon pemiliknya akan senang dengan kehadiran baris ketiga. Saat tak terpakai, jok baris ketiga bisa dilipat rata lantai, begitu juga dengan jok baris kedua. Jika ingin duduk di baris kedua, kami sudah mencobanya dan ruangan yang tersedia bisa dibilang lapang. Untuk orang setinggi 178 cm, ruang kepala dan kaki benar-benar bebas masalah.

Jok baris kedua bisa digeser maju-mundur untuk kompromi dengan penduduk baris ketiga, dan di sini ada sepasang cup holder, 2 buah ventilasi AC, kantong-kantong untuk menyimpan barang, armrest tengah dan 2 buah USB-C untuk mengisi daya gadget kita. Satu-satunya hal yang mungkin kurang wah untuk dipamerkan adalah absennya atap kaca di mobil ini, tapi selain dari itu, ruang baris keduanya enak untuk dihuni.

Kabin depan Mercedes-Benz GLB 200 tak ubahnya keluarga A-Class dan B-Class lainnya, menyuguhkan desain yang ciamik untuk direkam di media sosial. Kelengkapan standar ala Mercy seperti lampu kabin, jok elektrik dengan 3 memori, layar resolusi tinggi, AC dual zone dan tema MBUX yang bisa diganti-ganti melalui sajian berbagai macam profil siap dipilih. Karena sudah pakai MBUX, tentu saja mobil ini bisa melakukan banyak hal dengan perintah suara “Hey, Mercedes”.

Mercedes-Benz GLB 200 juga sudah dilengkapi fitur canggih yang memungkinkan ia untuk parkir sendiri, namun sayang belum ada wireless charging di sini. Pada bagian depan, ada 2 buah USB-C untuk dipakai penumpang depan, sehingga total ada 6 buah USB-C di mobil ini : Ada 2 di depan, 2 di tengah dan 2 di belakang. Urusan mesin, percayakan kepada mesin 1.300 cc turbo 163 hp dan 250 Nm yang menggerakkan roda depan via transmisi kopling ganda 7 percepatan.

Penampilan Mercedes-Benz GLB 200 dari luar sebenarnya sama pentingnya dengan interior dan akomodasinya. Kami takkan bilang mobil ini sebagai baby G-Wagen meski bentuk bodinya sama-sama agak kotak, karena ia lebih cocok dibilang baby GLS. Meski ada beberapa aksen krom yang sebenarnya tidak perlu, mobil ini masih enak dipandang. Mengenai harga, Mercedes-Benz GLB 200 dijual seharga 829 juta Rupiah off the road. Relatif terjangkau untuk ukuran SUV Mercy turbo 7-seater.

Selain GLB 200, Mercedes-Benz GLA 200 juga resmi meluncur hari ini. Mercedes-Benz GLA 200 yang biasanya jadi idaman kaum muda, pelajar dan ibu-ibu kini bersolek dengan interior mirip A200, kabin belakang lebih lega, jok belakang bisa digeser dan direbahkan dan mesin 1.300 cc turbo. Desain barunya juga hadir untuk memikat konsumen tipikal Mercedes-Benz GLA 200 yang kini dijual seharga 779 juta Rupiah off the road. Apa opinimu mengenai 2 mobil ini? Sampaikan di kolom komentar!

Agar lebih jelas, kami sertakan video first impression review Mercedes-Benz GLB 200 Progressive Line yang baru saja diluncurkan di Indonesia pada bagian atas artikel ini.

Read Prev:
Read Next: