Mazda : Toyota Jadi Benchmark Kami Sekarang

Mazda : Toyota Jadi Benchmark Kami Sekarang
0  komentar

AutonetMagz.com – Kalau melihat Mazda-Mazda baru, kadang kami senang karena mereka mau fokus dengan aspek kesenangan berkendara dan itu terbukti di produk-produk barunya (kecuali VX-1). Mulai dari si kecil Mazda 2 sampai SUV CX-5, semuanya menyenangkan. Banyak pihak yang serta merta menyebut Mazda ini sebagai BMW-nya Jepang, dan itu bukan sebuah keisengan tanpa dasar yang kuat.

Pertama, keduanya punya filosofi yang sama soal menciptakan mobil yang mengedepankan kesenangan pengemudinya. Kedua, mereka punya bahasa desain tertentu. BMW punya Kidney Grill, Hoftmeister Kink dan sebagainya, sementara Mazda punya desain Kodo yang membuat satu model dengan model lainnya terkesan mirip. Ketiga, MZD Connect-nya Mazda mirip banget dengan kepunyaan BMW, dan itu bisa dilihat dan dirasakan oleh siapa saja.

Memang, beberapa waktu yang lalu, Mazda menjadikan BMW sebagai benchmark mereka, namun seiring waktu berjalan benchmark Mazda pun berubah. AutoGuide berkesempatan untuk bertanya kepada engineer Mazda mengenai siapa yang jadi benchmark mereka. Ternyata, Mazda tidak begitu terdorong oleh pendekatan baru BMW terhadap dinamika sebuah mobil, dan sekarang telah menunjuk standar tolak ukur baru. Apa mobil yang dimaksud? Toyota Camry 2018.

Ya, Toyota. Anda tidak salah baca. Merek yang terkenal itu memang laris sekali, namun mana ada mobil Toyota yang dinamis dan asyik dikendarai? Apalagi Camry, yang di sini jadi sedannya bos-bos yang masa bodoh soal begituan. Buat bikin Toyota 86 saja mereka harus minta bantuan Subaru. Lucu kala Toyota yang mobilnya notabene membosankan jadi inspirasi Mazda untuk menciptakan mobil-mobil yang asik dan menggairahkan.

Jika Camry sekarang laris manis dibanding versi dulu yang sangat membosankan untuk dikendarai, artinya mereka sekarang benar-benar memiliki mobil yang handling-nya bagus,” kata insinyur Mazda. Ini tentu pujian yang tinggi bagi Toyota bahwa sedan mereka lebih menarik bagi Mazda dibanding BMW. Jangan lupa juga kalau Mazda adalah merek yang dari dulu terkenal dengan mobil yang menarik untuk dikendarai. Sebut saja Mazda MX-5, RX-3, RX-7, RX-8 dan klan Mazdaspeed atau MPS yang tidak terkenal dibanding STI, Evo, Type R dan Nismo.

Tentu saja, waktu mengubah segalanya, dan Mazda mungkin akan mencari tolok ukur baru di kemudian hari. Semoga ini berarti kalau Toyota Camry baru benar-benar bagus, dan semoga standar baru ini takkan membuat mobil-mobil Mazda jadi basi dan membosankan. Semoga juga ini bukan karena Mazda lagi mesra-mesranya dengan Toyota. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: