Mazda Bantah Rumor Merger dengan Toyota

Mazda Bantah Rumor Merger dengan Toyota
0  komentar

AutonetMagz.com – Awal mula ketika Toyota mulai melirik Mazda adalah ketika Mazda menorehkan angka produksi sebanyak 100 ribu unit mobil di Meksiko. Sekarang, Mazda dan Toyota telah bekerja sama untuk kolaborasi jangka panjang yang saling menguntungkan. Itu sudah termasuk produksi di pabrik gabungan sebesar $ 1,6 miliar di Alabama Utara. Proses rebadge mobil pun sudah terjadi, seperti Mazda 2 Sedan yang diganti logo oleh Toyota jadi Toyota Yaris Sedan.

Kalau melihat tindak-tanduk demikian, ada kesan seperti Toyota dan Mazda bersiap untuk merger, tapi apa benar? CEO Mazda Amerika Utara dengan cepat membantah bahwa Mazda bakal menjadi anak perusahaan Toyota yang baru. Menurut sebuah laporan dari The Detroit Bureau, Masahiro Moro, Presiden Operasi dan CEO Mazda Amerika Utara, mengatakan bahwa Mazda dan Toyota tidak punya rencana buat melakukan merger.

Mazda berencana untuk tetap menjadi pembuat mobil independen untuk saat ini, namun kedua perusahaan akan terus bekerja sama dalam pengembangan produk dan teknologi baru. Pada Automotive News World Congress di Detroit, Moro juga membahas masa depan mobil listrik dan fuel cell, sembari menekankan bahwa teknologi tersebut penting bagi masa depan permobilan.

Namun, Mazda percaya bahwa mesin bensin dan diesel andalannya bisa bertahan paling tidak selama satu dekade lagi, berkat kemajuan teknologi yang sudah mereka capai. “Ini rekayasa mesin pembakaran dalam murni, dan inilah cara Mazda,” kata Moto. “Semuanya akan jadi lebih baik karena kita menggabungkan teknologi lain di tahun-tahun mendatang. Inilah saatnya untuk melangkah lebih jauh, seiring kemajuan masyarakat, Mazda juga harus maju.”

Bagian dari strategi baru tersebut mencakup implementasi mesin SkyActiv-X. Mesin tanpa busi ini akan menjadi langkah pertama menuju strategi Mazda bernama “Sustainable Zoom-Zoom 2030“. Rencana itu juga mencakup pengenalan teknologi autonomous driving, dan tujuan keseluruhan untuk mengurangi tingkat rata-rata C02 Mazda sebesar 50 persen dibandingkan tahun 2010, dan 90 persen pada tahun 2050.

Dengan terobosan di mesin SkyActiv-X kami, Mazda akan mengantarkan mobil bermesin baru itu ke pasaran pada 2019,” kata Moro. “Kami berharap dapat melihat penghematan bahan bakar sekitar 20% sampai 30% dengan Skyactiv-X sebagai mesin terdepan kami.” Yah, sebenarnya bosan juga kalau apa-apa dicaplok Toyota, semoga yang terbaik saja deh buat Mazda dan Toyota. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: