Maruti Omni Bakal Pensiun, Maruti Buka Peluang Produksi Suzuki Super Carry

Maruti Omni Bakal Pensiun, Maruti Buka Peluang Produksi Suzuki Super Carry
0  komentar

AutonetMagz.com – Di Indonesia, jajaran mobil niaga masih menyisakan para pemain lama yang namanya sudah melegenda. Sebut saja Suzuki Carry, Mitsubishi L300, dan Mitsubishi T120SS. Masih dipertahankannya generasi lawas dari jajaran mobil baru ini memang memiliki sebuah alasan yang masuk akal, yaitu kapabilitasnya masih mumpuni hingga hari ini. Nah, di India pun sama, pihak Maruti Suzuki masih menjual Maruti Omni yang merupakan sosok Suzuki Carry generasi ketujuh yang pertama kali diperkenalkan di era tahun 80-an, wow. Namun sayangnya, Maruti Omni akan segera menyudahi masa baktinya pasca 3 dekade lebih dijual.

Maruti Omni sendiri diperkenalkan di India pada tahun 1984, dan kala itu menggunakan nama Maruti Van dengan mesin 796cc tiga silinder segaris. Seiring berjalannya waktu, pihak Maruti mengubah nama mobil ini menjadi Maruti Omni di 1988 dan mendapatkan facelift di tahun 1998. Ada beberapa varian Maruti Omni yang sempat dijual, mulai dari Maruti Omni (E) di 1996 yang merupakan varian 8 seater, lalu Maruti Omni XL yang hadir dengan atap yang lebih tinggi, Maruti Omni LPG dan Maruti Omni Cargo LPG yang mendapat tambahan LPG kit, dan Maruti Omni Ambulance untuk keperluan medis. Model lawas yang dipermak aksesoris supaya agak modern dan mesin lawas mungkin akan membuat kita mengernyitkan dahi perkara penjualan. “Wah, pasti nggak laku nih, jadinya disuntik mati”. Namun hal tersebut ternyata tak benar.

FYI, di tahun fiskal silam, Maruti Omni bersama Maruti Eeco mampu membukukan penjualan sebanyak 155.137 unit, yang artinya per bulannya hampir mencapai 13.000 unit. Sebuah catatan yang menurut kami mengesankan untuk sebuah mobil yang tak berganti model sejak tahun 1984. Bahkan, secara total Maruti Omni sendiri sudah terjual sebanyak 15,7 unit semenjak diperkenalkan tahun 1984. Lalu, kalau masih laku, ngapain disuntik mati? Jawabannya ada pada regulasi. Di India sendiri akan menerapkan standar emisi Bharat stage emission standards VI alias BSVI dan BNVSAP New Car Assestment Program pada tahun 2020 mendatang, dan jelas Maruti Omni dengan segala teknologinya yang tergolong usang menjadi sangat susah untuk bisa fit in dengan regulasi ini. Oleh karenanya, besar kemungkinan Maruti Omni akan dikampakkan.

Lalu, dengan capaian penjualan yang masih sangat menggiurkan, bagaimana langkah dari Maruti Suzuki? Kami sendiri melihat ada beberapa peluang. Terlepas dari Maruti Eeco yang juga punya segmen sama dan lebih baru, pihak Suzuki bisa juga membuat versi van dari Suzuki Super Carry Pickup. Untuk kalian yang asing dengan nama ini, Suzuki Super Carry Pickup adalah Suzuki Carry Pickup yang dijual di tanah air. Jadi, jikalau model ini dibuat versi van-nya, jadilah Suzuki Carry GX atau yang juga kita kenal dengan nama Suzuki Carry Futura di masa lalu. Ada juga solusi lain, seperti menghadirkan Maruti Wagon R 7 penumpang dan Suzuki Solio 7 Seater untuk memenuhi pangsa pasar Maruti Omni. Namun keduanya membutuhkan dana yang besar untuk realisasi, dan bisa jadi teknologi yang diusung oleh kedua mobil ini membuat harganya jauh diatas Maruti Omni.

Maruti Omni sendiri dijual dengan harga mulai 272.164 rupee atau setara 56 jutaan Rupiah hingga 305.516 Rupee atau setara 63 jutaan Rupiah. Murah kan? Nah, bagaimana menurut kalian? Bandingkan dengan Suzuki Carry GX yang mencapai 150 jutaan saat ini.

Read Prev:
Read Next: