Mahindra Berencana Lepas Merk Korsel, Ssangyong

Mahindra Berencana Lepas Merk Korsel, Ssangyong
0  komentar

AutonetMagz.com – Siapa yang ingat dengan merk asal Korea Selatan yaitu Ssangyong? Yap, merk asal Negeri Ginseng ini sempat menarik perhatian di awal kemunculannya pasca menggunakan mesin lansiran Mercedes-Benz. FYI, untuk saat ini, mayoritas kepemilikan saham dari merk Ssangyong ada di tangan pabrikan asal India yang juga berjualan di Indonesia yaitu Mahindra.

Nah, mentuip informasi dari AutoNews, ada kabar yang beredar bahwa Mahindra selaku pemilik 75% dari saham Ssangyong berencana untuk melepas saham mereka di merk asal Korsel tersebut. Sebelumnya, Mahindra adalah ‘penyelamat’ Ssangyong dari kebangkrutan di tahun 2010 alias 1 dekade silam. Berkat Mahindra, Ssangyong masih bisa eksis hingga saat ini. Baik Mahindra maupun Ssangyong sendiri juga berbagi produk satu sama lain. Ssangyong Rexton di-rebadge oleh Mahindra menjadi Mahindra Alturas, sedangkan Mahindra XUV300 adalah kembaran dari Ssangyong Tivoli.

Kondisi saat ini ditambah munculnya COVID-19 membuat banyak pabrikan otomotif harus mengencangkan ikat pinggang mereka. Dan ini juga bisa menjadi alasan paling logis mengapa Mahindra rela melepas Ssangyong. “Ssangyong memerlukan investor baru, dan kami bersama perusahaan bekerja keras untuk melihat apakah kami bisa mengamankan investasi tersebut”, ujar Managing Director Mahindra, Pawan Kumar Goenka. Sedangkan Deputy Managing Director Mahindra, Anish Shah menyebutkan bahwa jikalau ada investor baru, maka pihaknya secara otomatis akan menjual saham mereka di Ssangyong.

Walaupun berhasil menyelamatkan Ssangyong dari kebangkrutan 10 tahun lalu, nyatanya kolaborasi antara Mahindra dan Ssangyong masih belum terlihat memberikan keuntungan satu sama lain. Untuk saat ini, ada beberapa model Ssangyong yang dijual bebas. Sebut saja Ssangyong Rexton, Ssangyong Musso Double Cabin, Ssangyong Korando, Ssangyong Tivoli, dan Ssangyong Tivoli XLV (LWB), serta Ssangyong Turismo. Melepas saham di Ssangyong nampaknya akan memberikan Mahindra dana segar untuk mereka bisa revive dan survive dari kondisi dunia yang tak menentu pasca kehadiran COVID-19.

Jadi, bagaimana tanggapan kalian?

Read Prev:
Read Next: