Lamborghini Lirik Sistem Hybrid Untuk Supercar Mereka

Lamborghini Lirik Sistem Hybrid Untuk Supercar Mereka
0  komentar

AutonetMagz.com – Lamborghini Urus adalah Lamborghini pertama di abad 21 yang pakai turbo, dan menjadi SUV baru Lamborghini pasca mereka selesai dengan LM002. Setelah pakai turbo di Urus, muncul pertanyaan soal apakah Lamborghini sudah punya rencana untuk memasang turbo di supercar mereka? Klan supercar dari Ferrari dan McLaren saja sudah pakai turbo di model-model mereka.

Usut punya usut, Lamborghini rupanya masih agak menjaga jarak dengan turbo supaya tidak terlalu ketergantungan. Banteng Italia tersebut tidak ingin mengorbankan gairah suara mesin V10 dan V12-nya dengan gangguan suara turbo yang mengotori pesona dan warna suaranya. Alih-alih, mereka melirik teknologi hybrid untuk dijejalkan di supercar penerus Huracan dan Aventador nanti demi menurunkan emisi gas buang sekaligus menendang performa lebih jauh.

Saya pikir regulasi emisi di masa depan bisa kita hadapi dengan mesin hybrid, di mana kita dapat terus mendapatkan daya tarik emosional mesin naturally aspirated tetapi juga mengurangi kadar gas buang dan meningkatkan efisiensi BBM menggunakan teknologi hybrid,” kata Chief Technical Officer Lamborghini, Maurizio Reggiani kepada CarAdvice. Tambahan darinya adalah bahwa pengganti Aventador dan Huracan bakal tetap pakai mesin non-turbo meski ditambah hybrid.

CTO Lamborghini itu melihat kalau penggunaan sistem hybrid buat supercar mereka memiliki dua keuntungan utama: Respon akselerasi yang lebih baik dan memberikan citra teknologi yang lebih unik dan berbeda dari supercar turbo, misalnya seperti supercar dari Ferrari dan McLaren. Soal dipasangnya turbo di Lamborghini Urus, itu hanya karena SUV itu adalah calon volume maker baru Lamborghini, bukan model inti yang mendefinisikan arti Lamborghini sesungguhnya.

Meski sudah terbuka untuk hybrid, Lamborghini sendiri belum mau melangkah lebih jauh ke supercar listrik seperti Rimac dan Pininfarina.”Ini terkait dengan performa, handling, kecepatan maksimum, dan beberapa parameter lainnya… Saat ini, kami tidak melihat teknologi yang ada sekarang layak untuk kami,” kata Reggiani. Yah, tunggu saja deh seperti apa supercar Lamborghini di masa depan. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: