Komparasi : KIA Morning VS Honda Brio Satya

by  in Honda&Kia&Komparasi
Komparasi : KIA Morning VS Honda Brio Satya
0  komentar
KIA-Morning-VS-Honda-Brio-Satya

AutonetMagz.com – Ketika kebijakan LCGC diresmikan, dengan cepat model LCGC dari berbagai merek mewarnai jalanan Indonesia berkat harganya yang terbilang murah. Namun harga mobil murah membawa sejumlah konsekuensi logis, terutama soal kualitas dan finishing sebuah mobil. Seolah ingin menghapus stigma jelek tentang mobil murah, KIA meluncurkan Morning yang tidak tergolong sebagai LCGC namun harganya sangat bersaing serta kualitasnya di atas LCGC pada umumnya, dan hal ini membuat pasar LCGC bisa terusik oleh model non-LCGC. Jadi, apa yang membedakannya dari LCGC pada umumnya? Untuk perbandingan, kami mengambil contoh Honda Brio Satya tipe E, karena Morning dan Satya sama-sama merupakan down spec dari Picanto dan Brio dan harga keduanya tak terpaut jauh, yaitu 128 juta untuk Morning dan 117 juta untuk Brio Satya. Yuk kita simak komparasi antara keduanya.

Eksterior

Honda_Brio_Satya_1.2L_LCGC_Honda_Indonesia

Baik Morning maupun Brio Satya, keduanya memiliki eksterior yang sangat menarik, namun perbedaannya ada pada gaya yang dianut masing-masing mobil. Brio Satya tampil lebih sporty dan dinamis, sementara Morning tampil lebih modern dan futuristik. Namun ada beberapa detail yang membuat Brio Satya terlihat lebih lengkap di eksterior, apa sajakah? Pertama, Honda telah melengkapi brio dengan pelek alloy, sementara Morning membiarkan pelek kalengnya tampil apa adanya. Kedua, foglamp yang dimiliki Brio Satya juga menjadi poin plus mengingat Morning tidak dilengkapi dengan foglamp. Ketiga, fitur high mounted stop lamp membuat Brio lebih komplit, sebab item tersebut absen di Morning. Lalu, apakah Brio menang telak di bagian eksterior? Mungkin bisa dibilang begitu, sebab KIA Morning tidak selengkap Brio dari segi eksterior, meskipun image CBU Koreanya dapat sedikit menaikkan derajatnya.

KIA Morning 1.000 cc Indonesia

Interior

Interior mobil ini juga berbeda jauh saat pertama kali melihatnya. Brio Satya memiliki interior yang lebih sporty, selaras dengan eksteriornya. Kesan sporty tersebut dikuatkan oleh bucket seat, desain dasbor dan setir serta panel instrumennya, namun paduan warna hitam dan beige agak sedikit mencampurkan kesan elegan dalam interiornya yang sporty ini, tapi tak mengapa, toh masih cukup serasi. Sementara itu, Morning memiliki interior yang lebih simpel dan modern. Setir palang dua mungkin buka selera semua orang, namun KIA berhasil mendesain setirnya dengan baik. KIA juga menyuguhkan interior two-tone, namun dengan paduan warna hitam dan silver. Morning tidak memiliki jok model bucket seat, sebab ia hanya dibekali jok model konvensional. Sepertinya untuk sesi pandangan pertama, Brio bisa mendominasi lebih banyak daripada Morning.

brio-05

Tapi itu belum semuanya, sebab ketika kita duduk dan merasakan seluruh kabinnya, akan ada perbedaan mencolok lagi. Di sini, material dasbor Morning terasa lebih baik daripada Brio, sebab bila kita merabanya, dasbor Morning lebih lembut bila dibandingkan dengan Brio. Morning juga memiliki jok yang paling nyaman di kelas city car, bahkan mampu menyaingi Mitsubishi Mirage, sehingga cukup nyaman untuk perjalanan jauh seperti saat kami mengetesnya ke Anyer. Brio memiliki jok yang sebenarnya cukup tipis, bahkan kita bisa merasakan rangka joknya jika kita menekannya dengan jari kita. Untuk posisi mengemudi pun, pengaturan jok Morning masih lebih fleksibel dibanding Brio, sebab headrestnya bisa diatur.

Kia Morning Interior

Fitur

Honda Brio dibekali perangkat audio yang bisa memutar CD, MP3, membaca flashdisk dan memiliki koneksi AUX. Di sini Morning harus mengaku kalah, sebab meskipun audionya juga memiliki koneksi AUX dan membaca flashdisk, nilai minusnya ada pada ketidakmampuannya memutar CD, dan jumlah speakernya hanya 2 buah. Brio juga menang dengan fitur spion elektris, sementara Morning hanya memiliki pengaturan spion manual dengan tuas pengatur di dekat pilar A. Brio juga lebih lengkap soal safety, karena meskipun hanya di tipe E matik, kehadiran ABS, EBD dan dual airbag jadi kelebihan, dan tidak satupun dari fitur tersebut hadir di Morning.

Audio-Honda-Brio

Selebihnya, kedua city car hasil downgrade ini fiturnya sebelas-duabelas, beda-beda tipis. Mereka berdua sama-sama memiliki Electronic Power Steering, tilt steering, power window di baris depan, defogger kaca depan dan ECO mode untuk berkendara lebih efisien.

Head unit tape single din KIA Morning

Mesin

Sebenarnya  kedua mobil ini memiliki dapur pacu yang sangat berbeda, jadi akan wajar jika perbandingannya begitu kontras. Brio dilengkapi mesin 1.200 cc 4 silinder i-VTEC, bertenaga 88 HP dan torsi 109 Nm, sementara Morning menggendong mesin 1.000 cc 3 silinder D-CVVT, tenaganya 69 HP dan torsinya 97 Nm.Sama-sama menggunakan transmisi manual 5-speed, sepertinya sudah jelas kalau Brio unggul soal mesin. Selisih kapasitas 200 cc, 1 silinder, tenaga 19 HP, torsi 12 Nm membuat Brio layak diunggulkan di sektor ini, sebab dengan tenaga dan torsi lebih besar, akselerasi dan top speed bisa dicapai lebih mudah daripada Morning.

Mesin-Brio-Satya

Namun biasanya performa bukan menjadi prioritas kedua mobil ini, melainkan keiritan konsumsi bensin. Lagipula, toh untuk apa ngebut dengan kedua city car ini? Berdasarkan berbagai sumber, Brio dan Morning memiliki konsumsi bbm untuk rute kombinasi diatas 11 kilometer per liter, dan konon bila menggunakan ECO driving, kedua mobil ini bisa tembus 20 kilometer per liter untuk rute jalan tol. Irit banget yah.

KIA Morning mesin 1000 cc 3 silinder

Driving Impression

Kalau kami boleh bilang, Brio dan Morning memiliki definisi berbeda untuk dikatakan ‘enak dikendarai’. Sejak dulu Honda terkenal dengan fun to drive, dan Brio bukanlah sebuah pengecualian. Brio memiliki suspensi yang handal untuk diajak bermanuver, membuatnya terasa stabil untuk ukuran city car. Menikung dengan kecepatan 60 km/jam, Brio tidak menunjukkan body roll berlebihan, sama dengan Mobilio. Bahkan jika anda cukup berani, ajaklah LCGC ini berslalom di lapangan aspal yang cukup luas, dijamin anda akan ketagihan. Namun tentu saja konsekuensinya adalah Brio tidak akan terasa begitu nyaman, apalagi dengan jok tipisnya, sehingga saat melewati jalan jelek kita harus ekstra pelan agar seisi kabin tidak merasa terguncang oleh suspensinya yang kaku. Kabin Brio juga terhitung agak bising saat kita menjelajah dengan kecepatan tinggi. Jika ingin memilih Brio yang nyaman, Brio tersedia dalam transmisi otomatis yang akan menambah kenyamanan mengemudi.

Honda Brio ngedrift di Tumplek Blek 2013

Bagaimana dengan Morning? Berbeda jauh dengan Honda, mobil-mobil KIA belakangan ini memiliki image kuat di sektor kenyamanan, bahkan Morning pun tidak dianaktirikan untuk hal yang satu ini. Suspensinya tergolong empuk, terutama saat kita harus melewati jalan yang jelek, guncangan mampu diredam dengan baik sehingga nilai kenyamanan meningkat. Pengaturan jok juga lebih fleksibel, karena headrestnya bisa diatur dan busanya lebih tebal dan empuk. Kabinnya sendiri tidak bisa dibilang kedap, tapi setidaknya lebih baik dari Brio berkat peredaman interior hingga 3 lapis dan karet peredam pintu yang lebih tebal daripada Brio. Urusan handling, Morning tidak bisa menandingi Brio, sebab body rollnya lebih terasa bila dibandingkan dengan Brio. Singkatnya, Brio lebih agresif daripada Morning, dan Morning lebih nyaman daripada Brio.

Review KIA Morning 1000cc

Build Quality

Inilah poin yang menarik, sebab mobil murah identik dengan build quality yang terkesan ala kadarnya. Saat memperhatikan detail Brio, kita akan menemukan karet pintu yang kurang tebal, dasbor dengan material kasar yang terkesan murah, bahkan dasbornya terkesan kurang kokoh. Coba saja tekan bagian atasnya, terutama dasbor di depan jok penumpang, akan terasa mudah untuk menekan dasbor ini hingga naik-turun. Door trimnya pun tidak menutup pintu dengan sempurna, karena kita masih bisa melihat panel besi di bagian bawah dekat tempat penyimpanan. Selain itu, karena pintu bagasi terbuat dari kaca, beberapa orang meragukan kekuatannya, terutama kalau mereka tidak sengaja membanting pintu bagasi. Mungkin bisa lebih dimaksimalkan lagi di facelift berikutnya, terutama untuk sebuah mobil Honda.

Speedometer_Honda_Brio

Morning sepertinya bisa membuat anda tersenyum dengan detailnya. KIA rupanya tidak menurunkan spek Picanto secara gila-gilaan pada Morning. Dengan 3 lapis peredam interior dan karet pintu yang lebih tebal dari Brio, suara dari luar bisa diredam dengan baik. Door trimnya juga menutup panel pintu dengan rapi, dasbornya pun lebih kokoh dan tidak akan naik turun ketika ditekan. Fit dan finishingnya pun lebih presisi dan rapi. Morning pun menggunakan engine mounting hidrolik yang biasanya ditemukan di mobil dengan harga 200 juta ke atas, seperti Carens atau Sorento. Sepertinya Morning menang telak di sektor ini, sekaligus membuktikan kalau mobil murah tidak melulu berkualitas rendah.

Engine mounting mobil KIA Morning

Kesimpulan

Target mobil-mobil murah ini adalah first car buyer, jadi biasanya value for money akan sangat mempengaruhi pilihan mereka. Melalui komparasi tadi, kita dapat menyimpulkan kalau Brio menawarkan value sebagai mobil yang menyenangkan untuk dikendarai. Dengan keunggulan di sektor mesin, handling dan fitur, Brio dapat menjadi mobil pertama yang mengajarkan anda betapa menyenangkannya mengemudikan sebuah mobil. Parts modifikasinya juga sangat melimpah, sehingga sangat mudah untuk menjadikan Brio lebih personal lagi. Sementara Morning menawarkan value sebagai mobil yang menyenangkan untuk ditumpangi. Dengan fit dan finishing yang baik serta kualitas dan kenyamanan yang melampaui standar sebuah mobil murah, Morning menerapkan standar baru untuk sebuah mobil murah, terutama dalam hal kualitas. Jadi, manakah pilihan anda diantara Brio yang sporty dan Morning yang nyaman? Sampaikan komentar dan pendapat anda di bawah ini.

Read Prev:
Read Next:
  • rizki

    saya kira ban impor bukanlah suatu kelebihan bagi Morning mengingat dia CBU Korsel, yang sudah pasti bannya diimpor bareng mobilnya, serta jangan lupa Morning adalah buah akibat kerjasama pemerintah dengan Korsel (sebelumnya dengan Jepang) untuk meringankan harga komoditi (salah satunya mobil) yang diimpor dari Korsel.

    • Hillarius Satrio

      sip. terima kasih atas koreksinya

  • Sorry, koreksi Brio Satya tipe E sudah punya wiper belakang…

    • Hillarius Satrio

      oh iya, sudah dikoreksi. Terima kasih atas perhatiannya

  • GTRr35

    ga ada hubungan pintu bagasi kaca dengan kekuatannya, udah dari jaman estilo pintu bagasi nya kaca, juga crv gen 2. pintu bagasi kaca nya bisa dibuka terpisah dan terbukti handal tanpa masalah.
    toyota Aygo dll mobil mini hatchback eropa pun sama.
    ergonomis seat bukan dari pengaturan fleksibel semata tidak ada hubungan langsung, sudah seringkali dibuktikan, mobil yang banyak pengaturan seringkali tidka ergonomis, demikian sebaliknya. yang membuat ergonomis itu design engineering nya.
    Morning dalam hal ini jauh sekali di bawah brio tingkat ergonomisnya, juga seperti review2 dimanapun jarang ada yg mengkritik ergonomis seat honda seperti di autonetmagz.
    apalagi segi visibility (bagian dari ergonomis), morning sangat buruk.
    tingkat peredaman pun lebih buruk morning dimana terlihat masih menggunakan platform sasis mobil kecil, maksimal hanya possible untuk ukuran picanto dimana biasanya karena limitasi rigiditas sasis dasar. beda dengan brio yang bahkan masih mumpuni sampai ukuran mobilio. sekali lagi faktor majority tingkat kebisingan kabin adalah di rigiditas sasis, dan bukan dari tebal tipis karet pintu atau peredam additional yang merupakan faktor minor.

    • reyhan adefrid

      tapi standar kualitas sebuah mobil kini sudah meningkat tajam. akui saja, mobil honda kebanyakan overpriced. dengan harga yang tinggi, sudah seharusnya konsumen mendapatkan standar yang tinggi pula. dan sebaiknya produsen jepang kini merubah mindset penjualan mereka yang hanya mengedepankan mesin, dan garnish dibanding kualitas. terutama untuk honda, jujur saja, rasanya honda hanya bermodal nama besar di indonesia.

      • Si_Ang

        ya memamng kita akui Honda hanya bermodal nama besar di indonesia
        cuman ya akui pula bahwa brand Koreapun Imagenya masih buruk di Indonesia
        terbukti mobil Korea seperti pada umumnya memang nyaman
        tapi model brand Korea itu tidak di desain untuk jangka 10 atau 15 tahun kedepan.
        Lihat Honda Civic Genio, dia masih terlihat bagus meskipun mobil itu udah lama banget dari masa ke masa di lihat itu masih cocok lah buat anak muda
        dan onderdil mobil Brand Korea itu juga susah untuk daerah2 lain.

    • Bro, apakah brio dijual di eropa? Udh lolos uji euro ncap blom? Jgn kyak mobilio, ditulis udh lulus uji tabrak, eeehh uji tabraknya honda….

      • Andi

        Honda mah yg aturan ratingnya 2 malah jadi 5
        Honda jago dalam menyunat fitur
        Honda jago dalam mombodohi masyarakat indonesia
        Honda jago dalam memberikan kualitas buruk pada konsumennya
        Honda jago dalam memberikan harga
        Sampai kapan honda boongin rakyat indonesia???
        Jangan salah ya, tadinya saya fans terberat honda, tp hanya sampai 2013 doang, pas tahun 2014 saya terkejut saat liat jazz, mobil yg harganya diatas 200jt, masa catnya masuk kedalem kap, gak niat banget bikin mobilnya
        Pengennya cuma dapet duit doang, gaada peduli pedulinya sama konsumen
        Penasaran saya sama karyawan pabrik honda, bikinnya kaya gimana sih sampe cat masuk kedalem kap, kalo saya ketemu mekanik honda, rasanya
        Orangnya pengen saya bejek bejek
        Harapan saya honda tahun depan harus berbenah diri, seperti masa kejayaan
        Nya dulu yaitu 2005

    • dionap

      Soal kaca belakang di Brio wajar kalo masih ada beberapa orang yg ngeraguin kekuatannya. Secara mobil pd umumnya hampir ga ada yg menerapkan pintu kaca seperti itu. Mungkin lebih kuat dr kaca yg ada di jendela samping atau kaca2 lainnya. Tp tetep kalo dibandingin sm yg pake full body masih kalah kuat.
      Kalo soal ergonomis,mungkin dr mas GTRr35 blom nyoba Morning/Picanto secara langsung ya. Oke mungkin secara posisi mengemudi Honda lebih unggul,cm menurut saya Kia lebih fleksibel dan nyaman. Saya bs bilang gtu karna material jok dan headrest yg bs diatur sesuai keinginan. Artinya harusnya untuk faktor itu mas ga bs bilang Brio jauh lebih unggul,karna Brio pun harus diakui punya banyak kelemahan di sektor itu. Blom lg soal kualitas dasbor dan interior. Overall,parah bgt! Mungkin dr segi bahan mirip2,cm Kia jauh lebih solid dan soal peredaman juga lebih kedap Kia kemana2. Brio suara motor masih kentara bgt kedengeran dr dalem,Kia ga bgtu.
      Dan kata siapa karet tebel dan peredaman ga ngaruh buat faktor kebisingan kabin? Ngaruh lah mas. Bodinya juga pengaruh. Morning yg minim fitur bobotnya mirip sm Brio yg fiturnya lebih.
      Itu kenapa saya waktu hampir 2 taun lalu memilih Picanto ketimbang Brio. Selain lebih reasonable kualitas Kia menurut saya ud jauh berubah bahkan lebih mantep ketimbang Brio. Itu dibandingin sm Brio 1.3 loh. Apalagi yg Satya. Dan kl-pun perbandingannya sm Morning sekalipun saya mending beli Morning dan saya modifikasi aja. Fitur2 yg “kurang” di Morning bs saya tambah sesuai keinginan
      Tp kl soal bodi dan kualitas kan tidak mungkin diutakatik,karna itu ud bawaan pabrik.
      Jd kl memilih barang,apapun itu..sekarang ini patokannya ud bukan lg merk tp kualitas yg dimiliki dan value buat konsumennya. Ok,aftersales Kia blom sebagus Honda. Tp kl konsumen sini bs open-minded terhadap merk diluar yg ud “punya nama”,saya rasa merk lain akan lebih terpacu dan semangat untuk meningkatkan aftersales terbaik bagi konsumennya
      Sekian masukan dan saran bagi semuanya. Maaf kalo ada salah2 kata. Cm sekedar share pengalaman tanpa mihak satu merk,karna saya udah pernah nyoba dua mobil ini meski bukan tipe Morning atau Satya

    • eye of tiger

      kayaknya yang lu omongin emang ngebenerin honda mulu. maksudnya nganggep honda paling bagus.
      1. bagasi cuma pake kaca, ya jelas meragukan. kalo misalnya kacanya pecah, dan diganti, berarti selama lagi dicari spare part kacanya itu, mobilnya gaada penutup bagasi dong. gimana?? terbukti brio aja cuma ada di negara berkembang, sedangkan picanto ada di mana-mana.
      2. lebih ergonomis picanto dong. kursi lebih empuk, rangka kursi ga kerasa, headrest ga permanen, dll. visibilitas picanto malah bagus kok.
      3. peredaman kabin bagusan juga picanto LOL.

  • @kevin_kalis1999

    Saya punya picanto sekaligus brio 1.2.. Yg jelas suspensi morning dan picanto tidak berbeda.. Juga jok sama sekali tidak berbeda kecuali motifny saja.. Saya merasa suspensi picanto adalah yg terkeras jika dibandingkan mobil sekelasnya.. Ia bahkan lebih keras jika dibandingkan dgn brio.. Alhasil suspensi morning otomatis lbh keras juga ketimbang satya.. Utk masalah jok, saya kurang setuju. Posisi duduk dipicanto terlampau miring, membuat badan pegal serta visibilitas yg tidak begitu baik.. Headrestnya dirasa terlalu maju. Walau jok brio lebih tipis, namun brio memiliki posisi duduk lebih baik, headrest lebih nyaman juga. Trims.. Follow @kevin_kalis1999 ya

    • Gw rasa mslh driving impression itu subjektif, klo bwt gw picanto lbih enk bawanya dibanding brio, pegel, joknya tipis banget, sama brio itu terlalu pendek GC nya, ada lobang dalem dikit, eehh mentok bawahnya, plg brio menangnya kalo tarik tarikan aja, emg gw akuin enak itu mobil klo bwt ngebut, tpi klo bwt kenyamanan gw rasa morning jauh diatas brio

      • dev

        @tim seinget saya brio GCnya lebih tinggi dari picanto. brio 16,5 cm picanto 15 atau 15,2 cm. thanks maaf kalo salah

  • Dan satya akan menjadi first car saya….

  • Yes…do you have a honda..?!.

  • om, brio sotoy itu tidak punya ABS, EBD, apalagi BA, itu fitur hanya dimiliki brio 1,2 saja, dan harganya sudah 160jetian, bukan 120jetian lagi
    pikir ulang deh kalau mau ambil brio sotoy,
    pertama:build quality material, iya bener designnya bagus, tapi coba kamu teken pake jari saja itu bodi, pasti penyok,
    kualitas interior, buruk! material plastiknya jelek, jok bikin pegel, kopling berat kalo pas ngelepas, iya bener enteng pas neken, pas ngelepasnya berat, ini sangat menyiksa kalo buat macet2
    grip bannya jelek,
    peredaman buruk, jangan harap suara motor alay bisa diredam di mobil ini
    tapi selepas itu semua, designnya memang cakep, tapi kalau aku disuruh pilih brio sotoy or miras, i’ll go for miras, even kia morning, aku tetep pilih kia morning

    • reyhan adefrid

      ^^setuju sama pemikiran bro ini

    • ryan

      kamu sotoy ah om bejo, semua body mobil jepang dan korea itu tipis kecuali chevrolet, bilang brio tipis sama aja dengan kia, yg beda itu GC sama interior mang diakuin brio GC nya pendek.. tapi interior lbh bagus dari morning menurut saya ,ada MID indikator dibanding morning, bagasi sempit klo brio, klo mau gede ya march, valco, sama mirage

    • Si_Ang

      ane seneng banget nie dengan pernyataan agan yang satu ini
      “tapi coba kamu teken pake jari saja itu bodi, pasti penyok”
      coba praktekin gan ane pengen ngerti jari lho terbuat dari baja kah?
      Sombong amat jadi orang

    • Djoe

      Maaf gan, setahu gue, brio satya tipe e sdh abs ebd. Koreksi kalau salah!!!

    • Andi

      Yaudah kalo gitu, beli leopard aja, ketebalan baja 335mm
      Build quality, gak bakalan bisa dibuka kecuali ditembak
      Performa, lewat lumpur, air, tanggul , jalan rusak juga bisa
      Tenaga, v12 supercharged, pasti badaklah
      Tempat belinya di krauss-maffei wegmann

  • rivai

    brio akan menjadi mobil city car pertama ku

  • Autonet Magz Coba Bikin Review KIA Morning VS Toyota Agya/Daihatsu Ayla dong… atau gak lanjut lagi lawan Datsun GO+ Panca,Suzuki Karimun Wagon R….
    thanks

  • Koreksi sedikit nih, brio itu defog blkg aja gapny, apalahi defog depan?

    • dev

      ada sih mas tim u/ brio 1.3 (sport) aja tapi

  • Thanks for finally writing about >Komparasi : KIA Morning
    VS Honda Brio Satya | AutonetMagz :: Review Mobil dan Motor Baru Indonesia <Liked it!

  • dev

    about brio satya vs kia morning. Brio Satya E menang di fitur, ground clearance, harga, audio, tenaga mesin, service quality (maaf agak subyektif karna KIA agak kurang nyaman showroomnya), bobot setir (penyakit picanto sekarang). Morning menang di design (terbukti udah ada penghargaan dan didesain oleh desainer mobil eropa), working quality (apalagi ini CBU), interior, bagasi, kenyamanan, konsumsi bbm (mungkin, karena mesin lebih kecil), dan material

  • Andiaz

    Brio enak bos buat duduk…
    Ketimbang yaris generasi sebelumnya saya malah lebih nyaman nyetir brio.

    Tapi memang kabin berisik bgt..
    Dulu saya punya City idsi gak seberisik brio sih..
    Overlap dengan budget yg lumayan tipis tp model masih gaya lah..

  • Si_Ang

    koreksi gan
    Brio Satya E Door trimnya sudah tertutup sempurna
    jadi udah gk kelihatan plat besinya lagi

  • Novan

    Memang saya amini sebagai pemilik brio satya,mobil ini banyak minusnya dari sisi kenyamanan seperti kualitas dashboard dan karet pintu yg terkesan kurang tebal. Suara bising di dalam kabin begitu terasa. Wajar peredamannya hanya 1 lapis dan tidak menyeluruh. Bahkan jika dibandingkan rival seperti agya terkesan lebih baik dalam mereduksi kebisingan. Tapi brio memberikan value yg lebih dari sisi performa serta handling. Mobil ini punya mesin yg responsif terutama di putaran atas. Mungkin karena 4 silinder i vtec nya. Kemudian yg patut dapat acungan jempol yaitu dari sisi pengendalian yg presisi, rasanya nurut bgt diajak bermanuver sesuai dgn kehendak kita. Masalah udah lolos uji tabrak saya rasa mobil ini sanggup melewati. Ayla versi malaysia aja bisa dapat bintang 4, apa lagi brio yg struktur rangkanya terasa lebih rigid. Dan pernah kejadian di forum kaskus ada pengendara brio yg mengalami kecelakaan 90km/jam dan menabrak pembatas tol. Mobil rusak parah tp bagian kabin tetap utuh, airbag mengembang sempurna dan penumpangnya pun selamat.

  • EP82

    LCGC? Mending gua plihara starlet gue dr pada beli mobil baru yang bodinya bisa disobek cutter kayak kaleng soda aja. Mungkin kaleng bekas dikumpulin trus dijadiin mobil ya.

  • dodol

    Brio Mobil pertamaku …

  • Chop

    Ane gk pilih dua duanya, mendingan mobkas aja, harga segitu udh dapet
    City gen 1 tipe tertinggi, lumayan kan buat gengsi

  • hendrik

    brio satya sdh ada abs+ebd?? wowwww….
    brio satya ada tipe E metik?? wowww….
    perbandingan nya byk menyesatkan.
    jangan di samain brio satya dan brio 1.2

  • s4kh4

    koreksi brio satya tipe E tidak ada ABS+EBD.Fitur itu cuman ada di Vrio yg CBU bukan LCGC

  • anto

    Kia morning parah banget,dipakek trek 100 km tanpa stop mesin langsung jebol,lain hal.a dibanding brio satya di ajak laju 100 km tanpa stop mensin masih seger gan,pokok.a nyesel milih kia serius gan tq bukan menjatuhkan tapi cuma berbagi pengalaman…

  • Adrian Kun

    Lengkap sekali review-nya gan. Mantap!
    Kebetulan saya lg bingung milih antara Brio sama Picanto.
    Buat agan2 yang ribut2 di komen, mungkin sudah pada lupa gimana rasanya jd “first car buyer”.
    Semuanya balik lg ke selera masing2.
    Buat saya kenyamanan lebih utama daripada fitur, karena ini pengalaman pertama saya memiliki mobil.

    • Aryo Wicaksono

      fitur mah nggak penting, Gan. malah buat ane yang paling penting tuh “handling”. hehehehe

    • Rahadian

      kalo brio satya vs picanto. jelas picanto menang jauh bang. tapi harga picanto jauh lebih mahal juga dibanding satya.. kalo saya sih gk suka sama sempitnya kabin belakang dan bagasi brio, juga bentuk bokongnya itu.. gk banget.. picanto jauh lebih cantik kemana2 dibanding brio.. buat mobil kecil gini,kenyamanan jauh lebih berharga dibanding kenikmatan ngebut.. lagian kalo mau ngebut mending beli medium hatchback atau sedan eropa bekas..hehe