Kazutoshi Misuno, Godfather dari Nissan GT-R : Nissan GT-R Harus Berat!

Kazutoshi Misuno, Godfather dari Nissan GT-R : Nissan GT-R Harus Berat!
0  komentar
nissan-gtr-emblem

AutonetMagz.com – Sungguh, ini merupakan salah satu topik yang menarik jika anda sangat antusias dengan segala hal yang berkaitan dengan engineering dunia otomotif yang menjadi hobi kita bersama ini. dalam hal ini, ada pernyataan menarik dari Kazutoshi Mitsuno, sang mastermind di balik Nissan GT-R yang legendaris. Saat membicarakan tentang Nissan GT-R R36 terbaru bersama Top Gear, Kazutoshi-san bicara kalau GT-R baru akan mempertahankan satu ciri khasnya : bobot yang berat.

nissan-gtr-nismo

Kalau biasanya supercar melakukan diet ketat agar bobotnya ringan dan bisa lari lebih kencang, lain halnya dengan GT-R. Mulai dari generasi paling lawas sampai sekarang, tak ada yang bilang GT-R lebih ringan dibandingkan mobil sport atau supercar lain. Sebagai gambaran, Nissan GT-R R35 sekarang beratnya 1.740 kg, sangat berat jika dibandingkan Porsche 911 Turbo yang 1.605 kg. Kok begini sih pak?

“Semua jurnalis otomotif bilang GT-R itu berat, berat, berat – mobil ini harus lebih ringan, ringan, ringan! Saya bilang saja, semua jurnalis harus membangun tingkat pemikiran yang jauh lebih profesional! Belajar lagi! Pahami sejumlah riset! GT-R memang harus seberat ini. Mobil yang lebih ringan tak akan bisa dikontrol dengan baik. Bobot yang enteng bisa berbahaya, bisa membuat mobil tak dikuasai dengan baik oleh pemakai,” demikian ucap Kazutoshi Mitsuno.

nissan-gtr-rear-wallpaper

Salah satu teori yang mendasari pemikirannya adalah gaya tekan ke bawah alias downforce. “Berat mobil F1 adalah 560 kg, tambah pembalapnya jadi sekitar 600 kg. Berapa besar downforce yang bisa dihasilkan mobil F1? Sekitar 1.300 kg, jadi berat totalnya bisa lebih dari 1.800 kg saat ngebut. Mobil balap GT1 beratnya sekitar 1.200 hingga 1.300 kg, ditambah downforce 600 kg saat ngebut, beratnya bisa sampai 1.800 kg,” demikian katanya.

Karena mobil-mobil seperti Nissan GT-R dan lain-lain adalah road car dan bukan mobil balap yang punya wujud dan perangkat aerodinamika yang ekstrim, maka total gaya tekan ke bawah yang dihasilkan saat melaju kencang tak sebesar mobil F1 atau GT1. Maka dari itu, dengan berat sekitar 1.700 kg dan sistem aerodinamika seperti sekarang, Nissan GT-R akan berbobot setara dengan mobil F1 atau GT1 saat ngebut.

Nissan-gtr-wallpaper-front

“Performa GT-R juga masih harus bisa dikontrol oleh pengguna. Saya punya tanggung jawab besar kepada pelanggan,” demikian katanya. Terlepas mengenai pas atau tidaknya teori ini untuk membuat sebuah mobil seperti GT-R, hasilnya bisa kita lihat sekarang. Meski berat, tapi GT-R kini bisa mempermalukan mobil yang harganya jauh lebih mahal dan bobotnya lebih ringan.

nissan-gtr-panning-shoot

Selain itu, kami setuju dengan Kazutoshi Mitsuno kalau kami harus belajar banyak, masih banyak hal yang belum kami pahami dan harus kami dalami demi meningkatkan kualitas pemikiran kami. Tak hanya kami, anda para pembaca juga kami rasa sedang banyak belajar dan saling berbagi pengetahuan satu sama lain. Kita semua hanya berhenti belajar kalau kita sudah mati.

Bagaimana menurut anda pernyataan Godfather of GT-R tersebut? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: