Makna Logo Hantu Koenigsegg : Wujud Penghormatan Sang Hypercar

Makna Logo Hantu Koenigsegg : Wujud Penghormatan Sang Hypercar
0  komentar

AutonetMagz.com – Sudah beberapa hari belakangan car enthusiast Indonesia dihebohkan dengan munculnya hypercar Koenigsegg CCX berwarna putih-hitam di area Jakarta dan BSD. Mobil bermesin 4.700 cc V8 twin supercharger itu seolah datang untuk “mengejek” Ferrari-Ferrari yang sedang party di sana, seperti berkata,”Halah, Ferrari. Nih, gue bawa Koenigsegg nih.” Secara brand image, Ferrari sebenarnya tak perlu takut, soalnya brand image Ferrari jauh lebih kuat daripada Koenigsegg.

Namun bicara spesifikasi, Kuda Jingkrak Italia itu harusnya sudah mulai takut dengan sang hantu dari Angelholm. Ngomong-ngomong hantu, mungkin beberapa dari kalian ada yang penasaran, kenapa di mobil-mobil Koenigsegg ada gambar hantunya. Rupanya ini adalah salah satu wujud penghormatan dari Christian Von Koenigsegg, kreator Koenigsegg kepada skuadron pasukan udara Swedia. Betul, di sini ada cerita yang cukup menarik buat disimak dan jadi pengetahuan.

Jadi saat mau memproduksi mobil, tempat pembuatan mobil Koenigsegg mengalami bencana kebakaran. Bingung untuk mencari tempat baru bagi kelanjutan produksi mobilnya, sebuah rejeki menghampiri Koenigsegg yang dari dulu sampai sekarang kepalanya botak terus. Ada sebuah hangar eks skuadron Angkatan Udara Swedia, Johan Röd. Skuadron ini adalah skuadron terkenal di Swedia, dan salah satu pesawatnya adalah pesawat buatan Swedia sendiri, Saab AJS37.

Ciri khas skuadron ini ada dua. Pertama, ia punya logo hantu yang menempel di bodinya. Kenapa diberi logo hantu? Kuncinya adalah pada aksi dari skuadron udara tahun 30-an ini, karena mereka punya mental baja dan berani beraksi seperti hantu. Mereka selalu lepas landas sebelum matahari terbit dan pulang setelah matahari terbenam. Jaman dulu, belum ada teknologi penerbangan yang secanggih sekarang, bahkan untuk produsen pesawat terkenal macam Saab.

Jadi, para pilot skuadron udara ini terbang dengan hanya memakai insting dan naluri alamiahnya. Karena kebiasaan mereka, orang-orang hanya bisa mendengar suara pesawatnya, tapi tak bisa melihatnya, maka dari itulah julukan “Sang Hantu” alias “The Ghost” muncul. Ciri khas kedua adalah slogan “The Show Must Go On”. Sepertinya ini menggambarkan tekad bulat para pilot jagoan nan nekat yang bisa mengendalikan pesawat hanya bermodal naluri meski minim teknologi.

Untuk menjaga warisan tradisi para pilot supaya “The Show Still Goes On” dan tanda terima kasih karena boleh memakai hangar mereka buat memproduksi mobil-mobil Koenigsegg, logo hantu kini menempel di semua mobil Koenigsegg, mulai dari CCX, Agera, Regera, One:1 dan lain-lain. Apa opinimu mengenai penghormatan Koenigsegg pada skuadron udara ini? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: