Honda Brio : Penyelamat Penjualan Honda di Indonesia

by  in Berita&Honda&Merek Mobil
Honda Brio : Penyelamat Penjualan Honda di Indonesia
0  komentar

AutonetMagz.com – Sudah rahasia umum kalau tahun ini adalah tahun gelap nan suram untuk pasar otomotif di Indonesia. Setiap segmen di industri otomotif anjlok, apalagi penjualan roda 4. Nah, Honda Indonesia pun tidak luput dari kondisi ini, namun secara perlahan Honda kembali ke jalur yang benar. Dan produk yang paling banyak berperan dalam misi penyelamatan angka penjualan Honda di Indonesia adalah Honda Brio. Mari kita bahas.

Sebagai pembanding, mari kita perhatikan beberapa rival dari Honda di Indonesia seperti Daihatsu, Mitsubishi dan Suzuki. Ketiganya masih bisa survive karena memiliki model niaga, namun kondisi yang berbeda dialami oleh Honda. Honda Prospect Motor (HPM) selaku APM Honda di Indonesia tidak memiliki kendaraan komersial, sehingga mau tak mau Honda harus menggenjot sektor passenger car mereka. Hasilnya lumayan, Honda Brio sebagai mobil entry level Honda mencatatkan sumbangsih yang impresif. Honda Brio menyumbangkan kontribusi 62% untuk Honda dengan penjualan sebesar 3.622 unit, sekaligus menjadikannya model dengan penjualan tertinggi di Indonesia pada bulan September lalu.

Honda Brio Satya menjadi model dengan penjualan tertinggi bagi Honda dengan total 2.507 unit, meningkat 33% dibanding bulan sebelumnya. Sementara itu, penjualan Honda Brio RS juga meningkat sebesar 80% dari 621 unit menjadi 1.115 unit di bulan September lalu. Model-model Honda yang lainnya juga menunjukkan tren penjualan yang positif, seperti Honda Mobilio yang naik 29%, lalu Honda HR-V 1.5 yang naik 3%, diikuti Honda Civic Turbo Sedan yang naik 39%. Honda Jazz juga turut berkontribusi dalam penjualan Honda di bulan September dengan menyumbangkan penjualan sebesar 328 unit. Sedangkan Honda BR-V menyumbang 154 unit dan CR-V sebanyak 253 unit.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Kami bersyukur Honda dapat mempertahankan trend penjualan yang positif dalam kondisi pasar yang masih belum stabil di kuartal ketiga tahun ini. Pencapaian tersebut didukung oleh aktivitas ekonomi yang mulai berjalan secara bertahap serta kemudahan konsumen melakukan pembelian melalui lembaga pembiayaan dan berbagai program penjualan yang kami tawarkan. Tentunya kami akan terus memonitor perkembangan kondisi di kuartal terakhir tahun ini dan berharap stabilitas pasar dan ekonomi akan terus terjaga.”

Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: