Toyota Yaris Cross Mengaspal di Jepang, Lebih Murah dari HR-V!

Toyota Yaris Cross Mengaspal di Jepang, Lebih Murah dari HR-V!
0  komentar

AutonetMagz.com – Pada akhir bulan April 2020 kemarin pihak Toyota telah melakukan global reveal dari versi crossover Toyota Yaris yang kita kenal dengan nama Toyota Yaris Cross, bukan heykers. Nah, kali ini pihak Toyota Motor Japan telah resmi memasarkan Toyota Yaris Cross untuk pasar domestik Jepang. Lantas, apa saja varian dan opsi serta berapa harga jual dari Toyota Yaris Cross di Negeri Matahari terbit? Yuk kita kupas lebih dalam.

7 Trim, 2 Opsi Mesin

Kali ini kami tidak akan lagi membahas tampilan dan desainnya, kalian bisa menuju ke artikel sebelumnyauntuk bahasan tersebut. Nah, Toyota Yaris Cross dipasarkan di Jepang dalam 7 trim, dimana ketujuh trim tersebut dibedakan dalam 2 opsi mesin. Pertama adalah mesin 1.500cc naturally aspirated dengan 2 jenis penggerak yaitu FWD dan 4WD. Lho, mesin 1NR seperti Yaris Indonesia? Tidak dong, karena mesinnya adalah mesin M15A-FKS dengan dynamic force dan dipadukan direct shift CVT ala Toyota. Di varian mesin ini ada 4 trim yaitu B Package sebagai versi entry, lalu trim X, G dan trim Z.

Opsi mesin kedua tentunya adalah mesin hybrid yang menggunakan basis Toyota Hybrid System II dengan reduction gear. Kode mesinnya adalah M15A-FXE 1.500cc yang bisa juga dipadukan teknologi e-Four. Jadi, Toyota Yaris Cross Hybrid ini bisa dibeli dalam format FWD ataupun 4WD (e-Four) berdasarkan kebutuhan. Untuk trim, Toyota Yaris Cross Hybrid juga memiliki trim X, G, dan Z seperti versi mesin ICE-nya. Hanya saja tidak ada varian entry seperti versi standar. Oiya, Toyota Yaris Cross diproduksi di pabrik perakitan Toyota di Ohira / Iwate yang berada dalam naungan Toyota Motor East Japan Inc.

Target 4.100 Unit Sebulan, Mulai 250 Jutaan

Toyota sendiri cukup percaya diri dengan sosok Toyota Yaris Cross walaupun kondisi dunia termasuk di Jepang juga tengah terpukul pandemi COVID-19. Buktinya, Toyota Yaris Cross ditargetkan bisa terjual per bulannya di angka 4.100 unit. Atau, kasarnya mencapai hampir 50 ribu unit per tahunnya. Untuk harga jual, Toyota Yaris Cross juga bisa dibilang cukup lebar jangkauannya. Sebagai contoh, Toyota Yaris Cross B Package sebagai versi termurah dibanderol di angka 1.798.000 Yen atau sekitar 250 jutaan Rupiah. Angka ini tentu menggiurkan karena rival terdekatnya yaitu Honda Vezel (HRV) tipe terendah diharga 2.113.426 Yen atau 294 jutaan Rupiah.

Sedangkan varian hybrid termurah yaitu Toyota Yaris Cross Hybrid X ada di angka 2.284.000 Yen atau setara 318,6 jutaan Rupiah. Lagi – lagi, Toyota Yaris Cross lebih murah dibandingkan Honda Vezel Hybrid yang dipasarkan di angka 2.505.555 Yen atau setara 249,3 jutaan Rupiah. Sedangkan tipe tertinggi dari Toyota Yaris Cross ada di angka 2.815.000 Yen untuk tipe Toyota Yaris Cross Hybrid Z e-Four, atau kalau dirupiahkan setara dengan 392,5 jutaan Rupiah. Jelas angka yang menarique kalau Toyota mempertimbangkan unit Toyota Yaris Cross di Indonesia kan? Eits, tapi kalau CBU Jepang bisa beda cerita.

Safety Komplit

Satu hal lain yang menurut kami menjadi poin penting dari Toyota Yaris Cross versi Jepang adalah ketersediaan fitur safety yang niat pake banget. Sebagai catatan, Toyota Yaris Cross sudah diperlengkapi dengan Toyota Safety Sense sebagai standar, kecuali versi B-Package alias tipe terendah. TSS di Toyota Yaris Cross meliputi Pre-collision Safety System assists untuk pejalan kaki (siang-malam) dan pesepeda (Siang), lalu Low Speed Acceleration Control, Emergency Steering Assist, Full Speed Range Rader Cruise Control, Lane Tracing Assist (LTA),  Adaptive High-beam System (AHS), serta Road Sign Assist (RSA).

Selain sepaket TSS tersebut, Toyota Yaris Cross versi Jepang juga mendapatkan sejumlah fitur keselamatan lain seperti Secondary Collision Brake yang bekerja saat sensor mendeteksi airbags mengembang dan secara otomatis mengatur fungsi rem dan lampu rem sehingga kendaraan bisa melambat dan menghindari kecelakaan kedua. Nah, fitur tersebut baru pertama kali diterapkan di segmen compact crossover. Masih ada juga Blind spot monitoring, S-VSC dengan lateral wind control, dan Toyota Teammate (Advanced Park). Sebuah tawaran yang menarik untuk crossover yang memang identik dengan teknologi kan?

Jadi, bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik dengan Toyota Yaris Cross? Semoga Toyota mempertimbangkan mobil ini untuk pasar Indonesia, sehingga HR-V tidak melenggang sendirian tanpa lawan.

Read Prev:
Read Next: