Gugatan Ditolak, CEO Jaguar Land Rover Kecewa dengan Penjiplak Model Evoque di China

Gugatan Ditolak, CEO Jaguar Land Rover Kecewa dengan Penjiplak Model Evoque di China
0  komentar
Range-Rover-Evoque

AutonetMagz.com – “Capek juga adu urat dengan produsen China,” mungkin kira-kira begitulah yang sedang dipikirkan Ralf Spelth, CEO Jaguar Land Rover. Dia sedang kecewa berat atas praktek plagiat merek China, Jiangling Landwind X7 yang menjiplak habis model Range Rover Evoque. Menurutnya, negeri sebesar China harusnya sudah bisa mendesain mobil sendiri, tidak usah meniru-niru segala.

Saat Jiangling meluncurkan Landwind X7 di Guangzhou Motor Show 2014 lalu, Ralf Spelth memberikan konfirmasi ke Autocar UK kalau ia akan melayangkan komplain ke pihak berwenang di China karena sudah mengalami pencurian properti atau hak kekayaan intelektual. Lalu bagaimana hasilnya?

jiangling-landwind-x7

Bisa ditebak, pihak berwenang China tidak menggubris gugatan dari CEO Jaguar Land Rover dan melindungi Jiangling, bahkan Jiangling diizinkan memproduksi Landwind X7 pada awal tahun ini. Memang, pemerintahan China begitu memanjakan industri lokal dan tak jarang membuat merek lain gerah dengan hobi menjiplaknya.

“China, menurut pandangan saya sudah punya cukup kreativitas dan kemampuan engineering untuk membuat sesuatu sendiri dan tidak usah terus-terusan menjiplak model-model lain,” ujar Speth saat ditemui dalam sebuah acara di Mumbai, India. Tambahnya lagi, tak ada hal yang bisa menolong merek-merek mobil yang desainnya dijiplak oleh produsen China.

range-rover-evoque-5-door

Speth juga berkata kalau di China tidak ada aturan hukum yang melawan aksi plagiat yang bisa membuat produsen China jera. “Kita tak bisa melakukan apa-apa. Saya harap konsumen China akan mengerti bahwa pada akhirnya ada perbedaan jelas antara produk asli dan produk bajakan. Kami harap mereka segera menyusun regulasi yang bisa mengakhiri kebiasaan plagiat ini,” katanya.

landwind-x7-china

Selain itu, sudah jadi rahasia umum kalau mobil China harganya bisa jauh lebih murah dari mobil yang dibajaknya. Kalau Range Rover Evoque di India harganya sekitar 824 jutaan, maka Jiangling Landwind X7 hanya dibanderol 288 jutaan saja. Hanya sepertiga dari harga Evoque asli, dan itu jelas bisa mengganggu penjualan Evoque.

Jika anda tanya pendapat kami, ya kesal juga. Sudah capek-capek mendesain mobil cakep, malah dijiplak, lalu pas ditegur atau diperingatkan malah ngelawan, pusing pala berbi. Bagaimana menurut anda? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: