GIIAS 2017 : Bukan Asal Cetak, Kenali Data Spesifikasi Mobil Sebelum Membeli

by  in Berita&GIIAS 2017&Hi-Tech
GIIAS 2017 : Bukan Asal Cetak, Kenali Data Spesifikasi Mobil Sebelum Membeli
0  komentar

Jakarta, AutonetMagz.com – Event GIIAS 2017 sebentar lagi akan dihelat, mungkin banyak dari Anda yang berencana membeli mobil, entah mobil pertama atau mobil kesekian. Kali ini kami akan memberi panduan tentang spesifikasi mobil dengan harapan bisa membantu Anda dalam menentukan pilihan. Tidak mau ‘kan salah membeli dan menyesal di kemudian hari?

Oh iya, sebelumnya kami tidak akan membahas soal desain karena menurut kami itu cukup subjektif, tergantung selera masing – masing, selain itu kami juga tidak akan membahas mengenai kuatnya citra suatu merek tertentu maupun layanan purna jualnya sehingga apa yang kami sampaikan lebih terkait teknis kendaraan itu sendiri. Kami akan membagi artikel ini dalam beberapa bagian, silahkan disimak!

Kenali Dimensi Mobil

Dimensi dari mobil seringkali tidak menjadi perhatian dari pengendara mobil, informasi yang ingin di dengar hanya seberapa lega ataupun berapa penambahan lega dibanding versi sebelumnya dan seringkali mereka – reka ukuran dengan melihatnya secara langsung. Memang tidak ada salahnya jika kemampuan visuospasial Anda baik, tapi jika Anda ingin mempelajari spek kendaraan sebelum melihat secara langsung ada baiknya mengenal dimensi sebagai berikut:

  • Panjang x Lebar

Panjang dan lebar dari mobil sangatlah menentukan jenis dari mobil tersebut, meski tidak ada aturan baku, mungkin kalian mengenal istilah full-sized sedan/pickup/SUV seperti Toyota Crown, lalu mid-sized seperti Honda Accord dan small-sized Seperti Mitsubishi Lancer, secara teori hal tersebut dipengaruhi oleh 2 hal yakni berat kendaraan dan luas yang dihitung dari panjang x lebar. Tapi untuk aplikasinya alangkah baiknya angka – angka tersebut Anda gunakan untuk mengukur seberapa lega mobil tersebut dalam garasi Anda, lalu apakah dimensi tersebut akan menyusahkan perjalanan Anda sehari – hari, misalnya rute Anda kerap melalui gang sempit. Selain itu dimensi panjang dan lebar juga berpengaruh terhadap aktivitas parkir Anda.

Lahan parkir sendiri telah diatur oleh pemerintah dengan ukuran standar berdasarkan Golongan I, II dan III. Golongan I diperuntukan untuk lahan parkir di kantor, perdagangan maupun universitas, lalu golongan II terdapat di pusat olahraga, hotel, tempat rekreasi, rumah sakit dan pusat perbelanjaan, sementara Golongan III diperuntukan untuk kaum difable. Penggolongan tersebut berdasarkan bukaan pintu sebesar 55 cm untuk Gol I, 75 cm untuk Gol II, dan terbuka penuh untuk Gol III. Lantas jika mobil Anda semakin kecil, bukaan pintu akan semakin lebar dan leluasa bukan? Standar ruang parkir sendiri dari yang tersempit/Gol I adalah 2,3 m x 5 m, untuk Gol II berada di angka 2,5 m x 5 m dan Gol III 3-3,6 m x 5 m. Jika Anda sudah mengenal panjang dan lebar mobil impian Anda, seyogyanya Anda tidak akan kaget akan ruang yang tercipta saat Anda parkir di rumah, melewati jalan sempit atau papasan dengan mobil lain dan juga parkir di area umum.

  • Dimensi Tinggi

Dimensi tinggi mobil dapat memberikan informasi terkait terkait kestabilan/kecenderungan limbung, hal ini dapat Anda gunakan sebagai reka – reka antar mobil 1 dan lainnya. Sementara informasi yang penting lainnya adalah tinggi standar portal yang berada di angka 2 meter, hal ini juga dapat berpengaruh bila Anda berencana membeli bus/truk maupun memasang bagasi tambahan diatas mobil Anda. Sementara untuk ukuran tinggi kabin sendiri Anda bisa kalkulasi dari dimensi tinggi dikurang ground clearance. Memang perhitungan yang kami sarankan tidak saklek, silahkan lakukan uji coba sendiri untuk mendapatkan impresi sesungguhnya.

Selain itu terkait tinggi mobil, jika Anda berpikir enggan untuk memiliki mobil kotak sabun layaknya Nissan Serena atau Toyota Alphard karena kalian menganggap mobil tersebut raksasa, nanti dulu, secara dimensi, ukuran panjang dan lebar Serena mirip dengan kelas small sedan yakni Corolla/Civic, hanya saja dimensi tinggi memang lebih, sedangkan Alphard memiliki ukuran setara Accord dkk. Jadi bukan berarti mobil tersebut akan menyulitkan Anda bukan? Contoh lagi, Freed memiliki bodi tinggi dibandingkan Jazz, namun secara dimensi tinggi, mereka hanya terpaut 6 cm, tidak berbeda jauh bukan?

  • Perbandingan

Jika kalian masih bingung, sebagai perbandingan, klasifikasi mobil yang sudah ada di pasaran terdiri atas mid-size sedan, small-size sedan, compact size, small hatchback, lcgc, dll. Sebagai contoh dimensi mid-size sedan, Toyota Camry berada pada ukuran yang sama dengan Honda Accord. Camry memiliki panjang 482 cm dan lebar 182 cm sementara tinggi 147 cm, sementara Accord memiliki panjang 487 cm, lebar 185 cm dan tinggi 146 cm. Bandingkan dengan Alphard yang memiliki panjang 491 cm dan lebar 185 cm, hanya berbeda sedikit dengan Accord dan Camry meskipun tinggi terpaut jauh yakni 189 cm.

Contoh lainnya adalah Corolla 454 cm x 176 cm x 148 cm, sementara Civic 454 cm x 175 cm x 143 cm; Yaris 411 cm x 170 cm x 147 cm dan Jazz 392 cm x 169 cm x 152 cm; Agya 360x 162 cm x 152 cm dan Brio 361 cm x 168 cm x 148 cm. Silahkan hitung sendiri dimensi tersebut dengan lahan parkir yang kami sudah jelaskan diatas. Perihal kelegaan kabin dan bagasi sulit kami katakan bila hanya dari spek, karena rancang bangun dan ketebalan dari bodi setiap pabrikan beda – beda.

  • Wheelbase

Semakin panjang wheelbase, selain kabin yang lega, juga bersumbangsih terhadap pengendalian yang kurang lincah. Sebagai gambaran Honda Brio dapat memberikan pengendalian yang lebih lincah dibandingkan Honda Jazz, namun kalian juga tahu sendiri ‘kan plus minus lain dari kedua mobil tersebut? Wheelbase sendiri memiliki efek gaya yang cukup rumit dan tidak terlalu signifikan bagi city car biasa, terdapat hubungan antara gaya lateral, beban tumpu pada bagian mobil yang dapat dihitung dari wheelbase. In short, aplikasi yang mendasar dari sebuah wheelbase, pastikan jika memilih mobil yang lega dari segi wheelbase, kalian melihat spek turning radius-nya karena semakin panjang wheelbase akan semakin sulit juga diajak bermanuver.

  • Ground Clearance

Ground Clearance dapat berpengaruh terhadap kemampuan mobil melibas gundukan, tapi ingat ground clearance tinggi tidak ada artinya jika mobil kalian terlalu panjang, jadi silahkan kalkulasi ground cleareance dengan wheelbase mobil Anda. Sesuaikan dengan jalanan yang sering Anda lalui dan ketahuilah apakah suspensi mobil tersebut akan membuat ayunan yang hebat alias travel distance terlalu heboh dan berpotensi melukai bagian bawah mobil Anda. Abaikan bila habitat Anda hanya polisi tidur komplek semata yang maksimal hanya setinggi 12 cm.

  • Approach angle dan departure angle

Bagian bumper depan dan belakang menjadi perhatian lebih terutama pada pembeli SUV. Hal ini akan berdampak pada kemampuan saat melahap jalan yang terjal. Namun tidak melulu SUV aman atau MPV tidak aman lho, sebagai perbandingan Chevrolet Trax memiliki karet dibawah bumper yang seringkali ‘gesrot’ pun di tanjakan/turunan basement, apa karena dia crossover ya? Sementara Mitsubishi Delica memiliki sudut yang besar seolah dapat melibas apapun di depannya. Namun tidak semua pabrikan mencantumkan hal tersebut ke dalam brosur spesifikasinya.

  • Turning Radius

Radius putar juga merupakan suatu hal yang penting, akan sangat berpengaruh kedalam cara Anda bermanuver, radius putar yang kecil tentunya akan memberikan Anda kemudahan parkir dan kelincahan manuver. Sebagai perbandingan, Honda Brio memiliki radius putar 4,5 m dan Isuzu MU-X 5,8 m. Pastikan Anda concern terhadap hal ini agar tidak kaget nantinya. Btw, turning radius ngitungnya dari titik tengah lingkaran ya, banyak yang salah mengira turning radius adalah jarak dari titik pertama belok hingga selesai, jika terminologinya seperti itu silahkan dikali 2 saja.

  • Berat kendaraan

Bobot kendaraan dapat berpengaruh terhadap figur tenaga yang mobil Anda dapat keluarkan, jangan termakan kata – kata tenaga terbesar di kelasnya apabila berat dari mobil itu juga berat. Pelajari Power to Weight Ratio untuk mendapatkan gambaran terbaik, meskipun grip dari mobil juga seharusnya menjadi suatu kalkulasi tersendiri.

Kira – kira itu dulu yang bisa kami sampaikan, jika masih ada yang kurang dan ingin kami bahas, silahkan sampaikan di kolom komentar ya! Stay tune terus di AutonetMagz.com semoga mencerahkan!

Read Prev:
Read Next: